KEBERADAAN THEOFANI DALAM STANDARD
KETETAPAN ALKITAB BAGI ORANG A3
oleh
Hamah Sagrim
Hukum Theofani adalah Perintah Tuhan Alfa dan Omega kepada orang A3
yang sesungguhnya tidak terlalu sukar dan tidak terlalu jauh bagi orang A3
untuk menjalaninya. (Ulangan 30:11 “Sebab
perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar
bagimu dan tidak pula terlalu jauh”).
Tuhan Alfa dan Omega tidak
membuat tempat bagi Theofani di atas langit sehingga orang A3 berkata: siapa
yang akan naik ke langit untuk mengambil Theofani bagi kita dan
memperdengarkannya kepada kita supaya kita melakukannya selalu? (Ulangan 30:12
“Tidak di langit tempatnya, sehingga
engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita
dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?)
Tuhan Elohim juga tidak
membuat tempat bagi Theofani di seberang lautan sehingga orang A3 berkata:
Siapakah yang akan menyeberangi lautan untuk mengambilnya bagi kita dan
memperdengarkannya kepada kita supaya kita melakukannya? (Ulangan 30:13 ”Juga tidak di seberang laut tempatnya,
sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk
mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita
melakukannya?)
Tetapi firman Theofani
sangat dekat kepada orang A3, yakni didalam mulut dan di dalam hati orang A3
untuk dilakukannya setiap hari (Ulangan 30:14 “Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di
dalam hatimu, untuk dilakukan”).
Tuhan Alfa dan Omega menetapkan Theofani kepada orang A3
dengan menghadapkan kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan.
(Ulangan 30:15 Ingatlah, aku menghadapkan
kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan”).
Ketika Tuhan Alfa dan Omega menetapkan Theofani kepada
orang A3, mereka diperintahkan untuk mengasihi Tuhan Alfa dan Omega, yaitu
Tuhan Elohim A3, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang
pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya orang A3 hidup dan bertambah
banyak dan diberkati oleh Tuhan Alfa dan Omega di negeri kemana orang A3 masuk
untuk mendudukinya (Ulangan 30:16 “Karena
pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Elohimmu,
dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah,
ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan
diberkati oleh TUHAN, Elohimmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk
mendudukinya”).
Tetapi jika orang A3 hatinya berpaling dan tidak mau
mendengar, bahkan orang A3 mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah
lain dan beribadah kepadanya sebagai wujud rupa dunia, yaitu hidup dalam
dendam, iri hati, saling membenci, saling membunuh, saling bermusuhan, maka
pada hari ini, bahwa pastilah orang A3 akan binasa, tidak akan lanjut umur
mereka di tanah ke mana mereka pergi untuk mendudukinya, mereka akan ditolak
dimana-mana (Ulangan 30:17-18 “Tetapi
jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau
disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya, - maka
aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa;
tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai
Yordan untuk mendudukinya”).
Ketika Tuhan Alfa dan Omega menetapkan Theofani kepada
orang A3, DIA memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap orang A3, dan dengan
Theofani Tuhan Alfa dan Omega menghadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk.
Tetapi Tuhan Alfa dan Omega menyuruh orang A3 untuk memilih jalan kehidupan
supaya orang A3 akan hidup, baik orang A3 dan semua keturunan mereka (Ulangan
30:19 “Aku memanggil langit dan bumi
menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan
kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik
engkau maupun keturunanmu”).
Orang A3 harus mengambil hukum Theofani yang ditulis itu
dan meletakkannya di samping Alkitab supaya menjadi saksi bagi orang A3 (Ulangan
31:26 “Ambillah kitab Taurat ini dan
letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Elohimmu, supaya menjadi saksi
di situ terhadap engkau”).
Theofani menjadi saksi bagi orang A3 karena Tuhan Alfa
dan Omega mengenal kedegilan tegar tengkuk orang A3, terhadap DIA (Ulangan
31:27 “Sebab aku mengenal kedegilan dan
tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu,
kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi sesudah nanti
aku mati”).
Ketika Theofani diberikan kepada orang A3, Tuhan Alfa
dan Omega memanggil kepala-kepala suku orang A3 (Raja Kambuaya, Raja Solossa,
Raja Isir, Raja Howay, Raja Tamunete) untuk mengatakan bagi mereka - Tuhan Alfa
dan Omega memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap mereka (Ulangan
31:28 “Suruhlah berkumpul kepadaku segala
tua-tua sukumu dan para pengatur pasukanmu, maka aku akan mengatakan hal yang
berikut kepada mereka dan memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap
mereka”).
Kiranya Theofani sebagai suatu pengajaran yang membawa
berkat bagi orang A3 (Ulangan 32:2-3 “Mudah-mudahan
pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana
hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan”).