Kamis, 27 Oktober 2016

VISUM ATHENA KEPADA PAPUA DISAMPAIKAN KEPADA FREED ATHABOE DI ATHENA YUNANI 1985 31 TAHUN VISIUN DI ATHENA (31 Januari 1985 – 31 Januari 2016)

VISUM ATHENA
KEPADA PAPUA DISAMPAIKAN KEPADA FREED ATHABOE
DI ATHENA YUNANI 1985

31 TAHUN VISIUN DI ATHENA
(31 Januari 1985 – 31 Januari 2016)
--------------------------------------------------------
Direposisi oleh
HAMAH SAGRIM


Salam damai sejahtera kepada semua saudara dan saudariku dan anak-anak yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Doa-doa saya tiap hari ialah kiranya Tuhan Yesus selalu memberkati semua saudara dan saudariku beserta seisi rumahmu, pendidikanmu, pekerjaanmu, pelayananmu dalam pekerjaan Tuhan serta kehidupan doamu dalam melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus dalam Visiun 31 tahun yang lalu di Kota Athena itu.
Selanjutnya, bersama ini saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesetiaanmu selalu berdoa siang dan malam untuk pertobatan dan keselamatan bangsa Israel. Tuhan Yesus dalam Visiun-Nya pada Kamis, 31 Januari 1985 di Athena, telah memberikan Perintah-Nya kepada semua orang Papua untuk selalu berdoa bagi pertobatan dan keselamatan bangsa-Nya Israel. Perintah-Nya itu sangat penting karena jumlah terbesar dari bangsa Yahudi dan Israel sampai hari ini masih terus menolak Yesus Kristus.
Mengapa Tuhan Elohim memilih orang Papua untuk melaksanakan tugas imamat yang besar itu? Dengan segenap hatiku saya percaya Ia telah memilih orang Papua karena Ia mengetahui bahwa orang-orang Papua akan menerima dan melaksanakan Perintah-Nya itu dengan segenap hati mereka!
Perintah firman Elohim telah disampaikan langsung oleh Tuhan Yesus dari Sorga dalam Visiun tanggal 31 Januari 1985 di Kota Athena kepada setiap pribadi, keluarga serta semua orang Papua untuk selalu mendoakan keselamatan bangsa Israel! Dan benih firman itu sudah dibawa ke Papua, dan sudah ditaburkan di dalam hati ratusan ribu umat Kristiani di Papua. Dan benih firman Tuhan itu sudah dibawa dan ditaburkan oleh orang-orang Papua di banyak tempat lain di bumi, termasuk di dalam hati banyak orang Kristen di Indonesia. Memang seharusnya begitu, sebab firman itu tidak dimaksudkan oleh Tuhan hanya untuk orang-orang Papua saja, tetapi diperuntukkan bagi semua orang Kristen di segala tempat di seluruh penjuru bumi.
Jika saya berbicara tentang Israel disini, saya tidak berbicara tentang negara Israel. Pelayanan yang sudah kita terima dari Tuhan Yesus dan kita laksanakan bersama adalah murni pelayanan rohani. Saya tidak pernah campuradukan pelayanan rohani ini dengan negara atau pemerintah Israel. Sekali lagi, pelayanan kita untuk selalu mendoakan pertobatan bangsa Yahudi dan Israel adalah murni pelayanan rohani. Saya perlu tegaskan ini disini, supaya tidak seorang pun yang akan mencurigai pelayanan ini. Setiap orang siapa saja yang mencurigai pelayanan ini, silahkan dia mencurigai Tuhan Yesus yang telah memberikan perintah-Nya itu kepada semua orang Papua untuk mendoakan umat-Nya Israel! Sebagai seorang pengikut Yesus Kristus, saya selalu berpegang teguh kepada pernyataan-Nya di depan Pilatus:
“Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini!” (Yoh. 18:36).  

Berdoa untuk pertobatan dan keselamatan bangsa Israel memerlukan kesetiaan sepanjang umur hidup kita. Kesetiaan mendoakan keselamatan bangsa Israel harus menjadi bagian tetap tiap hari dari tugas imamat kita sepanjang umur hidup kita di bumi!
Negara Israel secara ekonomi dan militer adalah satu negara terkuat di dunia. Tetapi gambaran kehidupan rohaninya tidak bagus. Beberapa data dari jejak pendapat umum dan penelitian yang saya sebutkan disini sangat mengkhawatirkan. Jumlah bangsa Israel/Yahudi di seluruh penjuru bumi menurut data tahun 2014: 14.212.800 juta orang (Juli 2014). Mereka hidup tersebar di 104 negara di bumi; 6.455.000 juta orang berdiam di Israel, dan di Amerika Serikat berjumlah 5.700.000 juta – 6.800.000 juta orang.
Gambaran kehidupan rohani bangsa Yahudi/Israel lebih mengkhawatirkan lagi. Menurut Harian Haarets di Yerusalem (20 Agustus 2012), dari jumlah semua orang Yahudi/Israel di seluruh bumi, 54% tidak memiliki agama apapun juga; 2% samasekali tidak percaya adanya Tuhan Elohim. Golongan ini disebut kaum ateist. Jumlah orang Yahudi yang beragama Yahudi 38%, dan jumlah orang Yahudi Messianik di seluruh dunia: 350.000 orang; dari jumlah ini sekitar 300.000 orang hidup di Amerika Serikat. Di seluruh Israel hidup sekitar 20.000 orang Yahudi Messianik yang tersebar di 150 Jemaat. Ini angka-angka menurut statistik 29 Oktober 2013.
Saya sebutkan angka-angka ini, supaya semua saudara dan saudari serta anak-anak mengerti bahwa keadaan rohani bangsa Israel/Yahudi mengkhawatirkan. Inilah keadaan rohani mereka selama mereka menolak Tuhan Yesus Kristus. Sikap mereka itu sudah berlangsung sangat lama yakni selama 2000 tahun, sejak Tuhan Yesus hidup di bumi dan melayani mereka di Yehuda dan Samaria. Jika kita membaca angka-angka ini, kita makin terbeban mendoakan mereka, supaya bangsa Yahudi dan Israel bertobat kepada Elohim dan percaya Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka menjadi berkat bagi semua bangsa di bumi. 
Mereka buta rohani, sehingga mereka ‘mengurung’ Tuhan Elohim Yang Mahakuasa hanya untuk agama Yahudi dan bangsa mereka sendiri, padahal jumlah mereka hanya 14.212.800 juta orang di bumi. Mereka samasekali tidak mau kalau Tuhan Elohim, Sang Pencipta langit dan bumi, dikenal oleh 7,3 milyar seluruh penduduk bumi yang adalah ciptaan-Nya juga yang harus diselamatkan oleh pemberitaan Injil dalam Nama Tuhan Yesus Kristus!
Dalam Kitab Kejadian 2:21-22, kita membaca bagaimana Tuhan membuat Adam tidur nyenyak, lalu Ia mengambil salah satu rusuk dari padanya, dan dari rusuk itu Ia membangun Eva untuk menjadi isteri bagi Adam. Itulah yang ditulis juga oleh Rasul Paulus dalam Surat Roma 11:8-10. Oleh karena bangsa Yahudi untuk sementara waktu menolak Yesus Kristus, Elohim membuat bangsa Yahudi dan Israel tidur nyenyak! Dan selama mereka sedang tidur nyenyak itu, Elohim pergi kepada bangsa-bangsa lain di bumi untuk memberitakan Injil Anak-Nya Yesus Kristus untuk membentuk suatu umat bagi Nama-Nya. Dan setelah itu Ia akan kembali menyelamatkan seluruh bangsa Israel. Umat tebusan-Nya yang berasal dari bangsa-bangsa lain di bumi dan umat tebusan-Nya dari bangsa Israel akan menjadi Pengantin bagi Anak-Nya Yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus!
Kita sangat membesarkan Nama Tuhan Elohim bahwa selama 2000 tahun yang lalu, waktu jumlah terbesar bangsa Yahudi menolak Tuhan Yesus, justru bangsa-bangsa lain di bumi menerima Dia menjadi Tuhan dan Juruselamatnya. Nama Tuhan Yesus sekarang dipuji dan dimuliakan oleh 2,2 milyar orang Kristen Protestan dan Katolik di bumi; jumlah ini sudah mencakupi 31,50% penduduk bumi! Kebenaran ini sudah dinubuatkan oleh Rasul Paulus waktu ia berbicara kepada orang-orang Yahudi di Kota Roma. Rasul Paulus berkata kepada orang-orang Yahudi:
“Sebab itu kamu harus tahu bahwa keselamatan yang dari pada Elohim ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya!” (K.P. Rasul 28:28).

Kita semua tahu sejarah Yusuf dengan saudara-saudaranya yang menjual Yusuf  untuk 20 syikal perak sebagai budak ke Mesir. Tuhan bekerja luar biasa melalui Firaun, sehingga Firaun mengangkat Yusuf menjadi Perdana Menteri untuk seluruh bangsa Mesir. Kita tahu dari Alkitab bahwa semua saudaranya kemudian datang menyembah Yusuf dalam istana Firaun di Mesir. Dalam istana Firaun di Mesir Yusuf memperkenalkan dirinya dan berdamai dengan saudara-saudaranya, dan ia mengampuni semua kejahatan dari saudara-saudaranya terhadap dirinya. (Kej. 45:3-5; 50:20).
Dan seperti yang sudah terjadi antara Yusuf dengan saudara-saudaranya itu, Tuhan Yesus akan kembali menyatakan diri-Ny kepada saudara-saudara-Nya bangsa Yahudi dan Israel. Tetapi mujizat itu berjalan melalui kepenuhan (waktu, jumlah dan Roh) yang Elohim berikan kepada bangsa-bangsa lain yang diselamatkan oleh Injil Yesus Kristus (Roma 11:25-27). Sekarang baru terjadi sedikit demi sedikit orang-orang Yahudi yang percaya Yesus Kristus, dan proses ini akan berjalan terus sampai akhirnya Ia akan menyatakan diri-Nya kepada seluruh bangsa Israel di akhir zaman. Itu sudah dinubuatkan oleh Nabi Zakharia dalam pasal 12 dan 14, dan oleh Rasul Paulus dalam Roma 11:25-27. Nabi Zakharia sudah bernubuat bahwa bangsa Yahudi dan Israel sekali kelak akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam dan mereka akan meratapi Dia! – Zakharia 12: 10-14.
Tuhan selalu menggunakan doa-doa umat tebusan-Nya di bumi untuk menyelamatkan banyak orang untuk Kerajaan-Nya. Sekarang di seluruh dunia terdapat sekitar 350.000 orang Yahudi yang percaya Kristus. Ini juga berkat doa-doa dari banyak orang Kristen di bumi yang selalu mendoakan bangsa Israel. Dan dalam Visiun di Athena, Tuhan Yesus sudah memberikan perintah itu juga kepada semua orang Papua untuk selalu mendoakan pertobatan dan keselamatan bangsa Yahudi dan Israel. Kita percaya bahwa Tuhan Elohim di Sorga sudah menggunakan juga doa-doa dari semua pendoa syafaat di Papua untuk membawa banyak orang Yahudi kepada Tuhan Yesus Kristus. Saya percaya sekali kelak kita akan mendengar itu dari Tuhan Yesus apabila kita sudah tiba di Rumah Bapa yang Kekal di Sorga!
Semua saudara dan saudariku serta semua anak-anak Tuhan, marilah kita terus melaksanakan Amanat Tuhan Yesus di Athena pada tanggal 31 Januari 1985 itu dalam kehidupan pribadi kita, keluarga kita, Jemaat, Gereja dan suku-suku kita. Perintah Tuhan Yesus dalam Visiun di Athena memuat juga janji besar dari Tuhan bagi semua saudara dan saudari serta anak-anak yang selalu mendoakan pertobatan bangsa Yahudi dan Israel. Dan inilah Perintah dengan Janji besar dari Tuhan Yesus kepada kita semua:
“Berdoalah bagi umat-Ku Israel, maka Aku akan memberkati engkau dan keluargamu serta bangsamu bersama-sama dengan umat-Ku Israel!”

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua Jurubicara Kristus (Pendeta, Penginjil, para Tua Jemaat, semua Pilar Sion), ibu-ibu dan kaum muda-mudi serta anak-anak untuk kesetiaanmu dalam melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus pada tanggal 31 Januari 1985 di Athena itu.
Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih untuk semua doamu untuk saya. Saya sangat diberkati oleh Tuhan melalui doa-doamu. Asik Mase, banyak terima kasih!
Demikianlah beberapa kesan dan pesan dari saya untuk semua saudara dan saudari, para pemuda dan pemudi serta anak-anak yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Teriring ucapan terima kasih dan salam hangat dalam Nama Tuhan Yesus Kristus dari saya kepada semua orang yang mengasihi Tuhan Yesus dan selalu berdoa bagi umat-Nya Israel!


Saudaramu dalam Kristus,









Nieuwegein (Ned), 28 Januari 2016.
Alamat email: sabe@kpnmail.nl

VISUM ATHENA KEPADA FREED ATHABOE (PUTERA A3) DISAMPAIAN KEPADA BANGSA PAPUA

VISUM ATHENA

KEPADA  FREED ATHABOE (PUTERA A3) 
DISAMPAIKAN KEPADA BANGSA PAPUA
Kesaksian Hidup Oleh Freed Athaboe, SH
Direposisi Oleh:
HAMAH SAGRIM


BERDOALAH UNTUK UMAT-KU ISRAEL!”
Visiun dari Tuhan Yesus di Athena, Yunani,
Kamis, 31 Januari 1985


“Fred, mengapa engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri?! Mengapa engkau berdoa tiap-tiap hari hanya untuk dirimu sendiri, untuk keluargamu sendiri dan untuk bangsamu sendiri? Mengapa engkau tidak pernah berdoa untuk umat-Ku Israel? Tidak tahukah engkau bahwa, apabila umat-Ku Israel bertobat dan percaya kepada-Ku, maka engkau dan keluargamu serta bangsamu akan Aku berkati bersama-sama dengan umat-Ku Israel?!”

Kata-kata yang sangat hebat ini diucapkan oleh Tuhan Yesus kepada saya ketika saya sedang berlutut berdoa pada hari Kamis, 31 Januari 1985, jam 06.30 pagi, di kamar 681 Hotel New Cairo City, kota Athena (Yunani). Ketika saya membuka mulutku hendak berdoa, tiada satu katapun yang keluar dari mulutku karena Tuhan membuat lidahku melekat pada langit-langitku (Mazmur 137:5,6), sehingga saya tidak bisa mengucapkan doaku yang penuh keakuan kepada-Nya di pagi itu. Tuhan Yesus sudah sangat bosan mendengar doa-doa keakuan yang selalu keluar dari hati dan mulut saya dalam Nama-Nya kepada Elohim Bapa di Sorga. Itulah sebabnya Tuhan Yesus membuat lidahku melekat pada langit-langitku, supaya saya tidak bisa berbicara dalam doaku kepada-Nya. Ketika saya sedang berupaya sekuat tenagaku untuk berbicara kepada Tuhan dalam doaku di pagi itu, tiba-tiba saya mendengar jelas sekali nama saya dipanggil orang. Suara yang mulai sangat halus kemudian bertambah besar dan makin besar, sehingga rasanya kamar hotel meledak oleh volume Suara-Nya yang amat dahsyat itu! Ketakutan mencekam saya serta keringat dingin membasahi seluruh tubuhku, walaupun udara dingin dari musim dingin di Yunani dan Eropa sedang memenuhi kamar saya. Di dalam rohku, saya tahu bahwa Tuhan Yesuslah yang sedang berbicara kepada saya. Lalu Roh Kudus melepaskan lidahku dari langit-langitku, dan saya mulai mengadakan dialog dengan Tuhan Yesus, dan saya berkata kepada-Nya:
“Tuhan, masih pedulikah Engkau dengan umat-Mu Israel? Bukankah mereka sudah menolak Engkau dan menyalibkan Engkau?” 

Tetapi kata-kata yang sama terdengar kembali dengan lebih besar dan lebih dahsyat lagi. Saya gementar ketakutan. Lalu Roh Kudus menginsafkan saya akan dosaku, dan saya mulai mengakui dosaku dan sekaligus mengucapkan janji berikut ini di hadapan Tuhan Yesus dan berkata:
Tuhan, saya mengakui dosaku karena saya tidak pernah berdoa bagi umat-Mu Israel! Tetapi saya berjanji kepada-Mu bahwa mulai hari ini saya akan berdoa tiap-tiap hari sepanjang umur hidupku bagi umat-Mu Israel!”

Setelah saya mengakui dosa saya dan berjanji kepada Tuhan bahwa saya akan berdoa tiap-tiap hari sepanjang umur hidupku bagi umat-Nya Israel, barulah suara besar dan dahsyat itu terangkat dari saya! Di kejauhan di langit, suara besar itu tinggal menggema. Kamar 681 dipenuhi dengan damai sejahtera dan sukacita besar dari Tuhan. Dengan berlinang-linang air mata, saya memuji dan membesarkan nama Tuhan Yesus yang telah menyelamatkan saya dari kehidupan kekristenanku yang penuh keakuan itu.
Tuhan Yesus dalam pilihan kasih karunia-Nya telah mengunjungi saya di pagi itu di kamar hotel saya di kota Athena, dan Ia telah menunjukkan kepada saya – dan sesungguhnya kepada kita semua!tugas kita sebagai orang-orang Kristen terhadap umat-Nya Israel Saya tidak keliru jika saya berkata disini bahwa kehidupan doa dari banyak orang Kristen adalah seperti saya sebelum Tuhan Yesus menegur saya di kota Athena di pagi itu!
Tuhan Elohim telah menyelamatkan kita bangsa-bangsa lain karena kita percaya Yesus Kristus, supaya oleh kemurahan-Nya yang telah kita peroleh, bangsa Israel juga akan mendapatkan kemurahan-Nya dan percaya Yesus Kristus dan diselamatkan. (Roma 11:30-31).
Mungkinkah kita sudah melupakan janji besar dari Tuhan Elohim kepada Abram (Abraham) dalam Kejadian 12:3? Elohim sudah berjanji kepada Abraham:
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat!”

Dan raja Daud menulis dalam Mazmur 122:6:
“Berdoalah bagi kesejahteraan Yerusalem: Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa!”

Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita, supaya kita menjadi berkat bagi umat-Nya Israel! Saya teruskan teguran dan perintah serta janji besar ini dari Tuhan Yesus kepada semua saudara dan saudari seiman:
Berdoalah bagi umat-Ku Israel, maka engkau dan keluargamu serta bangsamu akan Aku berkati bersama-sama dengan umat-Ku Israel!”

Perintah dengan janji berkat yang sudah Tuhan Yesus berikan dalam Visiun di kota Athena pada hakekatnya adalah sama dengan janji Elohim kepada Abraham dalam Kejadian 12:3a. Mengapa Tuhan harus mengulangi kembali janji-Nya kepada Abraham 3800 tahun yang lalu kepada saya di kota Athena? Karena kita melalaikan tugas imamat kita sebagai orang-orang Kristen untuk selalu berdoa bagi pertobatan dan keselamatan bangsa Israel! Mereka adalah keturunan dari Abraham dan Ishak dan Yakub yang telah melahirkan Sang Juruselamat Yesus Kristus di bumi untuk menyelamatkan kita dari semua dosa kita serta memberikan hidup kekal kepada kita.
Jika Tuhan Yesus tidak membuka mata dari hati saya bagi umat-Nya Israel, mungkin sekali saya masih buta rohani sampai hari ini. Seumur hidup saya dulu di Papua, gereja-gereja tidak pernah berbicara tentang Israel dalam perspektif Kerajaan Elohim kepada kita. Di masa itu Surat Roma, pasal 9-11, tidak pernah dikhotbahkan dan diajarkan oleh gereja-gereja kepada umatnya. 
Saya mengundang semua saudara dan saudari yang membaca kesaksian ini, supaya hari ini (!) mengambil keputusan untuk berdoa tiap hari bagi pertobatan dan keselamatan bangsa Israel. Berdoalah supaya bangsa Yahudi dan Israel bertobat dan percaya Tuhan Yesus, menerima kepenuhan Roh Kudus, supaya mereka menjadi Kerajaan Imamat yang rohani dan bangsa yang kudus untuk melayani Tuhan Elohim yang hidup. (Kejadian 19:4-6). Israel yang bertobat dan percaya Tuhan Yesus Kristus akan menjadi berkat besar bagi semua bangsa di bumi!
Janji Tuhan Elohim kepada Abraham dalam Kejadian 12:3a dan yang diteruskan oleh Ishak kepada anaknya Yakub dalam Kejadian 27:29 sudah bermuara bagi Papua dalam Visiun di Athena pada Kamis, 31 Januari 1985!
Perintah dengan janji besar tersebut dari Tuhan Yesus tidak hanya berlaku bagi orang Papua saja, tetapi berlaku juga bagi semua saudara dan saudari dari etnis dan bangsa manapun juga yang percaya Tuhan Yesus Kristus! Percayalah bahwa Roh Kudus akan memimpin anda dalam melaksanakan tugas imamat anda untuk berdoa tiap hari bagi pertobatan dan keselamatan bangsa Israel dan Yahudi.
Ada tiga pandangan yang dianut oleh Gereja tentang Israel alamiah dan Israel rohaniah :
1.     Pandangan yang sangat tua dari Gereja Katolik Roma. Menurut pandangan ini, Gereja adalah Israel sejati, dan adalah semata-mata anugerah Tuhan apabila beberapa orang Yahudi bertobat dan percaya Yesus Kristus, tetapi mereka harus menjadi anggota Gereja Katolik Roma.
Komentar: Dengan berbuat begitu, Gereja sesungguhnya sudah melepaskan orang-orang Yahudi Mesianik dari pohon zaitun aslinya sendiri.
2.     Pandangan kedua berkata: Israel baru akan dipulihkan di akhir zaman, tetapi terlepas dari Gereja Tuhan. Orang-orang Kristen akan terangkat ke dalam sorga untuk dijamu pada Pesta Kawin Anak Domba, tetapi bangsa Israel akan tetap tinggal di bumi untuk mengalami masa penganiayaan yang hebat sekali, dan sepertiga dari mereka akan mati terbunuh.
Komentar: Justru di saat bangsa Israel sangat memerlukan Gereja dan orang-orang Kristen untuk pertobatannya, orang-orang Kristen sudah terangkat ke dalam sorga untuk berpesta dengan Tuhan Yesus.
3.     Pandangan ketiga: ini pandangan yang lebih Alkitabiah! Menurut pandangan ini: Israel tidak pernah terpotong dari akarnya sendiri! Hal itu sudah ditegaskan oleh Paulus kepada orang-orang Kristen di Roma:
”Adakah Elohim mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin. Elohim tidak menolak umat-Nya yang telah dipilih-Nya!” (Roma 11:1-2).

Dengan ini Rasul Paulus berkata bahwa dia adalah bukti terbesar bahwa Tuhan Elohim tidak pernah menolak umat-Nya Israel!
Waktu Tuhan Yesus mencurahkan Roh Kudus atas murid-murid-Nya pada Hari Pentakosta di Yerusalem, 3000 orang Yahudi percaya Tuhan Yesus dan dibaptiskan! Gereja Perjanjian Baru pertama yang terbentuk bumi didirikan di Yerusalem dan semua anggotanya terdiri dari orang-orang Yahudi Mesianik. Mereka percaya bahwa Yesus dari Nazaret adalah benar-benar Sang Mesias yang sudah dijanjikan ribuan tahun lamanya oleh Tuhan Elohim kepada bangsa Israel melalui nabi-nabi-Nya.
Pohon zaitun asli dalam Roma 11 adalah gambaran rohani dari bangsa Israel! Tuhan Yesus adalah Akar pohon zaitun asli, semua nenek moyang bangsa Israel sejak Abraham, Ishak, Yakub dan keduabelas suku Israel adalah batang pohon zaitun asli. Semua orang Yahudi dan Israel yang percaya Tuhan Yesus adalah ranting-ranting yang tetap bertumbuh pada pohon zaitun aslinya sendiri! Sedangkan ranting-ranting yang terpotong dari pohon zaitun asli adalah semua orang Israel dan Yahudi yang tidak percaya Tuhan Yesus Kristus! (Roma 11:17-18). Mereka terpotong karena mereka tidak percaya Yesus Kristus, tetapi pohon zaitun asli masih tetap berdiri tegak! (Roma, pasal 11). Rasul Paulus umpamakan kita umat Kristiani yang berasal dari bangsa-bangsa kafir sebagai ”tunas-tunas dari pohon zaitun liar” yang telah Tuhan cangkokkan di antara ranting-ranting asli pada pohon zaitun sejati Israel dan turut mendapat bagian dalam pohon zaitun asli yang penuh getah. Tuhan mencangkokkan kita di antara ranting-ranting asli pada pohon zaitun sejati dari Israel, dan bukan sebaliknya! Itulah sebabnya Rasul Paulus menulis kepada orang-orang Kristen di kota Roma dan kepada kita semua:
Janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.”(Roma 11:18).

Tuhan Elohim tidak pernah berkata: ’Seluruh pohon zaitun sejati atau asli, yakni Israel, harus dicabut keluar dengan akar-akarnya, sebab Aku sudah menanam pohon zaitun baru, yakni Gereja, sebagai pengganti Israel.’ Tuhan Elohim tidak pernah melakukan itu terhadap umat-Nya Israel, sebab Ia memiliki hubungan sangat istimewa dengan umat-Nya Israel. Israel adalah anak sulung Elohim (Kel. 4:22); Israel adalah hamba Elohim (Yes. 41:8,9); Israel adalah ’isteri’ Elohim (Yes. 54:5); Israel adalah biji mata Elohim (Zakh. 2:8). Sekarang sedang berlangsung pemulihan Israel secara alamiah: orang-orang Yahudi kembali ke Tanah Perjanjian; mereka membangun Israel, tetapi kebangkitan Israel secara rohani belum terlihat! (bandingkan dengan Yehez. 37:1-14; 1 Kor. 15:46). Jumlah terbesar orang Yahudi masih menolak Yesus Kristus. Sekarang di seluruh dunia baru terdapat sekitar 350.000 sampai 1,5 juta orang Yahudi yang percaya Tuhan Yesus. Sedangkan orang-orang Yahudi Mesianik di Israel baru berjumlah sekitar 20.000 orang yang terbagi dalam 150 Jemaat yang tersebar di seluruh Israel. Itu menurut laporan tanggal 12 Januari 2014 dari Barry Rubin, seorang tokoh Yahudi Mesianik kelahiran Amerika Serikat. Jumlah ini terlalu sedikit jika dibandingkan dengan jumlah hampir 15 juta orang Yahudi di seluruh dunia. Tetapi sekali kelak seluruh bangsa Yahudi dan Israel akan percaya Tuhan Yesus dan beroleh selamat! Rasul Paulus sudah bernubuat tentang itu dalam Roma 11:25-26:
”Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai kepenuhan (waktu, jumlah, dan Roh) bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan!”
Dalam status-Nya sebagai manusia, Yesus Kristus sepenuhnya adalah seorang Yahudi! Adalah tidak mungkin bagi seorang Kristen untuk mengasihi Tuhan Yesus, tapi sekaligus membenci Israel dan bangsa Yahudi. Itu mustahil! Karena kita mengasihi Tuhan Yesus, maka dengan sendirinya kita harus juga mengasihi saudara-saudara-Nya, bangsa Israel dan Yahudi, dan kita terpanggil untuk selalu mendoakan pertobatan dan keselamatan mereka!
Terlalu lama Gereja menganggap dirinya sebagai pengganti Israel. Ini pandangan yang amat salah! Untung sekali sekarang banyak denominasi Gereja sudah menyadari kekeliruan mereka. Dan banyak denominasi Gereja sudah mengakui dosa mereka terhadap bangsa Israel kepada Tuhan Elohim. Banyak denominasi Gereja sekarang mengakui bahwa Israel tetap mempertahankan kedudukannya yang amat khusus sebagai kekasih Elohim karena nenek moyang mereka! Israel adalah umat pilihan Elohim sendiri, yang telah melahirkan Juruselamat Yesus Kristus bagi seluruh umat manusia di bumi! Itulah sebabnya Tuhan Yesus sendiri sudah berkata:
”..... sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi!” (Yoh 4:22).
Karl Barth (1886-1968), seorang ahli teologi terbesar dari Swiss pernah berkata: ”Kebencian terhadap Israel (bangsa Yahudi) adalah dosa terbesar terhadap Roh Kudus, karena orang menyangkal status kemanusiaan dari Tuhan Yesus, yang lahir dari seorang perempuan Yahudi!” Kalau Gereja berbuat begitu, Gereja sesunggunya sudah melepaskan Tuhan Yesus dari Ibu-Nya Maria yang berasal dari suku Yehuda dan dari Bangsa-Nya Israel!
Dari mimbar-mimbar Gereja, orang berbicara terlalu sedikit dan terlalu samar-samar tentang Israel. Dan yang paling parah adalah apabila Gereja samasekali melalaikan tugas panggilannya dengan tidak lagi berdoa bagi Israel!
Mari kita semua menjadikan doa syafaat untuk pertobatan dan keselamatan Israel dan bangsa Yahudi sebagai salah satu pokok doa utama kita tiap hari. Dan sampaikan seruan ini kepada anggota-anggota Jemaat, di mana saudara dan saudari melayani atau menjadi anggotanya, supaya mereka pun akan berdoa memberkati bangsa Israel. Percayalah bahwa Elohim Bapa dan Tuhan Yesus akan menggunakan doa-doa saudara dan saudari untuk membawa banyak orang Yahudi kepada Tuhan Yesus. Anda akan mengalami mujizat Tuhan dalam kehidupan pribadi dan keluarga serta bangsa anda apabila anda tekun berdoa bagi umat-Nya Israel! Tuhan Yesus sudah berjanji dan Ia pasti akan melakukannya!
Kedua hamba Tuhan, Reuven Berger dan Benjamin Berger, berkata kepada saya di Yerusalem: Setiap kali seorang saudara atau saudari berdoa dan memberkati Israel, maka tangan Tuhan Elohim terangkat dan memberkati dia!” Setiap kali anda berdoa untuk Israel, tangan Tuhan Elohim di Sorga terangkat memberkati anda! Pada perintah-Nya melekat juga berkat-Nya!
Dan inilah perintah-perintah Tuhan dengan janji-janji-Nya yang luarbiasa kepada kita semua:
”Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat!” - Kejadian 12:3.
”Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa!” - Mazmur 122:6.
”Berdoalah bagi umat-Ku Israel, dan Aku akan memberkati engkau dan keluargamu serta bangsamu!” - Amanat Tuhan Yesus dalam Visiun di Athena, 31 Januari 1985.



Kesaksian oleh: 

Catatan:
Di Athena, ibu kota Yunani, saya hidup selama hampir dua tahun, dari 26 November 1983 – 16 Juli 1985. Sesudah itu saya pindah dan menetap di negeri Belanda.  



IMPLEMENTASI EMPAT HUKUM THEOFANI DALAM KARAKTER HIDUP ORANG A3

IMPLEMENTASI
EMPAT HUKUM THEOFANI DALAM KARAKTER HIDUP ORANG A3
 Oleh
HAMAH SAGRIM

Hukum TUHAN bagi orang A3 yang ditetapkan dalam theofani adalah:
1.    Pelihara Kesatuan
2.    Kerendahan Hati
3.    Kasih, dan
4.    Kehormatan Kepada Semua Orang
Maka Kasih Karunia Tetap Menjadi Turun Temurun.
Bandingkan dengan perkembangan hidup orang A3 sekarang ini apakah empat hukum theofani sudah di implementasikan dalam jiwa raga kehidupan orang A3? Kita uraikan dari empat ketetapan hukum theofani dan disesuaikan dengan perkembangan orang A3 sekarang:
Hukum pertama: PELIHARA KESATUAN; Apakah kehidupan orang A3 telah mengimplementasikan hukum ini? Apakah sekarang orang A3 masih tetap menjaga kesatuan yang difilosofikan dalam spirit ABT (Anu Beta Tubat)? Ataukah berbanding terbalik dari hukum ini?. Secara faktuil, orang A3 sudah mulai berlagak sombong, egois (memikirkan diri sendiri, kampungisme, margaisme, memikirkan distriki sendiri, memikirkan keret sendiri), dan terjadi perseteruan dan berhujung pada perpecahan, dan ketidak satuan. Rujukkan dari refleksi ini adalah orang A3 perlu memelihara kesatuan yang dahulu sudah dibangun semenjak nenek moyang mereka.
Hukum kedua: KERENDAHAN HATI; kehidupan orang A3 saat sekarang ini dikuasai oleh daging yang begitu nyata, yaitu: iri hati, dengki, pencemoh, caci maki, saling membenci, apatis terhadap sesama, egois, menganggap rendah orang lain, puji diri, sombong, congkak, tegar tengkuk, keras kepala, suka membangkang, susah diatur, saling menggigit, saling menelan, suka berseteru, sihir (racun, suanggi, ranse), perselisihan, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh perpecahan. Rujukkannya bahwa orang A3 perlu merendahkan hati dan berikan dirinya diubah oleh rohul kudus yang mengawal theofani.
Hukum ketiga: KASIH; merupakan satu keunggulan orang A3 yang masih terpelihara sampai sekarang. Implementasinya berwujud pada sifat perilaku orang A3 yang suka memberi, melayani, dan menolong. Dalam standard ini masih ditemukan dimana-mana bahwa orang A3 tetap setia melakukannya. Tetapi pada situasi tertentu, kadang Kasih dimanipulasi dengan tujuan-tujuan terselubung, dimana melakukan hal kasih dengan maksud memperoleh sesuatu dibalik perbuatan itu, yaitu melakukan kasih karena maksud terselubung. Berbahagialah bagi mereka yang setia melakukan kasih dengan sungguh-sungguh, tetapi celakalah mereka yang melakukan kasih karena ingin mendapat sesuatu, sebab Mata Tuhan sedang mengawasi. Refleksinya adalah terus menjaga agar Kasih jangan hilang di tengah-tengah A3.
Hukum keempat: KEHORMATAN KEPADA SEMUA ORANG; orang A3 sekarang ini cenderung tidak menjaga kehormatan kepada semua orang, ada kecenderungan dalam sikap saling serang, suka menyindir, caci maki, berpaling dari jalan-jalan benar, tinggi diri, congkak, arogan, mencemoh, dan dengki. Refleksi bagian ini adalah orang A3 segera untuk berpaling dari jalan-jalan itu untuk menjaga ketetapan berkat bagi mereka di tanah New Guinea yang telah dikaruniakan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA.
          Dari implementasi empat hukum theofani A3, Tuhan memberikan alaram yang kuat bagi orang A3 bahwa jika semua firman dalam theofani yang diucapkan oleh Tuhan Alfa dan Omega tidak didengar maka orang A3 akan dituntut. (Ulangan 18:19; “Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, daripadanya akan Kutuntut pertanggung jawaban.”). oleh sebab itu, orang A3 harus mengenal nama Tuhan Alfa dan Omega dengan baik dan benar dan pada waktu itu orang A3 akan mengerti bahwa Tuhan Alfa dan Omega adalah Elohim yang berbicara kepada mereka. (Yesaya 52:6; “sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah DIA yang berbicara, ya Aku!.”).


PENETAPAN BERKAT ATAS PUTERA PUTERI A3

PENETAPAN BERKAT ATAS PUTERA PUTERI A3
Oleh
HAMAH SAGRIM



       Penetapan berkat atas putera-puteri A3, permulaannya dari perjumpaan TUHAN dengan hambanya rasul Ruben Rumbiak di Kayahai bumi A3 yang dimaknai sebagai theofani, yang firman-Nya demikian: 
Berkat-berkat yang ditetapankan dalam perjanjian TUHAN untuk orang A3 yang tersirat dalam theofani adalah:
   1.    Ketetapan perjanjian berkat KUDUS atas NAMA TUHAN ALFA DAN OMEGA yang disampaikan kepada orang A3 di bumi A3, melalui perantaraan hamba Tuhan, rasul Ruben Rumbiak, karena Dialah TUHAN yang menguduskan A3. (Imamat 22:32; “Janganlah melanggar kekudusan nama-Ku yang kudus, supaya Aku dikuduskan di tengah-tengah orang Israel, sebab Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.”). Bandingkan juga dalam kitab (1 Tawarikh 16:10, Yesaya 47:4, Mazmur 145:21; Yehezkiel 20:39; 36:23, 39:25).
   2.    Ketetapan perjanjian berkat KEMULIAAN DAN KEDAHSYATAN atas NAMA TUHAN ALFA DAN OMEGA yang disampaikan kepada orang A3 melalui perantaraan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak. (Ulangan 28:58b; “dan engkau tidak takut akan Nama yang mulia dan dahsyat ini, yakni akan TUHAN, Elohimmu,”). Bandingkan juga dalam kitab (1 Tawarikh 16:29, Mazmur 8:1, 9, 29:2; 96:8; Ulangan 28:58, Nehemia 9:5, Yesaya 42:8).

  3.    Ketetapan perjanjian berkat karunia kepemimpinan kepada PUTERA PUTERI A3 SEBAGAI MANUSIA-MANUSIA PEMBANGUN (pemimpin) DI NEW GUINEA, timur jauh ujung bumi. Nanti setelah 10 tahun, 15 tahun, 25 tahun dan 30 tahun yang akan datang.
   4.    Ketetapan perjanjian berkat KASIH KARUNI TETAP MENJADI TURUN TEMURUN bagi orang A3.
  5.    Ketetapan perjanjian berkat PEMBERIAN NAMA A3 dan pengobahannya dari Maybrat kemudian penetapan nama A3. (Kejadian 32:28; 35:10, Kejadian 12:3).
   6.    Ketetapan perjanjian berkat atas HUKUM THEOFANI yang ditetapkan kepada orang A3, yaitu: Kesatuan, Kerendahan Hati, Kasih, dan Kehormatan kepada semua orang. Sebagai wujud dari buah-buah roh. (Galatia 5:22-23).
   7.    Ketetapan perjanjian berkat YANG PERTAMA DAN YANG TERAKHIR atas penyebutan NAMA TUHAN ALFA DAN OMEGA. (Wahyu 22:13; “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”). bandingkan juga pada kitab (Wahyu 21:6; 1:8). 

MAKNA SAKRAL DIBALIK PENGUBAHAN NAMA MAYBRAT MENJADI A3 OLEH TUHAN ALFA DAN OMEGA DAN KETETAPAN KARUNIA BAGI ORANG A3 DALAM STANDARD ALKITAB

MAKNA SAKRAL DIBALIK PENGUBAHAN NAMA MAYBRAT MENJADI A3 OLEH TUHAN ALFA DAN OMEGA DAN KETETAPAN KARUNIA BAGI ORANG A3 DALAM STANDARD ALKITAB
(Kejadian 32:28; 35:9-10; 12:3)


Perjumpaan TUHAN ALFA DAN OMEGA dengan orang A3 di Kayahai melalui perantaraan hamba-Nya; rasul Ruben Rumbiak; Tuhan berfirman kepadanya untuk menyampaikan kepada lima orang raja dan menyebut nama A3 (Ayamaru, Aitinyo, Aifat), dan nama itu yang berkenaan di hati TUHAN, maka mulai saat itu sebenarnya bukan lagi disebut Maybrat tetapi A3, sebab TUHAN lah yang menetapkannya. (Kejadian 32:28; Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Elohim dan manusia, dan engkau menang.”).
Setelah Ruben Rumbiak datang dari Ambroben – Biak ke Kayahai, maka Tuhan Alfa dan Omega menampakkan diri kepadanya dan memperkenalkan diri-Nya  kepada Ruben Rumbiak   untuk menyampaikan kepada Abraham Kambuaya, Markus Solossa, Piter Howay, Simon Isir,   Habel Tamunete, bahwa “putera – puteri A3”. Penyebutan nama A3  itulah yang akan menjadi nama kesukuan-bangsa bagi mereka, dan Tuhan memberkati mereka. Memang dahulu adalah Maybrat, tetapi 
                                                        Gambar: 01. Wasiat Empat Hukum Theofani

Tuhan menyebutnya A3, maka mulai saat itu bukan lagi Maybrat melainkan A3, itulah yang menjadi nama mereka. (Kejadian 35:9-10; “Setelah Yakub datang dari Padan Aram, maka Elohim menampakkan diri pula kepadanya dan memberkati dia. Firman Elohim kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.”).    
          Perobahan nama ketetapan berkat dan kutuk. (Kejadian 12:3; “Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi mendapat berkat.” – nama A3 adalah nama yang diberikan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA maka DIA akan mengutuk orang-orang yang mengutuk A3 dan memberkati orang-orang yang memberkati A3, karena oleh A3 semua kaum di ujung bumi mendapat berkat kasih karunia.
          Pengobahan nama Yakub menjadi Israel oleh TUHAN karena ada kepentingan TUHAN yang besar sehingga jauh sebelum itu nama Yakub harus dirobah menjadi Israel, karena dari Israel akan datang berkat dan keselamatan – Pengobahan Maybrat menjadi A3 oleh TUHAN karena ada kepentingan TUHAN yang besar di waktu mendatang sehingga jauh sebelum itu nama Maybrat harus dirobah menjadi A3, karena pada hari-hari terakhir A3 akan disandingkan dengan Israel untuk kekuatan TUHAN di akhir zaman. Berbahagialah  ia  yang  membacakan  dan  mereka  yang  mendengarkan  kata-kata  nubuatan  ini, dan  yang  menuruti  apa  yang  ada  tertulis  didalamnya, sebab  waktunya  sudah  dekat”. (Wahyu 1:3).
          Penrjumpaan TUHAN dengan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak, Tuhan tidak menyebut nama Maybrat tetapi DIA menyebut nama A3 dan memberkati putera puteri A3 untuk menjadi berkat di New Guinea, dan menetapkan berkat kasih karunia tetap turun temurun selamanya bagi A3.
          Ketika Tuhan mengobah Yakub menjadi Israel, ketetapan berkat dan kutuk menyertai Yakub, sehingga siapapun di bumi ini memberkati Israel dia akan diberkati, dan siapa pun yang mengutuknya dia akan dikutuk oleh Tuhan yang memberikan nama Israel – ketika Tuhan mengobah Maybrat menjadi A3, ketetapan karunia berkat dan kutuk pun menyertai A3, dan siapa pun di muka bumi ini mengutuk A3 akan dikutuk oleh Tuhan dan siapa pun yang memberkati A3 dia akan diberkati.
          Mengutuk nama yang ditetapkan oleh TUHAN Elohim berarti mengutuk TUHAN sebagai pemberi nama, tetapi memberkati nama yang diberikan itu berarti memberikan kehormatan dan sanjungan kepada TUHAN Elohim. Nama Israel adalah nama yang kudus karena disebut keluar dari mulut TUHAN Elohim Yang Maha Kudus – A3 adalah nama yang kudus karena disebut keluar dari mulut TUHAN Alfa dan Omega yang kudus.
          Sebelum TUHAN menyebut nama A3, terlebih dahulu TUHAN awali dengan penyebutan nama-Nya (AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA), kemudian nama A3 disebut. Dengan mengawali nama-Nya, sebagai dasar kekudusan atas penetapan nama A3, artinya A3 dikuduskan oleh TUHAN, oleh karena itu jangan melanggar kekudusan nama Tuhan karena nama TUHAN adalah nama yang kudus. (Imamat 22:32; “Janganlah melanggar kekudusan nama-Ku yang kudus, supaya Aku dikuduskan di tengah-tengah orang Israel, sebab Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.;). Orang A3 harus meninggikan TUHAN dari bumi, maka DIA akan menarik semua orang datang kepada-Nya (Yohanes 12:32; “dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.”).
          Ketika Yakub berobah nama menjadi Israel, Tuhan memberkatinya menjadi berkat bagi segala kaum di muka bumi – ketika Maybrat berobah menjadi A3, Tuhan memberkatinya menjadi berkat (manusia-manusia pembangun) di New Guinea “kaum di ujung bumi”. (Kejadian 12:3b; “olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”).
          Yakub berobah menjadi Israel karena Israel milik pusaka TUHAN Elohim. (Yesaya 19:25; “yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku”) – Maybrat berobah menjadi A3 karena A3 milik kepunyaan-Nya. (Mazmur 2:8b; “dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.”).
          Waktu Yakub belum berobah menjadi Israel, Tuhan Elohim tidak menjadikannya sebagai milik pusaka-Nya karena nama Yakub adalah nama penipu, karena satu perbuatan menyimpang akan merusakan kekudusan, mengapa harus kudus, karena berkat tidak bisa berjalan di atas kutuk. Demi kepentingan Tuhan, maka Yakub dirobah namanya menjadi Israel karena nama Israel adalah nama kebangsaan, nama Israel adalah nama pangeran, nama Israel adalah nama kerajaan sebab Yerusalem akan menjadi pusat kerajaan damai, maka diangkatnya menjadi harta pusaka milik-Nya untuk selama-lamanya – ketika Maybrat belum berobah menjadi A3, Tuhan Alfa dan Omega tidak akan menjadikannya sebaga milik kepunyaan-Nya di ujung bumi, karena nama Maybrat adalah nama yang berat, nama Maybrat adalah nama yang kelam dengan masa lalu yang penuh dengan kedangingan, sebutan nama Maybrat keluar dari mulut manusia sedangkan nama A3 keluar langsung dari mulut Tuhan Alfa dan Omega, Maybrat dibentuk dari hati dan pikiran manusia, A3 dibentuk dari hati dan pikiran Tuhan. Maybrat adalah nama yang penuh dengan kepentingan diri sendiri (egoisme, margaisme) nama Maybrat penuh dengan percideraan, nama yang penuh dengan roh pemecah, nama yang penuh dengan kedengkian, nama yang penuh dengan pesta pora, nama yang penuh dengan ambisi kotor, nama yang penuh dengan dendam. Nama Maybrat adalah nama yang seutuhnya dikendalikan oleh kedagingan. (Galatia 5:19-21). Dan Maybrat adalah nama yang tidak bisa diberkati, karena berkat tidak bisa berjalan di atas kutuk; demi kehormatan nama Tuhan Elohim, maka nama Maybrat dirobah menjadi A3 oleh Tuhan sendiri demi kepentingan-Nya, sebab segala sesuatu dari DIA, oleh DIA dan untuk DIA. (Kolose 1:16b: “segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”). Israel menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi kemudian menjadi sebuah bangsa dan kerajaan – A3 menjadi berkat bagi kaum di ujung bumi kemudia dalam standard ketetapan Israel menjadi sebuah bangsa, A3 akan menjadi penggenapan standard itu, walaupun A3 adalah suku yang paling kecil dari semua suku, dan Tuhan akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya. (Yesaya 60:22; “Sebab yang paling terkecil akan menjadi yang kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.”).
          Yakub berobah menjadi Israel adalah sebuah misteri bagi Yakub, sekalipun Yakub tidak mengenal Tuhan Elohim yang mengubah namanya, namun Tuhan tetap adalah Tuhan dan tidak ada yang lain selain DIA – Maybrat berobah menjadi A3 adalah suatu misteri Ilahi bagi Maybrat, sekalipun Maybrat tidak mengenal Tuhan Alfa dan Omega, yang memanggil A3 keluar dari Maybrat, namun Tuhan Alfa dan Omega tetap adalah Tuhan, tidak ada yang lain selain DIA. (Yesaya 45:5; “Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain: kecuali Aku tidak ada Elohim. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”).
          A3 akan binasa jika tidak mengenal Tuhan Alfa dan Omega, apabila A3 menolak pengenalan nama A3, maka Tuhan akan menolak A3; dan apabila orang A3 melupakan pengajaran tentang theofani, maka Tuhan juga akan melupakan anak-anak A3. (Hosea 4:6; “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Elohim; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Elohimmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.”). Kesalahan orang tua A3 saat ini membuat Tuhan Alfa dan Omega melupakan generasi A3 di waktu-waktu yang akan datang. Akan terjadi degradasi kepemimpinan bagi generasi A3 di masa-masa yang akan datang karena kesalahan orang tua A3 saat ini yang tidak mengenal Tuhan, menolak pengenalan nama A3, dan melupakan theofani.
 Karunia kepemimpinan ditetapkan bagi A3, ditetapkan dalam waktu yang berbatas namun kasih karunia tetap menjadi turun temurun. Agar supaya karunia kepemimpinan itu terus berlanjut, maka atas dasar “Hosea 4:6” orang A3 harus melakukan pendamaian bersama TUHAN dengan cara merobah nama Maybrat menjadi A3, dan menetapkan hukum theofani sebagai peraturan daerah A3 yang legal formal secara universal, dan jangan mendirikan patung dalam bentuk apa pun jika sudah ada harus dirobohkan demi keselamatan A3 di hadapan Tuhan, menetapkan theofani sebagai kurikulum belajar siswa siswi di lingkup A3, baik sekolah maupun sekolah minggu agar anak-anak A3 jangan dilupakan oleh TUHAN Elohim karena theofani dilupakan, dan theofani sebagai sistim nilai yang harus disosialisasikan kepada semua orang A3, baik di gereja-gereja, masyarakat, pemerintah, maupun pergerakan-pergerakan sosial, budaya, dan agama.
Orang A3 adalah umat TUHAN yang atas mereka nama TUHAN disebut, segera merendahkan diri, berdoa, dan mencari wajah TUHAN dan berdamai bersama TUHAN dan berbalik dari jalan yang tidak sesuai dengan ketetapan TUHAN, maka DIA akan mengampuni kesalahan dan dosa-dosa orang A3 serta memulihkan keadaan negeri A3 dalam sekejap saja. (2 Tawarikh 7:14; “dan Umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan memulihkan negeri mereka.”).
Ketika A3 mendamaikan diri dengan TUHAN, maka mata TUHAN akan terbuka dan telinga-Nya menaruh perhatian kepada semua doa dari bumi A3.   (2 Tawarikh 7:15; “sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.”). Waktu A3 mendamaikan diri dengan TUHAN, maka Tuhan akan memilih dan menguduskan A3 supaya nama-Nya tinggal di A3 untuk selama-lamanya, maka mata dan hati Tuhan akan ada di A3 sepanjang masa.   (2 Tawarikh 7:16; “Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal disitu untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku aka nada disitu sepanjang masa.”).
Mengenai orang A3, seperti raja Salomo ketika berbalik kepada Tuhan Elohim bahwa, jika mereka hidup di hadapan TUHAN Alfa dan Omega dan berbuat sesuai dengan segala yang DIA perintahkan kepada mereka dan tetap mengikuti semua ketetapan dan peraturan Tuhan dalam theofani, maka Tuhan akan meneguhkan takhta pemerintahan A3 sesuai dengan perjanjian yang telah Tuhan ikat dengan lima raja A3 terdahulu dan Tuhan akan berkata bahwa takkan terputus keturunan A3 yang memerintah atas New Guinea - Papua. (2 Tawarikh 7:17-18; “Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, Ayahmu, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu sesuai dengan perjanjian yang telah Kuikat dengan Daud, ayahmu, dengan berkata: Takkan terputus keturunanmu yang memerintah atas Israel.”).
Tetapi jika orang A3 berbalik dan meninggalkan segala ketetapan dan perintah yang telah TUHAN berikan kepada mereka dan melakukan hal lain, maka TUHAN akan mencabut A3 dari tanah kepunyaan TUHAN  yaitu bumi A3 yang telah diberikan kepada mereka dan bumi A3 yang telah dikuduskan bagi nama TUHAN, akan dibuang oleh TUHAN dari hadapan-Nya dan Tuhan akan menjadikan A3 sebagai kiasan dan sindiran diantara segala bangsa. Dan setiap orang yang lewat di bumi A3 yang dulunya amat ditinggikan itu, akan tertegun dan berkata: Apakah sebabnya TUHAN berbuat yang demikian kepada negeri ini dan kepada bumi A3?, maka orang akan berkata: sebab mereka meninggalkan TUHAN ALFA DAN OMEGA. (2 Tawarikh 7:19,20,21, dan 22a).