VISUM ATHENA
KEPADA FREED ATHABOE (PUTERA A3)
DISAMPAIKAN KEPADA BANGSA PAPUA
Kesaksian Hidup Oleh Freed Athaboe, SH
Direposisi Oleh:
HAMAH SAGRIM
“BERDOALAH
UNTUK UMAT-KU ISRAEL!”
Visiun dari Tuhan Yesus di Athena, Yunani,
Kamis, 31 Januari 1985
“Fred, mengapa engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri?! Mengapa engkau
berdoa tiap-tiap hari hanya untuk dirimu sendiri, untuk keluargamu
sendiri dan untuk bangsamu sendiri? Mengapa engkau tidak pernah berdoa untuk
umat-Ku Israel? Tidak tahukah engkau bahwa, apabila umat-Ku Israel bertobat
dan percaya kepada-Ku, maka engkau dan keluargamu serta
bangsamu akan Aku berkati bersama-sama dengan umat-Ku Israel?!”
Kata-kata yang sangat hebat ini diucapkan oleh Tuhan Yesus kepada saya
ketika saya sedang berlutut berdoa pada hari Kamis, 31 Januari 1985, jam 06.30
pagi, di kamar 681 Hotel New Cairo City, kota Athena (Yunani). Ketika saya
membuka mulutku hendak berdoa, tiada satu katapun yang keluar dari mulutku
karena Tuhan membuat lidahku melekat pada langit-langitku (Mazmur 137:5,6),
sehingga saya tidak bisa mengucapkan doaku yang penuh keakuan kepada-Nya di
pagi itu. Tuhan Yesus sudah sangat bosan mendengar doa-doa keakuan yang
selalu keluar dari hati dan mulut saya dalam Nama-Nya kepada Elohim Bapa di
Sorga. Itulah sebabnya Tuhan Yesus membuat lidahku melekat pada
langit-langitku, supaya saya tidak bisa berbicara dalam doaku kepada-Nya.
Ketika saya sedang berupaya sekuat tenagaku untuk berbicara kepada Tuhan dalam
doaku di pagi itu, tiba-tiba saya mendengar jelas sekali nama saya dipanggil orang.
Suara yang mulai sangat halus kemudian bertambah besar dan makin besar,
sehingga rasanya kamar hotel meledak oleh volume Suara-Nya yang amat dahsyat
itu! Ketakutan mencekam saya serta keringat dingin membasahi seluruh tubuhku,
walaupun udara dingin dari musim dingin di Yunani dan Eropa sedang memenuhi
kamar saya. Di dalam rohku, saya tahu bahwa Tuhan Yesuslah yang sedang
berbicara kepada saya. Lalu Roh Kudus melepaskan lidahku dari
langit-langitku, dan saya mulai mengadakan dialog dengan Tuhan Yesus, dan saya
berkata kepada-Nya:
“Tuhan, masih pedulikah Engkau dengan
umat-Mu Israel? Bukankah mereka sudah menolak Engkau dan menyalibkan Engkau?”
Tetapi kata-kata yang sama terdengar
kembali dengan lebih besar dan lebih dahsyat lagi. Saya gementar ketakutan. Lalu
Roh Kudus menginsafkan saya akan dosaku, dan saya mulai mengakui dosaku dan
sekaligus mengucapkan janji berikut ini di hadapan Tuhan Yesus dan berkata:
“Tuhan, saya
mengakui dosaku karena saya tidak pernah berdoa bagi umat-Mu Israel! Tetapi
saya berjanji kepada-Mu bahwa mulai hari ini saya akan berdoa tiap-tiap hari
sepanjang umur hidupku bagi umat-Mu Israel!”
Setelah saya mengakui dosa saya dan
berjanji kepada Tuhan bahwa saya akan berdoa tiap-tiap hari sepanjang umur
hidupku bagi umat-Nya Israel, barulah suara besar dan dahsyat itu terangkat
dari saya! Di kejauhan di langit, suara besar itu tinggal
menggema. Kamar 681 dipenuhi dengan damai sejahtera dan sukacita besar dari
Tuhan. Dengan berlinang-linang air mata, saya memuji dan membesarkan nama Tuhan
Yesus yang telah menyelamatkan saya dari kehidupan kekristenanku yang penuh
keakuan itu.
Tuhan Yesus dalam pilihan kasih
karunia-Nya telah mengunjungi saya di pagi itu di kamar hotel saya di kota
Athena, dan Ia telah menunjukkan kepada saya – dan sesungguhnya kepada kita semua! – tugas kita sebagai
orang-orang Kristen terhadap umat-Nya Israel Saya tidak
keliru jika saya berkata disini bahwa kehidupan doa dari banyak orang Kristen
adalah seperti saya sebelum Tuhan Yesus menegur saya di kota Athena di pagi itu!
Tuhan Elohim
telah menyelamatkan kita bangsa-bangsa lain karena kita percaya Yesus Kristus,
supaya oleh kemurahan-Nya yang telah kita peroleh, bangsa Israel juga akan
mendapatkan kemurahan-Nya dan percaya Yesus Kristus dan diselamatkan. (Roma 11:30-31).
Mungkinkah kita sudah melupakan janji
besar dari Tuhan Elohim kepada Abram (Abraham) dalam Kejadian 12:3? Elohim
sudah berjanji kepada Abraham:
“Aku
akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang
yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat!”
Dan raja Daud menulis dalam Mazmur 122:6:
“Berdoalah
bagi kesejahteraan Yerusalem: Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat
sentosa!”
Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita,
supaya kita menjadi berkat bagi umat-Nya Israel! Saya teruskan teguran dan
perintah serta janji besar ini dari Tuhan Yesus kepada semua saudara dan
saudari seiman:
“Berdoalah
bagi umat-Ku Israel, maka engkau dan keluargamu serta bangsamu akan Aku berkati
bersama-sama dengan umat-Ku Israel!”
Perintah dengan janji berkat yang
sudah Tuhan Yesus berikan dalam Visiun di kota Athena pada hakekatnya adalah
sama dengan janji Elohim kepada Abraham dalam Kejadian 12:3a. Mengapa Tuhan
harus mengulangi kembali janji-Nya kepada Abraham 3800 tahun yang lalu kepada
saya di kota Athena? Karena kita melalaikan tugas imamat kita sebagai
orang-orang Kristen untuk selalu berdoa bagi pertobatan dan keselamatan bangsa
Israel! Mereka adalah keturunan dari Abraham dan Ishak dan Yakub yang telah
melahirkan Sang Juruselamat Yesus Kristus di bumi untuk menyelamatkan kita dari
semua dosa kita serta memberikan hidup kekal kepada kita.
Jika Tuhan Yesus tidak membuka mata
dari hati saya bagi umat-Nya Israel, mungkin sekali saya masih buta rohani sampai
hari ini. Seumur hidup saya dulu di Papua, gereja-gereja tidak pernah berbicara
tentang Israel dalam perspektif Kerajaan Elohim kepada kita. Di masa itu Surat
Roma, pasal 9-11, tidak pernah dikhotbahkan dan diajarkan oleh gereja-gereja
kepada umatnya.
Saya
mengundang semua saudara dan saudari yang membaca kesaksian ini, supaya hari
ini (!) mengambil keputusan untuk berdoa tiap hari bagi pertobatan dan
keselamatan bangsa Israel. Berdoalah
supaya bangsa Yahudi dan Israel bertobat dan percaya Tuhan Yesus, menerima
kepenuhan Roh Kudus, supaya mereka menjadi Kerajaan Imamat yang rohani dan
bangsa yang kudus untuk melayani Tuhan Elohim yang hidup. (Kejadian 19:4-6).
Israel yang bertobat dan percaya Tuhan Yesus Kristus akan menjadi berkat besar
bagi semua bangsa di bumi!
Janji Tuhan
Elohim kepada Abraham dalam Kejadian 12:3a dan yang diteruskan oleh Ishak
kepada anaknya Yakub dalam Kejadian 27:29 sudah bermuara bagi Papua dalam
Visiun di Athena pada Kamis, 31 Januari 1985!
Perintah dengan janji besar tersebut
dari Tuhan Yesus tidak hanya berlaku bagi orang Papua saja, tetapi berlaku juga
bagi semua saudara dan saudari dari etnis dan bangsa manapun juga yang percaya
Tuhan Yesus Kristus! Percayalah bahwa
Roh Kudus akan memimpin anda dalam melaksanakan tugas imamat anda untuk berdoa
tiap hari bagi pertobatan dan keselamatan bangsa Israel dan Yahudi.
Ada tiga pandangan yang dianut oleh Gereja
tentang Israel alamiah dan Israel rohaniah :
1. Pandangan yang
sangat tua dari Gereja Katolik Roma. Menurut pandangan ini, Gereja adalah
Israel sejati, dan adalah semata-mata anugerah Tuhan apabila beberapa orang
Yahudi bertobat dan percaya Yesus Kristus, tetapi mereka harus menjadi anggota
Gereja Katolik Roma.
Komentar: Dengan
berbuat begitu, Gereja sesungguhnya sudah melepaskan orang-orang Yahudi
Mesianik dari pohon zaitun aslinya sendiri.
2. Pandangan kedua
berkata: Israel baru akan dipulihkan di akhir zaman, tetapi terlepas dari
Gereja Tuhan. Orang-orang Kristen akan terangkat ke dalam sorga untuk dijamu
pada Pesta Kawin Anak Domba, tetapi bangsa Israel akan tetap tinggal di bumi
untuk mengalami masa penganiayaan yang hebat sekali, dan sepertiga dari mereka
akan mati terbunuh.
Komentar: Justru di saat
bangsa Israel sangat memerlukan Gereja dan orang-orang Kristen untuk pertobatannya,
orang-orang Kristen sudah terangkat ke dalam sorga untuk berpesta dengan Tuhan
Yesus.
3. Pandangan ketiga:
ini pandangan yang lebih Alkitabiah! Menurut pandangan ini: Israel tidak
pernah terpotong dari akarnya sendiri! Hal itu sudah ditegaskan oleh Paulus
kepada orang-orang Kristen di Roma:
”Adakah Elohim mungkin telah menolak
umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan
Abraham, dari suku Benyamin. Elohim tidak menolak umat-Nya yang telah
dipilih-Nya!” (Roma 11:1-2).
Dengan ini Rasul Paulus berkata bahwa dia adalah bukti terbesar bahwa Tuhan
Elohim tidak pernah menolak umat-Nya Israel!
Waktu Tuhan Yesus mencurahkan Roh Kudus atas
murid-murid-Nya pada Hari Pentakosta di Yerusalem, 3000 orang Yahudi percaya
Tuhan Yesus dan dibaptiskan! Gereja Perjanjian Baru pertama yang terbentuk
bumi didirikan di Yerusalem dan semua anggotanya terdiri dari orang-orang
Yahudi Mesianik. Mereka percaya bahwa Yesus dari Nazaret adalah benar-benar
Sang Mesias yang sudah dijanjikan ribuan tahun lamanya oleh Tuhan Elohim kepada
bangsa Israel melalui nabi-nabi-Nya.
Pohon zaitun asli dalam Roma 11 adalah
gambaran rohani dari bangsa Israel! Tuhan
Yesus adalah Akar pohon zaitun asli, semua nenek moyang bangsa Israel sejak
Abraham, Ishak, Yakub dan keduabelas suku Israel adalah batang pohon zaitun
asli. Semua orang Yahudi dan
Israel yang percaya Tuhan Yesus adalah ranting-ranting yang tetap bertumbuh
pada pohon zaitun aslinya sendiri! Sedangkan ranting-ranting yang terpotong dari pohon zaitun asli adalah semua
orang Israel dan Yahudi yang tidak
percaya Tuhan Yesus Kristus! (Roma 11:17-18). Mereka terpotong karena mereka tidak percaya Yesus Kristus, tetapi
pohon zaitun asli masih tetap berdiri tegak! (Roma, pasal 11). Rasul
Paulus umpamakan kita umat Kristiani yang berasal dari bangsa-bangsa kafir
sebagai ”tunas-tunas dari pohon zaitun liar” yang telah Tuhan cangkokkan
di antara ranting-ranting asli pada pohon zaitun sejati Israel dan turut
mendapat bagian dalam pohon zaitun asli yang penuh getah. Tuhan
mencangkokkan kita di antara
ranting-ranting asli pada pohon zaitun sejati dari Israel, dan bukan sebaliknya! Itulah sebabnya Rasul Paulus menulis
kepada orang-orang Kristen di kota Roma dan kepada kita semua:
”Janganlah
kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah,
bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang
kamu.”(Roma 11:18).
Tuhan Elohim tidak pernah berkata:
’Seluruh pohon zaitun sejati atau asli, yakni Israel, harus dicabut keluar dengan
akar-akarnya, sebab Aku sudah menanam pohon zaitun baru, yakni Gereja, sebagai
pengganti Israel.’ Tuhan Elohim tidak pernah melakukan itu terhadap umat-Nya
Israel, sebab Ia memiliki hubungan sangat istimewa dengan umat-Nya Israel. Israel
adalah anak sulung Elohim (Kel. 4:22); Israel adalah hamba Elohim
(Yes. 41:8,9); Israel adalah ’isteri’ Elohim (Yes. 54:5); Israel
adalah biji mata Elohim (Zakh. 2:8). Sekarang sedang berlangsung pemulihan
Israel secara alamiah: orang-orang Yahudi kembali ke Tanah Perjanjian; mereka
membangun Israel, tetapi kebangkitan
Israel secara rohani belum terlihat! (bandingkan dengan Yehez. 37:1-14;
1 Kor. 15:46). Jumlah terbesar orang Yahudi masih menolak Yesus Kristus. Sekarang
di seluruh dunia baru terdapat sekitar 350.000 sampai 1,5 juta orang Yahudi
yang percaya Tuhan Yesus. Sedangkan orang-orang Yahudi Mesianik di
Israel baru berjumlah sekitar 20.000 orang yang terbagi dalam 150 Jemaat yang
tersebar di seluruh Israel. Itu menurut laporan tanggal 12 Januari 2014
dari Barry Rubin, seorang tokoh Yahudi Mesianik kelahiran Amerika Serikat.
Jumlah ini terlalu sedikit jika dibandingkan dengan jumlah hampir 15 juta orang
Yahudi di seluruh dunia. Tetapi sekali
kelak seluruh bangsa Yahudi dan Israel akan percaya Tuhan Yesus dan beroleh selamat!
Rasul Paulus sudah bernubuat tentang itu dalam Roma 11:25-26:
”Sebagian dari
Israel telah menjadi tegar sampai kepenuhan (waktu, jumlah, dan Roh)
bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan
diselamatkan!”
Dalam status-Nya
sebagai manusia, Yesus Kristus sepenuhnya adalah seorang Yahudi! Adalah tidak
mungkin bagi seorang Kristen untuk mengasihi Tuhan Yesus, tapi sekaligus
membenci Israel dan bangsa Yahudi. Itu mustahil! Karena kita mengasihi Tuhan Yesus, maka
dengan sendirinya kita harus juga mengasihi saudara-saudara-Nya, bangsa Israel
dan Yahudi, dan kita terpanggil untuk selalu mendoakan pertobatan dan
keselamatan mereka!
Terlalu lama Gereja menganggap dirinya sebagai pengganti Israel. Ini
pandangan yang amat salah! Untung sekali sekarang banyak denominasi
Gereja sudah menyadari kekeliruan mereka. Dan banyak denominasi Gereja sudah
mengakui dosa mereka terhadap bangsa Israel kepada Tuhan Elohim. Banyak denominasi Gereja sekarang
mengakui bahwa Israel tetap mempertahankan kedudukannya yang amat khusus
sebagai kekasih Elohim karena nenek moyang mereka! Israel adalah umat
pilihan Elohim sendiri, yang telah melahirkan Juruselamat Yesus Kristus bagi
seluruh umat manusia di bumi! Itulah
sebabnya Tuhan Yesus sendiri sudah berkata:
”..... sebab
keselamatan datang dari bangsa Yahudi!” (Yoh 4:22).
Karl Barth
(1886-1968), seorang ahli teologi terbesar dari Swiss pernah berkata: ”Kebencian
terhadap Israel (bangsa Yahudi) adalah dosa terbesar terhadap Roh Kudus, karena
orang menyangkal status kemanusiaan dari Tuhan Yesus, yang lahir dari seorang
perempuan Yahudi!” Kalau Gereja berbuat begitu, Gereja sesunggunya sudah
melepaskan Tuhan Yesus dari Ibu-Nya Maria yang berasal dari suku Yehuda dan
dari Bangsa-Nya Israel!
Dari mimbar-mimbar
Gereja, orang berbicara terlalu sedikit dan terlalu samar-samar tentang Israel.
Dan yang paling parah adalah apabila Gereja samasekali melalaikan tugas
panggilannya dengan tidak lagi berdoa bagi Israel!
Mari kita semua menjadikan doa syafaat untuk pertobatan
dan keselamatan Israel dan bangsa Yahudi sebagai salah satu pokok doa utama kita tiap hari. Dan sampaikan seruan ini kepada anggota-anggota Jemaat, di
mana saudara dan saudari melayani atau menjadi
anggotanya, supaya mereka pun akan berdoa
memberkati bangsa Israel. Percayalah bahwa Elohim Bapa dan Tuhan Yesus akan
menggunakan doa-doa saudara dan saudari untuk membawa banyak orang Yahudi
kepada Tuhan Yesus. Anda akan mengalami mujizat Tuhan dalam kehidupan pribadi
dan keluarga serta bangsa anda apabila anda tekun berdoa bagi umat-Nya Israel!
Tuhan Yesus sudah berjanji dan Ia pasti akan melakukannya!
Kedua hamba Tuhan, Reuven
Berger dan Benjamin Berger, berkata kepada saya di Yerusalem: “Setiap kali seorang saudara atau saudari berdoa dan memberkati Israel, maka tangan Tuhan Elohim terangkat
dan memberkati dia!” Setiap kali anda
berdoa untuk Israel, tangan Tuhan Elohim di Sorga terangkat memberkati anda! Pada perintah-Nya melekat juga
berkat-Nya!
Dan inilah perintah-perintah Tuhan dengan janji-janji-Nya
yang luarbiasa kepada kita semua:
”Aku akan
memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang
mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat!” -
Kejadian 12:3.
”Berdoalah untuk
kesejahteraan Yerusalem: Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat
sentosa!” - Mazmur 122:6.
”Berdoalah bagi
umat-Ku Israel, dan Aku akan memberkati engkau dan keluargamu serta bangsamu!”
- Amanat Tuhan Yesus dalam Visiun di Athena, 31 Januari 1985.
Kesaksian oleh:
Catatan:
Di Athena, ibu kota Yunani, saya hidup selama hampir dua
tahun, dari 26 November 1983 – 16 Juli 1985. Sesudah itu saya pindah dan
menetap di negeri Belanda.