THEOFANI UNDANG-UNDANG TUHAN BAGI A3
TAURAT UNDANG-UNDANG TUHAN BAGI ISRAEL
Oleh
HAMAH SAGRIM
Taurat dan Theofani Adalah Firman; dan Ketetapan; dan Peraturan yang
TUHAN Firmankan, TUHAN tetapkan yang TUHAN Ikat
Sebagai Perjanjian Kepada A3
(Yohanes 1:1-5, 10,12), (Keluaran 20:1-17),
(Ulangan 5:1-21)
Theofani adalah firman dari Tuhan kepada orang A3 yang menjadikan karunia
kepemimpinan bagi putera puteri A3 untuk menjadi manusia-manusia pembangun di
New Guinea, tanpa theofani, tidaka ada manusia-manusia pembangun (pemimpin-pemimpin)
dari putera puteri A3; theofani tinggal bersama-sama dengan Elohim dan theofani
itu adalah Firman dan firman itu adalah Tuhan Alfa Omega. Firman-Theofani pada
mulanya bersama-sama dengan Elohim; TUHAN Alfa dan Omega. (Yesaya 1:1-2; “Pada mulanya adalah firman; firman itu
bersama-sama dengan Elohim dan firman itu adalah Elohim.”, - “Ia pada mulanya
bersama-sama dengan Elohim.”).
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia termasuk kasih karunia
kepemimpinan A3 menjadi manusia-manusia pembangun, dan tanpa Dia tidak ada
sesuatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan termasuk karunia
kepemimpinan orang A3, jika tanpa firman-theofani, tidak ada satu kasih karunia
dan kepemimpinan bagi orang A3. (Yohanes 1:3; “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu yang
telah terjadi dari segala yang telah terjadi.”). Kepemimpinan A3 terjadi karena theofani
difirmankan oleh TUHAN Alfa dan Omega sebagai permulaan untuk menjadikan
karunia kepemimpinan A3.
Dalam Firman-theofani, ada suatu kehidupan bagi orang A3, dan dalam
hidup itu ada terang manusia bagi A3. (Yohanes 1:4; “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.” Terang itu bercahaya di dalam kehidupan orang
A3 yang gelap dan kegelapan tidak akan menguasai firman-theofani karena,
firman-theofani adalah Tuhan Alfa dan Omega itu sendiri. Yohanes 1:5; “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan
kegelapan itu tidak menguasainya.” ).
Semua orang yang menerima firman, akan memperoleh kuasa yang diberikan
oleh Tuhan supaya menjadi anak-anak Elohim, yaitu mereka yang percaya dalam
nama Tuhan – semua orang A3 telah menerima Firman-theofani, yaitu firman TUHAN
Alfa dan Omega, dan orang A3 memperoleh kuasa kepemimpinan, supaya menjadi
anak-anak TUHAN yaitu orang A3 yang percaya dalam nama Tuhan Alfa dan Omega.
(Yohanes 1:12; “Tetapi semua orang yang
menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Elohim, yaitu mereka
yang percaya dalam nama-Nya.”).
Firman telah ada di dalam dunia dan dunia ini dijadikan oleh-Nya
tetapi dunia tidak mengenal-Nya – theofani telah ada di dalam A3 dan A3
dijadikan oleh-Nya tetapi A3 tidak mengenal-Nya. (Yohanes 1:10; “Ia telah ada didalam dunia dan dunia
dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.”). Firman Tuhan pertama
kali disampaikan kepada orang Israel dan terakhir Tuhan berfirman kepada orang
A3 di ujung bumi.
Kehancuran Papua, A3 bertanggung jawab karena Tuhan sudah berfirman kepada
A3 di Kayahai 1951, tetapi orang A3 tidak mendengarnya, kemudian TUHAN menegur
Fret Athaboe (seorang putera A3) di Athena Yunani 1985, maka visum Athena lahir
di Yunani menjadi dasar yang kuat[1]
tetapi firman-Nya tidak dilaksanakan dengan segera, maka Andhy Athaboe (putera
A3) dikorbankan di Yerusalem-Israel sebagai persembahan yang diberikan kepada
TUHAN, Kemudian Robert Isir membuat agreement dengan Israel dan diutus untuk
pemimpin bangsa Papua – negeri timur ujung bumi membawa obor injil kembali ke
Israel, namun tidak dijalankan sesuai keinginan TUHAN maka Putera Sulungnya
dikorbankan, waktu pun berjalan namun perintah TUHAN untuk Papua berdiri bagi
Israel harus dilaksanakan tetapi tidak berjalan maka Robert Isir pun TUHAN
panggil pulang, maka Marhen Abraham Su, diutus sebagai Gideon bagi negeri timur
ujung bumi untuk menjalankan visi TUHAN yaitu memberitahukan suku bangsa untuk
berdoa memberkati Israel sebagai Pusaka Tuhan yang diberkati, karena barang
siapa memberkati Israel dia akan di berkati, barang siapa mengutuk Israel dia
akan dikutuk (Kejadian 12:3a). Perjanjian orang A3 dengan Israel adalah suatu
ikatan yang mendatangkan berkat dan kutuk, hidup dan mati.
Isrel umat yang dipilih TUHAN sehingga Tuhan atur mereka dengan
undang-undang Sepuluh Hukum Taurat – A3 diangkat di ujung bumi timur jauh
sebagai anak-Nya sehingga TUHAN atur mereka dengan undang-undang Empat Hukum
Theofani.
Mengapa dua suku ini diatur oleh TUHAN? karena Israel adalah suku
bangsa yang tegar tengkuk, suka membangkang, melawan pemimpin, merubah
undang-undang, maka mereka tidak bisa diatur hanya dengan undang-undang dunia, tetapi
diatur dengan undangundang dunia berdasarkan kesepakatan bersama dan
undang-undang TUHAN “sepuluh hukum taurat dipahat” berdasarkan kewenangan
mutlak oleh TUHAN Abraham, Ishak dan Yakub – A3 adalah suku yang tegar tengkuk,
suka membangkang, mengadili pemimpin, merobek undang-undang, sehingga mereka
tidak bisa diatur hanya dengan undang-undang dunia, maka empat hukum theofani
ditetapkan oleh TUHAN Alfa dan Omega secara mutlak untuk undang-undang bagi
mereka.
Hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran
datang oleh Yesus Kristus – Hukum Theofani diberikan oleh Ruben Rumbiak, tetapi
kasih karunia dan kebenaran datang dari Yesus Kristus. (Yohanes 1:17;”sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa,
tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.”).
Israel harta pusaka TUHAN sehingga sepuluh hukum taurat ditulis
sebagai peraturan dan ketetapan untuk melindungi pusaka-Nya, itulah peraturan
yang harus dipatuhi oleh Israel – A3 harta karun TUHAN sehingga empat hukum
theofani ditulis sebagai peraturan dan ketetapan untuk melindungi harta karun-Nya,
itulah peraturan yang harus dipatuhi oleh A3.
Ketika TUHAN memulai pekerjaan-Nya dengan Israel di timur tengah, TUHAN
mempersiapkan A3 di timur jauh ujung bumi untuk penggenapan akhir dari
pekerjaan TUHAN di akhir zaman. Kepemimpinan Israel adalah kepemimpinan mula-mula
untuk mengerjakan agenda kerja TUHAN tahap pertama pada zaman permulaan –
kepemiminan A3 adalah kepemimpinan akhir untuk mengerjakan agenda kerja TUHAN
di akhir zaman sebagai tahap finishing akhir dunia. permulaan TUHAN dengan
Israel dan Yehuda - TUHAN mengakhiri dengan Papua dan A3. Israel ayah Yehuda –
Papua ayah A3. Yehuda dipilih diantara anak-anak Israel karena Yehuda akan
dipuji oleh saudara-saudaranya, tangannya akan menekan musuhnya, kepada Yehuda
akan sujud anak-anak Israel. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah
menerkam, dia akan naik ke suatu tempat yang tinggi, ia meniarap dan berbaring
seperti singa jantan atau seperti singa betina; tak ada satu pun yang berani
membangunkannya. Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun
lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak
atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. “Kejadian 49:8-10”. Tuhan
memisahkan Yehuda dari anak-anak Israel karena alasan Kejadian 49:8-10 dan atas
standard itulah Tuhan memisahkan A3 dari anak-anak negeri timur. Tuhan memilih
Yehuda dari anak-anak Israel sebagai tanda nubuatan kemuka, karena dari Yehuda
akan lahir gembala agung Israel yaitu Yesus Kristus Anak Daud – Tuhan memilih
A3 dari anak-anak negeri timur sebagai tanda nubuatan kemuka, karena dari A3
akan lahir pemimpin-pemimpin di negeri timur ujung bumi New Guinea untuk
kepentingan TUHAN di akhir zaman. Inilah standard kitab “Kejadian 49:10”. Kepemimpinan
A3 sesungguhnya kepemimpinan yang ditetapkan oleh Tuhan didalam roh, bukan
kepemimpinan duniawi.
Wahyu 1:3; Berbahagialah ia
yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan menuruti
apa yang ada tertulis didalamnya, sebab waktunya sudah dekat.”
Yesaya 55: 11; “demikianlah
firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan
sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil
dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”
TUHAN sendiri turun langsung dari sorga memperkenalkan diri-Nya
kepada Israel sebagai yang pertama (Alfa) di Midian melalui perantaraan nabi
Musa dan berfirman “AKU ADALAH AKU…. Telah mengutus aku kepadamu: “Beginilah
kaukatakan kepada orang Israel:…”. “Kejadian 3:14,15” – TUHAN sendiri turun
langsung dari sorga memperkenalkan diri-Nya kepada A3 di Kayahai sebagai yang
akhir (Omega), melalui perantaraan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak dan berfirman
“AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA, berbicara kepada hamba-Ku rasul Ruben Rumbiak
menyampaikan kepada Abraham Kambuaya (Raja), Simon Isir (Raja), Pieter Howay
(Raja), Markus Solossa (Raja), Habel Tamunete (Raja)….” (Wahyu 22:13; “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan
Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”
Bangsa-bangsa di dunia, manusia menulis undang-undang bagi mereka,
tetapi Israel Tuhan pahat undang-undang kepada mereka, maka sepuluh hukum
taurat diberika bagi Israel - A3 Tuhan menyusun undang-undang kepada mereka,
maka empat hukum theofani diberikan untuk A3.
Israel TUHAN bicara langsung kepada mereka melalui nabi Musa – A3
TUHAN bicara langsung kepada mereka melalui rasul Ruben Rumbiak. Bangsa-bangsa
di dunia manusia mengajar manusia, tetapi Israel Tuhan didik - A3 Tuhan
bimbing.
Bangsa-bangsa di dunia, manusia memperkenalkan TUHAN kepada manusia,
tetapi Israel dan A3 TUHAN sendiri memperkenalkan identitas diri-Nya kepada
mereka. (Keluaran 3:14, dan peristiwa theofani di Kayahai bumi A3). Penyebutan
identitas bersinggungan dengan perasaan,
atas dasar itulah TUHAN melarang untuk jangan menyebut nama TUHAN dengan
sembarang karena TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya.
(Keluaran 20:7; “Jangan menyebut nama
Tuhan Elohimmu, dengan sembarang, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang
yang menyebut nama-Nya dengan sembarang.”).
bandingkan juga dalam kitab (Ulangan 5:11).
TUHAN memperkenalkan identitas nama-Nya langsung kepada ISRAEL
dengan menyebut diri-Nya; “AKU ADALAH AKU” yang artinya DIA yang pertama dari
segala sesuatu yang ada (ALFA) – TUHAN memperkenalkan identitas nama-Nya
langsung kepada A3 dengan menyebut “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA” yaitu TUHAN yang
awal dari segala sesuatu dan yang akhir dari segala sesuatu (OMEGA).
Di seluruh dunia, permulaannya TUHAN memilih satu suku di timur tengah
namanya Israel untuk dijadikan sebagai harta pusaka-Nya kemudian TUHAN
mengangkat satu suku di timur jauh ujung bumi namanya A3 sebagai harta
karun-Nya. Atas alasan inilah TUHAN memahat sepuluh hukum taurat kepada Israel
di timur tengah dan menyusun empat hukum theofani bagi A3 di timur jauh ujung
bumi.
A3 masuk dalam hadirat Tuhan yang kekal dan dipersiapkan oleh Tuhan
sebelum dunia ini dijadikan, dan penggenapan dari sejarah waktu kebangkitan
orang A3 dan sejarah pemulihan Israel. Pengubahan Maybrat menjadi A3 oleh TUHAN
menyatakan bahwa orang A3 dipilih dan ditetapkan oleh TUHAN untuk kepentingan
TUHAN yang besar dari kekal untuk kekal sampai kekal; karena dahulu Yakub
dirubah menjadi Israel oleh TUHAN menyatakan bahwa Israel dipilih dan
ditetapkan oleh TUHAN untuk kepentingan-Nya yang besar bagi dunia dari kekal
untuk kekal sampai kekal.
Pengubahan dan penetapan nama Maybrat menjadi A3 di timur jauh ujung
bumi menjadi tanda kemuka bahwa kebangkitan anak-anak negeri timur dimulai
dengan karunia kepemimpinan yang dideklarasikan di Miei-Aitumieri dan ditetapkan
di Kayahai bumi A3 sebagai pemimpin suku bangsa dan kaum di negeri timur (New
Guinea) untuk kembali ke Sion Yerusalem dengan memuliakan TUHAN dari negeri
timur ujung bumi. Yesaya 24:15-16a “Sebab
itu permuliakanlah TUHAN di negeri-negeri timur, nama TUHAN, Elohim Israel, di
tanah-tanah pesisir laut!”. – “Dari
ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: “Hormat bagi Yang Mahaadil!”.
Hal itu sebagai tanda kemuka bahwa waktu untuk pemulihan Israel
sebagai pernyataan agung demi nama TUHAN Yang Kudus yang harus ditinggikan dan
dimuliakan. Firman Tuhan bagi segala bangsa dimulai dari perjumpaan TUHAN
dengan satu bangsa yang bernama Israel yang TUHAN taruh di timur tengah. TUHAN
berbicara langsung kepada Israel di timur tengah dan A3 di timur jauh ujung
bumi, merupakan ketetapan-Nya yang ada untuk kekal selama-lamanya, dan
ketetapan-Nya tidak boleh ditambahkan atau dikurangi oleh siapapun. Elohim
berbuat demikian supaya manusia takut akan DIA. Apa yang sekarang ada sudah
lama ada, dan Elohim mencari yang sudah terdahulu itu. Pengkhotbah 3:14 -15; “Aku tahu bahwa segala sesuatu yang
dilakukan Elohim akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak
dapat dikurangi; Elohim berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia. – Yang
sekarang ada sudah lama ada; dan Elohim mencari yang sudah lalu.”
Standard Kitab Pengkhotbah 3:14-15 membawa orang A3 mengerti tiga
hal tentang TUHAN; Pertama; TUHAN dalam kekuatan-Nya. Kedua; TUHAN dalam
kebesaran-Nya. Ketiga; TUHAN dalam kerajaan-Nya.
Tuhan tidak bisa berbuat segala sesuatu di luar apa yang sudah ditetapkan-Nya
dari kekal sampai kekal dan untuk kekal. Program kerja TUHAN bagi dunia dimulai
dari Israel dan diturunkan ke segala bangsa dan diakhiri di timur jauh ujung
bumi Papua. Ketika permulaan program kerja TUHAN di Israel, suku Yehuda TUHAN
ambil sebagai milik kepunyaan-Nya, dan ketika pekerjaan TUHAN sampai ke segala
bangsa dan berakhir di timur jauh ujung bumi Papua, TUHAN panggil A3 diantara
anak-anak negeri timur sebagai harta kepunyaan-Nya terakhir di ujung bumi
Papua. (Mazmur 2:8b; “dan ujung bumi
menjadi kepunyaanmu.”
Kepemimpinan Israel adalah kepemimpinan atas panggilan dan
pengutusan dari Yesus Kristus,
ditetapkan sebagai amanat agung bagi seluruh bangsa di dunia – kepemimpinan A3
adalah kepemimpinan karunia yang ditetapkan oleh TUHAN untuk persiapan agenda
kerja-Nya untuk tahap finishing terakhir dunia di akhir zaman.
Waktu TUHAN memanggil Musa dan mengutusnya di Midian untuk pergi
kepada orang Israel dan berbicara kepada mereka – TUHAN mempersiapkan Ruben
Rumbiak di Biak dan mengutusnya pergi kepada orang A3 dan berbicara kepada
mereka.
Waktu YESUS mengutus dua belas murid-Nya pergi ke seluruh dunia
sampai ke ujung bumi untuk menyampaikan kabar keselamatan bagi mereka, mata
TUHAN sedang menjelajahi muka bumi dan mendapati A3 di ujung bumi, maka suara
YESUS terdengar oleh A3 sehingga mereka bermazmur memuji TUHAN dari nanyian
Mazmur 155:1
Suara Yesus ku dengar; “Hai, mari yang
Penat,
Ku angkat dari bahumu bebanmu yang berat”
T’lah aku datang yang lelah, penuh kedukaan,
Dan ku dapati padanya tempat Perhentian.
Waktu mata TUHAN menjelajahi muka bumi
dan menemukan A3 di timur jauh ujung bumi, orang A3 dalam kegelapan, diselimuti
awan hitam, terang Tuhan belum ada, jalan mereka dalam kegelapan, tetapi ketika
suara Yesus terdengar oleh A3, tirai kegelapan terbelah oleh nama TUHAN, maka
orang A3 bergembira dengan nyanyian mazmur 155:3
Suara Yesus kudengar; “ku ini t’rang baka,
Tengadah! Awanmu lenyap dan fajar merekah”
T’lah aku pandang, Tuhanku, cahaya sinar-Mu,
Dan jalanku tetap terang sampai ke ajalku.
Injil TUHAN menjadi terang kekal bagi orang A3 dan firman-theofani menjadi
peraturan kekal di jalan orang A3 sampai akhir zaman.
Israel Tuhan panggil sebagai pemimpin bagi dunia – A3 Tuhan karuniakan
kepemimpinan kepada mereka bagi ujung bumi, maka theofani diturunkan dengan
ketetapan karunia kepemimpinan bahwa; nanti setelah 10 tahun, 15 tahun, 25
tahun dan 30 tahun akan datang, putera puteri A3 akan menjadi manusia-manusia
pembangun di New Guinea (Papua). Yang dimaksud dengan New Guinea (Papua) dalam
standard kitab (Yesaya 24:15-16) adalah bangsa negeri timur ujung bumi yaitu
Papua, atas ketetapan bilangan bangsa timur itu maka A3 menerima karunia
kepemimpinan untuk memimpin di negeri timur ujung bumi. Karunia kepemimpinan A3
merupakan ketetapan Tuhan yang difirmankan dari kekal, untuk kekal sampai kekal;
dan firman TUHAN tidak akan kembali dengan tangan hampa, melainkan firman yang
keluar dari mulut TUHAN akan melaksanakan apa yang dikehendaki TUHAN dan
berhasil dalam apa yang disuruhkan TUHAN kepadanya. Yesaya 55:11; “demikianlah
firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan
sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil
dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”
Israel biji mata Tuhan – A3 lensa mata Tuhan yang dijaga di muka
bumi maka Israel dilindungi dengan sepuluh hukum taurat dan A3 dilindungi
dengan empat hukum theofani. Suku Yehuda dipilih dari bilangan Israel – suku A3
dipilih dari bilangan negeri timur Papua. Israel dipilih menjadi hamba Tuhan –
A3 dikaruniakan menjadi hamba Tuhan; “Imamat 25:55”.
Israel dipilih maka di Kaisarea Filipi, Yesus mendirikan Jemaatnya
di atas batu karang yang kuat, Yehuda Tuhan tetapkan kemasyhuran – Papua
ditetapkan maka di Miei-Aitumieri, I.S. Kijne mendirikan peradaban Papua di
atas batu karang yang kuat, A3 Tuhan tetapkan kepemimpinan bagi putera puterinya.
Papua diletakkan di hati TUHAN maka lahirlah maklumat peradaban Papua dan didirikan
di atas batu karang yang kuat di Aitumieri; “Matius 16:18.” Tuhan berbicara,
Israel bekerja, Biak diutus, A3 dipersiapkan bagi Papua untuk eksekusi.
Ketika Sang Mahatinggi membagi-bagikan pusaka milik kepada
bangsa-bangsa, ketika Ia memisahkan anak-anak manusia, maka Ia menetapkan
wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Israel. (Ulangan 32:8)
Dalam standard itulah, Dominee Ishaak Samuel Kijne meninggalkan tiga
hal penting untuk orang Papua:
-
Pertama; Kenali
identitasmu dengan baik dan benar
-
Kedua;
Ketahuilah suku bangsamu dengan baik dan benar
-
Ketiga;
Berpikir, Bekerja dan bernyanyi dengan baik dan benar
Implikasi
dari tiga hal penting yang ditinggalkan oleh Kijne tersebut adalah;
-
Pertama;
Orang Papua harus mengenali identitas Papua sebagai bilangan anak-anak negeri
timur ujung bumi dalam standard ketetapan Alkitab dengan baik dan benar;
-
Kedua;
Orang Papua harus mendata dan mengetahui suku bangsa Papua dalam standard
bilangan anak-anak negeri timur ujung bumi dalam ketetapan Alkitab dengan baik
dan benar;
-
Ketiga;
Orang Papua harus berpikir, bekerja dan bernyanyi dengan baik dan benar dalam
standard kebenaran Tuhan, yaitu pikirkan apa yang Tuhan tetapkan kepada orang
Papua sebagai bangsa dalam golongan anak-anak negeri timur ujung bumi, kerjakan
apa yang ditetapkan oleh Tuhan bagi orang Papua sebagai bilangan anak-anak
negeri timur ujung bumi, dan nyanyikan kidung pujian yang ditetapkan Tuhan bagi
orang Papua dalam golongan anak-anak negeri timur ujung bumi dengan baik dan benar
sambil bersorak sorai, tiup sangkakala, dan seruling mas dan bunyikan gambus
dari ujung bumi timur jauh kembali ke Yerusalem Israel. Yesaya 24:15-16a; “Sebaab itu permuliakanlah TUHAN di
negeri-negeri timur, nama TUHAN, Elohim Israel, di tanah-tanah pesisir laut!”.
– “Dari ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: “Hormat bagi Yang Mahaadil!.”
Inilah nilai utama dari tiga hal yang ditinggalkan oleh I.S. Kijne
bagi orang Papua sebagai dasar lahirnya maklumat peradaban orang Papua di Miei
- Aitumieri yang dibangun sangat kokoh. Dominee I.S. Kijne berpendirian teguh
untuk memikirkan Papua karena Kijne menangkap denyut hati TUHAN untuk Papua
dalam standard ketetapan kitab para nabi di akhir zaman. Ini juga menjadi suatu
alasan yang kuat mengapa Ottow dan Geissler ketika tiba di Mansinam, mereka
memberkati tanah Papua dengan proklamasi nama TUHAN. Ada dua alasan yang sangat
sakral mengapa Ottow dan Geisler memberkati tanah Papua; Pertama; manusia
dibentuk dari tanah. Kedua; Dengan memberkati tanah Papua, berarti memberkati
manusia asli Papua yang dibentuk dari tanah Papua sebagai asal usul mereka,
sebab di Papua banyak penggarong-penggarong yang bukan asli dari tanah Papua.
(Yesaya 24:16; 33:1).
Penetapan maklumat peradaban Papua di Miei-Aitumieri, pengutusan di Biak,
karunia kepemimpinan diberikan di A3 oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA sebagai suatu penggenapan
kebangkitan Papua memimpin dirinya sendiri. Karunia kepemimpinan TUHAN tetapkan
bagi yang bernama A3 dan bukan yang bernama maybrat, sebab berkat tidak
berjalan diatas kutuk. A3 adalah nama yang ditetapkan dari TUHAN ALFA DAN OMEGA
dan disampaikan langsung dari mulut TUHAN. Oleh karena A3 maka empat hukum
theofani ditulis sebagai undang-undang bagi mereka dari Tuhan Alfa dan Omega -
Karunia kepemimpinan ditetapkan oleh TUHAN kepada A3 – Oleh karena A3, maka
Tuhan Alfa dan Omega turun dari sorga memperkenalkan identitas diri-Nya.
Ada lima hal yang TUHAN firmankan kepada orang A3 dalam undang-undang
theofani, yaitu: Pertama; Tuhan
memperkenalkan identitas-Nya dengan menyebut nama-Nya “AKU TUHAN ALFA DAN
OMEGA”. (Wahyu 22:13; 1:8; 21:6. Kedua;
Tuhan menyebut raja Kambuaya, raja Solossa, raja Howay, raja Isir, raja
Tamunete; “mereka adalah pemimpin-pemimpin lokal” suku A3. (Ulangan 1:15;”Kemudian aku mengambil kepala-kepala
sukumu, yakni orang-orang yang bijaksana dan berpengalaman, lalu aku mengangkat
mereka menjadi pemimpin atas kamu,…..”) bandingkan juga pada kitab (Bilangan
17:3; 7:2; 1:16; 1:4). Ketiga: Tuhan
menetapkan putera puteri A3 sebagai manusia-manusia pembangun (menjadi berkat)
di New Guinea (Kejadian 12:3b; “dan
olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat”), bandingkan juga
kitab (Galatia 3:8). Keempat; Tuhan
menyebut dan mengesahkan nama A3, (Kejadian 35:10; “Firman Elohim kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan
lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.” Maka Elohim
menamai dia Israel.”). bandingkan juga pada kitab (Kejadian 32:28).
Perobahan nama Maybrat menjadi A3 berada dalam standard kitab ini. Kelima; Tuhan menetapkan undang-undang
untuk menjaga berkat dengan empat hukum theofani; (2 Raja-raja 17:13).
Nama Maybrat tidak berkenaan di hati TUHAN maka dari mulut TUHAN,
nama A3 diproklamasikan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA.
Permulaan perjumpaan Tuhan dengan Musa di Midian, diawali dengan
penyebutan identitas nama-Nya. Keluaran 3:14-15; “Firman TUHAN kepada Musa: “AKU ADALAH AKU. “Lagi firman-Nya:
“Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku
kepadamu”, Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan
kepada orang Israel: TUHAN, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak
dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk
selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun temurun” – penggenapan di bumi
A3, perjumpaan Tuhan dengan Ruben Rumbiak diawali dengan penyebutan nama-Nya; “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA.” Berbicara kepada hamba-Ku Ruben Rumbiak
menyampaikan kepada raja Kambuaya, Raja Solossa, Raja Howay, Raja Isir, Raja
Tamunete (pemimpin terdahulu A3),…..itulah penyebutan nama TUHAN turun temurun (Wahyu
22:10; 1:8; 21:6).
Ketika TUHAN Elohim mendeklarasikan nama-Nya di Kayahai bumi A3 dan
menyebut nama-Nya TUHAN ALFA DAN OMEGA, maka tidak ada perjumpaan lagi dengan
bangsa mana pun di muka bumi, karena perjumpaan pertama dengan bangsa Israel,
TUHAN menetapkannya sebagai perjumpaan pertama (ALFA) maka Tuhan memperkenalkan
nama-Nya “AKU ADALAH AKU” artinya yang pertama dari segala sesuatu yang ada, terakhir
Tuhan berjumpa dengan A3 dan memperkenalkan nama-Nya “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA”
artinya DIA yang pertama dari segala-galanya dan DIA yang terakhir dari
segala-galanya, tidak ada yang lain lagi.
Undang-undang theofani dan nama A3 yang ditetapkan oleh TUHAN harus
dihormati dan harus dijalankan. A3 tercemar karena penduduknya, sebab orang A3
melanggar undang-undang theofani dan mengubah ketetapan nama A3 yang ditetapkan
oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA menjadi Maybrat dan mengingkari perjanjian TUHAN atas
berkat karunia kepemimpinan A3. Yesaya 24:5; “Bumi
cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah
ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.”
Saat ini terjadi ketimpangan dan konflik horizontal di
bumi A3, suasana yang membinasakan kedamaian. Hal itu terjadi karena orang A3 yang
dipilih oleh Tuhan sebagai umat-Nya seolah-olah tidak mengenal TUHAN, A3
menolak pengenalan nama A3 dari TUHAN dan memakai nama Maybrat, maka TUHAN menolak
Maybrat menjadi pemimpin sebab karunia kepemimpinan ditetapkan atas nama A3, dan
oleh karena A3 melupakan pengajaran TUHAN ALFA DAN OMEGA maka TUHAN melupakan
anak-anak A3 untuk menjadi pemimpin dikemudian hari. Hosea 4:6; “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Elohim;
karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi
imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Elohimmu, maka Aku juga akan
melupakan anak-anakmu.”
Orang A3 telah melupakan ketetapan
TUHAN sehingga banyak ditolak di daerah lain di New Guinea, mereka berusaha
untuk mewujudkan karunia yang diberikan oleh TUHAN sebagai pemimpin di New
Guinea namun gagal, rencana demi rencana dibinasakan karena orang A3 tidak taat
kepada Elohim, berpaling dari ketetapan Elohim, orang A3 tidak mengenal Elohim,
menolak pengenalan A3 dari TUHAN dengan memberikan nama kabupaten Maybrat maka
TUHAN pun menolak Maybrat menjadi pemimpin sebab Tuhan menetapkan perjanjian
berkat diatas nama A3, TUHAN menahan karunia kepemimpinan A3, dan kepemimpinan
mereka telah terbatas pada generasi pertama namun kepada anak-anak A3 sekarang
TUHAN melupakan mereka, karena generasi terdahulu melupakan pengenalan dan pengajaran
TUHAN. harus ada upacara pendamaian dari orang A3 dengan TUHAN sebagai wujud rekonsiliasi
iman oleh orang A3 dengan TUHAN ALFA DAN OMEGA untuk mengembalikan kasih sayang
Tuhan bagi A3 yang sudah diberikan-Nya kepada mereka.
Mengaminkan kasih sayang TUHAN kepada oang A3,
maka I.S. Kijne bernyanyi bersama-sama orang A3 dalam nyanyian rohani nomor
137:1
Sudah kudapat sayang Tuhan, meskipun banyak
‘ku beraib.
Melihat itu aku heran ‘kan kasih sayang yang
ajaib.
T’lah aku tahu karunia, serta memuji
rahmat-Nya
Pada ayat
yang keempat dinyanyikan sebagai ungkapan permohonan kepada Tuhan agar jangan
mengambil karunia dari mereka;
Ya Tuhan, jangan ambil berkat karunia dari
padaku,
Dan pimpin aku sampai tamat ke pintu rumah
s’lamat-Mu
Disitulah suaraku, kekal memuji rahmat-Mu!
A3 adalah suku terkecil yang TUHAN berkenaan bagi mereka
maka DIA memberi nama kepadanya dengan panggilan A3, sebab nama A3 adalah nama
yang membuat hati TUHAN bersuka cita, nama A3 adalah nama yang memberikan
kehormatan untuk TUHAN, nama A3 adalah nama yang memberikan kemuliaan untuk
TUHAN, nama A3 adalah nama yang TUHAN pilih untuk menyebut nama-Nya, nama A3
adalah nama yang membuat hati TUHAN tergugah meninggalkan sorga untuk berjumpa
dengannya, TUHAN sangat bersukacita karena menyebut nama-Nya di atas bumi A3, oleh karena itu orang A3 wajib merendahkan
dirinya berdoa dan mencari wajah TUHAN, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang
jahat, maka Tuhan akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa-dosa A3 serta memulihkan keadaan
A3 dalam sekejap saja. 2 Tawarikh 7:14; “dan
umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari
wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar
dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”
Kejahatan yang dilakukan oleh orang A3
dengan TUHAN adalah mereka menolak pengenalan nama A3 kepada Negara ketika
pembentukkan kabupaten dengan memakai nama Maybrat kemudian disahkan dan ditetapkan
dengan nama kabupaten Maybrat, padahal sebelum daripada itu, Tuhan telah
mengesahkan dan menetapkan nama A3. Kejahatan kedua adalah melupakan pengajaran
Elohim tentang theofani. Oleh karena orang A3 melupakan pengenalan dan
pengajaran TUHAN maka mereka juga telah melupakan TUHAN Elohim.
Orang A3 harus berbalik dengan segera dan memperbaiki
kesalahan-kesalahan jahat yang telah dilakukan dengan merubah nama kabupaten
Maybrat menjadi kabupaten A3 dan menetapkan hukum theofani sebagai peraturan
daerah yang legal formal di bumi A3 untuk dijalankan. Ketika orang A3 melakukan
dua hal tersebut, menandakan bahwa mereka telah berbalik dari jalan-jalannya
yang jahat dan mendamaikan diri dengan TUHAN, maka di saat itu; mata TUHAN
terbuka dan telinga-Nya menaruh perhatian kepada doa dari bumi A3. (2 Tawarikh
7:15; “Sekarang mata-Ku terbuka dan
Telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.”).
Ketika mata TUHAN terbuka dan telinga-Nya menaruh
perhatian kepada A3, maka Tuhan akan memilih dan menguduskan bumi A3, untuk
nama-Nya tinggal di A3 sepanjang masa. (2 Tawarikh 7:16; “Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku
tinggal di situ untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ
sepanjang masa.”).
Namun jika orang A3 tidak berbalik dan tetap
meninggalkan segala ketetapan dan perintah TUHAN yang telah diberikan kepada
mereka dan pergi melakukan hal-hal lain menurut jalan-jalan yang jahat sebagai
rupa berhala, maka TUHAN akan mencabut A3 dari tanah-Nya yang telah TUHAN
berikan kepada orang A3 dan tanah yang telah dikuduskan bagi nama-Nya, akan
dibuang oleh TUHAN dari hadapan-Nya dan akan dijadikan kiasan dan sindiran
diantara segala bangsa dan setiap orang yang lewat A3 yang dulunya amat
ditinggikan itu, akan tertegun dan berkata, apakah sebenarnya TUHAN berbuat
yang demikian kepada negeri ini dan kepada tanah ini?, maka orang akan berkata:
sebab mereka telah meninggalkan TUHAN. (2 Tawarikh 7:19 - 22a; “Tetapi jika kamu ini berbalik dan meninggalkan segala ketetapan dan
perintah-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, dan pergi beribadah kepada allah
lain dan sujud menyembah kepadanya, maka Aku akan mencabut kamu dari tanah-Ku
yang telah Kuberikan kepadamu, dan rumah ini yang telah Kukuduskan bagi
nama-Ku, akan Kubuang dari hadapan-Ku, dan akan Kujadikan kiasan dan sindiran
di antara segala bangsa. Dan setiap orang yang lewat rumah yang amat
ditinggikan ini, akan tertegun dan berkata: Apakah sebabnya TUHAN berbuat yang
demikian kepada negeri ini dan kepada rumah ini? Maka orang akan berkata: Sebab
mereka meninggalkan TUHAN.”).
Oleh karena orang A3 telah menolak
Tuhan dan meninggalkan-Nya maka Tuhan mengacungkan tangan-Nya dan berperkara
dengan orang A3, membinasakan semua rencana orang A3, TUHAN telah merasa jemu
dan sesal. (Yeremia 15:6; “Engkau sendiri
telah menolak Aku, demikian firman TUHAN, telah pergi meninggalkan Aku. Maka
Aku mengacungkan tangan-Ku dan membinasakan engkau; Aku sudah jemu untuk merasa
sesal.” ).
Ada harapan yang TUHAN berikan kepada
orang A3, karena A3 dipilih langsung oleh TUHAN Elohim dari suku bangsa di muka
bumi bersama Israel, oleh sebab itu beginilah jawab TUHAN; jika engkau A3 mau
kembali, Tuhan akan kembalikan engkau menjadi pelayan (manusia pembangun) di
hadapan-Nya atas (New Guinea), dan jika A3 mengucapkan apa yang berharga dan
tidak hina, maka A3 akan menjadi penyambung lidah bagi TUHAN Elohim. Biarpun
orang fasik kembali mengajakmu, namun engkau tidak perlu kembali kepada mereka.
Terhadap A3, TUHAN akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; suku
bangsa lain akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab
TUHAN menyertai A3 untuk menyelamatkan dan melepaskan orang A3. TUHAN akan
melepaskan engkau dari tangan orang-orang jahat dan membebaskan engkau dari
genggaman orang-orang lalim”. (Yeremia 15:19-21; ”Karena itu beginilah jawab TUHAN: "Jika engkau mau kembali, Aku
akan mengembalikan engkau menjadi pelayan di hadapan-Ku, dan jika engkau
mengucapkan apa yang berharga dan tidak hina, maka engkau akan menjadi
penyambung lidah bagi-Ku. Biarpun mereka akan kembali kepadamu, namun engkau
tidak perlu kembali kepada mereka. Terhadap
bangsa ini Aku akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; mereka
akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai
engkau untuk menyelamatkan dan melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN. Aku
akan melepaskan engkau dari tangan orang-orang jahat dan membebaskan engkau
dari genggaman orang-orang lalim."). Mengaminkan penyertaan Tuhan itu I.S.
Kijne bersama orang A3 bernyanyi dalam nyanyian rohani 80:1-4
Yesus pimpinlah keneg’ri
baka,
Dan berjalanlah dimuka,
kami ikut dengan suka
Diperjalanan, Tuhan bri
iman.
Pada
ayat yang kedua, dinyanyikan sebagai tanda syukur karena Tuhan memberikan
ketekunan dan iman bagi A3 dalam menghadapi kesusahan tanpa harus mengeluh dan
putus asa;
B’rilah kami pun tahan
bertekun.
Jangan kami dalam susah,
mengeluh dan putus asa.
Jalan susah yang jadi jalan
t’rang.
Ayat
ketiga dinyanyikan sebagai senandung pujian dan hormat atas kasih sayang Tuhan
menjadi penghibur dalam setiap pencobaan maupun atas suka duka dan beban yang
dihadapi oleh A3 dalam kehidupan bersama kawan maupun menghadapi lawan;
Duka dan beban, kawan dan
teman,
Kami pikul selamanya oleh
sayang-Mu kiranya.
B’ri penghiburan di pencobaan
Ayat
yang keempat, dinyanyikan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan karena
kesetiaan-Nya mengurus A3 siang maupun malam, DIA selalu memberikan bekal di
setiap langkah sampai orang A3 kembali ke rumah Tuhan yang baka;
Uruslah tetap dalam t’rang
dan g’lap,
Langkah kami dan bekalan,
sampai pada akhir jalan,
Kami masuklah rumah-Mu
baka.
Seperti raja Salomo ketika berpaling dari jalannya
kembali mencari wajah TUHAN dan berdoa, maka TUHAN memberkati dia dan
meneguhkan takhta kerajaannya. Orang A3 terutama pembesar dan pejabat A3 ketika
berbalik dan mendamaikan diri dengan TUHAN ALFA DAN OMEGA, maka TUHAN akan
meneguhkan takhta kepemimpinanmu di pemerintahan, gereja dan lembaga-lembaga
lain sesuai dengan perjanjian yang telah TUHAN ikat dengan Raja Kambuaya, Raja
Solossa, Raja Howay, Raja Isir dan Raja Tamunete, untuk menjadi manusia-manusia
pembangun, dengan karunia kepemimpinan yang tak terputus bagi generasi A3 untuk
menjadi pemimpin di New Guinea – negeri
timur ujung bumi. Ini merupakan standard dari garis perjanjian yang diturunkan
dari raja Salomo kepada A3 sebagai umat pilihan TUHAN di ujung bumi yang
ditetapkan dalam kitab; (2 Tawarikh 7:18; “maka
Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu sesuai dengan perjanjian yang telah
Kuikat dengan Daud, ayahmu, dengan berkata: Takkan terputus keturunanmu yang
memerintah atas Israel.”).
Mengaminkan
kebaikkan Tuhan itu, maka I.S. Kijne bersama orang A3 mengucap syukur dan
bernyanyi dari nyanyian rohani 79: 1
Tuhanlah kekal Raja hati
kami; Kami tak sesal ikut firman-Mu
Beriman Teguh Pada jalan
damai.
Kemudian
ayat kedua dinyanyikan sebagai tanda syukur atas bimbingan Tuhan bagi A3 dalam
segala pencobaan dan gangguan:
Bimbing kamipun, agar
digangguan,
Kami bertekun, sampai
akhirnya
Diterang baka, kami pandang
Tuhan.
Israel berjalan mengikuti langkah kaki TUHAN – A3 berjalan mengikuti
suara TUHAN. Israel dan A3 hidup tidak sendiri, melainkan Tuhan Yesus Kristus
hidup didalam mereka, dan hidup mereka adalah hidup didalam iman sebagai
anak-anak pilihan TUHAN. (Galatia 2:20; “namun
aku hidup tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang
hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah
hidup oleh iman dalam anak Elohim yang telah mengasihi aku dan menyerahkan
diri-Nya untuk aku.”).
Dari perbukitan Midian, Tuhan
berbicara kepada Israel dan memperkenalkan diri-Nya melalui perantaraan Musa –
dari perbukitan Kayahai Tuhan berbicara kepada A3 dan memperkenalkan diri-Nya
melalui perantaraan Ruben Rumbiak. Tuhan kawal dunia dari gunung Sion di
Yerusalem – Tuhan kawal A3 dari Ikowok – Sauf dan Kayahai karena Papua Tuhan
kawal dari mansinam dan gunung Aitumieri. Mengapa harus Mansinam dan Aitumieri?
Karena mansinam tempat pertama injil masuk di Papua, dan Aitumieri tempat
ketetapan Maklumat peradaban Papua – mengapa Ikowok, mengapa Sauf dan mengapa Kayahai?
Karena Ikowok tempat pertama injil masuk ke A3 melalui jalur timur (Aitinyo),
dan Sauf tempat pertama injil masuk ke A3 melalui jalur barat (Ayamaru), dan
Kayahai tempat perjumpaan TUHAN ALFA DAN OMEGA dan tempat pemberian hukum
theofani bagi A3.
Memang A3 adalah suku paling terkecil dan dipandang lemah dalam
standard jumlahnya, namun Tuhan akan merobah A3 menjadi kaum yang besar dan
bangsa yang kuat. Maju terus, bergerak terus, semua yang digariskan oleh Tuhan,
semua yang sudah ditetapkan oleh Tuhan akan dikawal dan dikerjakan oleh Tuhan
di atas tanah yang ditetapkan oleh DIA pada waktunya, dan Tuhan akan
melaksanakannya dengan segera. (Yesaya 60:22; “Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah
akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera
pada waktunya.”).
Tuhan menetapkan perjanjian kekal pertama bagi Israel dan terakhir
Tuhan menetapkan perjanjian kasih dan karunia turun temurun bagi A3, sehingga
Ruben Rumbiak diutus dari Ambroben-Biak pergi ke Kayahai bumi A3. Kijne
menangkap agenda Tuhan yang besar atas dua suku ini, maka Kijne mengajak keduanya
bernyanyi dalam nyanyian Mazmur 81:1
Nyanyi bangsaku dan bersukacita
Bagi Tuhanku Ialah kekal
Raja Israel kekuatan kita.
Pembentukkan kabupaten Maybrat di bumi A3 semestinya diberi nama
kabupaten A3, karena untuk kawal undang-undang theofani hingga bumi A3 harus
disandingkan dengan maksud Tuhan atas mereka di akhir zaman, oleh karena itu,
nama kabupaten Maybrat harus dirobah menjadi kabupaten A3 agar berkat theofani
dan karunia kepemimpinan bagi putera puteri A3 tetap menjadi milik turun
temurun, mengalir untuk selama-lamanya sampai akhir zaman.
Semua perencanaan di bumi A3
semestinya harus mengikuti standard theofani sebagai ketetapan kekal
dari Tuhan bagi A3, dan A3 harus kawal agenda Tuhan sampai seluruh orang A3
dihubungkan dalam perjanjian kekal supaya Kayahai dibangkitkan kembali dan A3
dipulihkan kembali maka genaplah perjanjian Tuhan bagi A3.
Kekayaan bangsa-bangsa telah mengalir ke Israel, sedangkan Provinsi
Papua Barat menghadirkan tujuh kaki dian beralaskan emas, dibawa ke gunung Sion
Yerusalem dan melalui kabupaten Maybrat-A3, Noken, Keladi, Kacang tanah, Ikan
dan burung Sorga (cenderawasih) dibawa ke Yerusalem kepada keturunan Harun.
Ketika Israel dan A3 dihubungkan dalam kekuatan besar Ilahi,
kemuliaan Tuhan akan dikembalikan. Mengaminkan itu, I.S. Kijne bersama orang A3
bermazmur dalam nyanyian mazmur 121:2
Gembala Israel tak tidur, tak lelah,
Syukur, Imanuel, hu serta umat-Nya
Yang mau meneruskan hak dan keadilan.
Tentu, tentu, tentu kelak dihapuskan
Tuhan menetapkan identitas A3 didalam diri-Nya, tetapi orang A3
membangkang dan merobah ketetapan Tuhan dengan merobah nama A3 menjadi Maybrat,
bahkan hingga buku ini bersuara pun, kabupaten di bumi A3 belum menetapkan
hukum theofani sebagai suatu peraturan yang legal formal bagi A3 yang berlaku
secara universal bagi Gereja, Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun
individu orang di A3, karena menyebut nama Tuhan Alfa dan Omega di atas bumi A3
merupakan suatu kesukaan besar bagi Tuhan. (Yesaya 26:8b; “kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau.”). Menyebut nama TUHAN ALFA DAN OMEGA di bumi A3
merupakan suatu karunia besar yang diberikan oleh Tuhan bagi kita.
Siapapun boleh berjalan di A3, tetapi jangan merobah apa pun yang
ditetapkan oleh TUHAN bagi suku A3 – Siapa pun boleh pimpin A3 tetapi jangan
meninggalkan hukum theofani, karena theofani adalah hukum dan undang-undang
TUHAN yang diberikan menjadi milik kepunyaan A3, sebab didalam theofani dan
nama A3, TUHAN menetapkan berkat kepemimpinan kepada mereka, oleh karena itu
barang siapa menghormati A3 dan tunduk kepada theofani dia akan diberkati
dengan karuniai dan berkat, tetapi barang siapa tidak menghormati A3 dan tidak
mentaati hukum theofani, dia akan dikutuk dan TUHAN akan memindahkan karunia
dan berkat daripadanya.
Karunia kepemimpinan bagi A3 tidak bisa disandingkan dengan nama Maybrat,
karena nama Maybrat adalah nama yang tidak suci di hadapan Tuhan sehinggs berkat
tidak mungkin berjalan diatas kutuk. Nama Maybrat adalah nama lampau yang bernoda,
berdarah, banyak berhala, banyak perzinahan, banyak tipu muslihat, banyak
dengki, banyak iri, banyak mencemoh, banyak dendam, dan lain sebagainya.
Ketika Yakub berubah menjadi Israel di sungai Yabok, TUHAN
menetapkan kutuk dan berkat atas nama Israel. (Kejadian 32:28 dan 12:3; “Lalu kata orang itu: ”Namamu tidak akan
disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan
Elohim dan manusia, dan engkau menang. – Aku akan memberkati orang-orang yang
memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu
semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”).
Dari Yakub, Tuhan membentuk Israel, Tuhan telah menebus Israel dan
memanggil nama Israel menjadi kepunyaan milik-Nya – Dari Maybrat, Tuhan
membentuk A3 dan memanggil nama A3 menjadi kepunyaan-Nya, (Yesaya 43:5).
Oleh karena Tuhan memilih Yakub sebagai hamba-Nya, dan Israel menjadi
pilihan-Nya, maka Tuhan memanggil Israel dengan namanya – oleh Tuhan memilih
karena Ruben Rumbiak sebagai hamba-Nya, dan A3 menjadi ketetapan-Nya, maka
Tuhan memanggil A3 dengan namanya. TUHAN
menggelari Yakub dengan gelar Israel sebagai gelar kebangsaan dan TUHAN
menggelari Maybrat dengan gelar A3 sebagai gelar karunia sekalipun A3 tidak
mengenal DIA. (Yesaya 45:4 ”Oleh karena
hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu,
menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”).
Sekalipun orang A3 tidak mengenal TUHAN Elohim, namun perjumpaan
Tuhan dengan orang A3, Dia menyatakan bahwa DIA itu ada dan Dia mempersenjatai
A3 dengan karunia dan hukum theofani. (Yesaya 45:5; “Akulah
TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Elohim. Aku telah
mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”).
Elohim melakukan itu supaya orang tahu dari terbitnya matahari
sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar TUHAN. sebab Dialah TUHAN
dan tidak ada yang lain, DIA yang menjadikan terang dan menciptakan gelap dan
menjadikan nasib manusia. (Yesaya 45:6-7; “supaya
orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang
lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang
dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib
malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.”).
Israel TUHAN ciptakan – A3 TUHAN bentuk untuk memberitakan
kemasyhuran Tuhan. Yesaya 43:15 dan 21; “Akulah
TUHAN, Yang Maha kudus, Elohimmu, Rajamu, yang menciptakan Israel; - umat yang
telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.”
Tuhan mengubah Yakub menjadi Israel dan melarangnya agar jangan
ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan jangan perhatikan hal-hal yang dari zaman
purbakala – Tuhan mengubah Maybrat menjadi A3 dan melarangnya agar jangan
memperhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala (racun, suanggi, sihir, dendam,
irih) dan jangan perhatikan hal-hal yang dari purbakala itu. Tuhan hendak
membuat sesuatu yang baru , yang sekarang sudah bertumbuh, orang A3 belum
mengetahuinya? Kepada Israel Tuhan telah membuat jalan di padang gurun dan
sungai-sungai di hutan belantara. (Yesaya 43:18-19; “firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah
perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!; - Lihat Aku hendak membuat
sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya,
Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang
belantara.”).
[1]
Visum Athena adalah ketetapan Tuhan kepada orang A3 melalui Freed Athaboe pada
tahun 1985 supaya berdiri menjadi pemimpin di ujung bumi berdoa memberkati
Israel umat pilihan TUHAN. Baca selengkapnya pada Bab berikut tentang Visum
Athena.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar