Kamis, 27 Oktober 2016

MAKNA SAKRAL DIBALIK PENGUBAHAN NAMA MAYBRAT MENJADI A3 OLEH TUHAN ALFA DAN OMEGA DAN KETETAPAN KARUNIA BAGI ORANG A3 DALAM STANDARD ALKITAB

MAKNA SAKRAL DIBALIK PENGUBAHAN NAMA MAYBRAT MENJADI A3 OLEH TUHAN ALFA DAN OMEGA DAN KETETAPAN KARUNIA BAGI ORANG A3 DALAM STANDARD ALKITAB
(Kejadian 32:28; 35:9-10; 12:3)


Perjumpaan TUHAN ALFA DAN OMEGA dengan orang A3 di Kayahai melalui perantaraan hamba-Nya; rasul Ruben Rumbiak; Tuhan berfirman kepadanya untuk menyampaikan kepada lima orang raja dan menyebut nama A3 (Ayamaru, Aitinyo, Aifat), dan nama itu yang berkenaan di hati TUHAN, maka mulai saat itu sebenarnya bukan lagi disebut Maybrat tetapi A3, sebab TUHAN lah yang menetapkannya. (Kejadian 32:28; Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Elohim dan manusia, dan engkau menang.”).
Setelah Ruben Rumbiak datang dari Ambroben – Biak ke Kayahai, maka Tuhan Alfa dan Omega menampakkan diri kepadanya dan memperkenalkan diri-Nya  kepada Ruben Rumbiak   untuk menyampaikan kepada Abraham Kambuaya, Markus Solossa, Piter Howay, Simon Isir,   Habel Tamunete, bahwa “putera – puteri A3”. Penyebutan nama A3  itulah yang akan menjadi nama kesukuan-bangsa bagi mereka, dan Tuhan memberkati mereka. Memang dahulu adalah Maybrat, tetapi 
                                                        Gambar: 01. Wasiat Empat Hukum Theofani

Tuhan menyebutnya A3, maka mulai saat itu bukan lagi Maybrat melainkan A3, itulah yang menjadi nama mereka. (Kejadian 35:9-10; “Setelah Yakub datang dari Padan Aram, maka Elohim menampakkan diri pula kepadanya dan memberkati dia. Firman Elohim kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.”).    
          Perobahan nama ketetapan berkat dan kutuk. (Kejadian 12:3; “Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi mendapat berkat.” – nama A3 adalah nama yang diberikan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA maka DIA akan mengutuk orang-orang yang mengutuk A3 dan memberkati orang-orang yang memberkati A3, karena oleh A3 semua kaum di ujung bumi mendapat berkat kasih karunia.
          Pengobahan nama Yakub menjadi Israel oleh TUHAN karena ada kepentingan TUHAN yang besar sehingga jauh sebelum itu nama Yakub harus dirobah menjadi Israel, karena dari Israel akan datang berkat dan keselamatan – Pengobahan Maybrat menjadi A3 oleh TUHAN karena ada kepentingan TUHAN yang besar di waktu mendatang sehingga jauh sebelum itu nama Maybrat harus dirobah menjadi A3, karena pada hari-hari terakhir A3 akan disandingkan dengan Israel untuk kekuatan TUHAN di akhir zaman. Berbahagialah  ia  yang  membacakan  dan  mereka  yang  mendengarkan  kata-kata  nubuatan  ini, dan  yang  menuruti  apa  yang  ada  tertulis  didalamnya, sebab  waktunya  sudah  dekat”. (Wahyu 1:3).
          Penrjumpaan TUHAN dengan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak, Tuhan tidak menyebut nama Maybrat tetapi DIA menyebut nama A3 dan memberkati putera puteri A3 untuk menjadi berkat di New Guinea, dan menetapkan berkat kasih karunia tetap turun temurun selamanya bagi A3.
          Ketika Tuhan mengobah Yakub menjadi Israel, ketetapan berkat dan kutuk menyertai Yakub, sehingga siapapun di bumi ini memberkati Israel dia akan diberkati, dan siapa pun yang mengutuknya dia akan dikutuk oleh Tuhan yang memberikan nama Israel – ketika Tuhan mengobah Maybrat menjadi A3, ketetapan karunia berkat dan kutuk pun menyertai A3, dan siapa pun di muka bumi ini mengutuk A3 akan dikutuk oleh Tuhan dan siapa pun yang memberkati A3 dia akan diberkati.
          Mengutuk nama yang ditetapkan oleh TUHAN Elohim berarti mengutuk TUHAN sebagai pemberi nama, tetapi memberkati nama yang diberikan itu berarti memberikan kehormatan dan sanjungan kepada TUHAN Elohim. Nama Israel adalah nama yang kudus karena disebut keluar dari mulut TUHAN Elohim Yang Maha Kudus – A3 adalah nama yang kudus karena disebut keluar dari mulut TUHAN Alfa dan Omega yang kudus.
          Sebelum TUHAN menyebut nama A3, terlebih dahulu TUHAN awali dengan penyebutan nama-Nya (AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA), kemudian nama A3 disebut. Dengan mengawali nama-Nya, sebagai dasar kekudusan atas penetapan nama A3, artinya A3 dikuduskan oleh TUHAN, oleh karena itu jangan melanggar kekudusan nama Tuhan karena nama TUHAN adalah nama yang kudus. (Imamat 22:32; “Janganlah melanggar kekudusan nama-Ku yang kudus, supaya Aku dikuduskan di tengah-tengah orang Israel, sebab Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.;). Orang A3 harus meninggikan TUHAN dari bumi, maka DIA akan menarik semua orang datang kepada-Nya (Yohanes 12:32; “dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.”).
          Ketika Yakub berobah nama menjadi Israel, Tuhan memberkatinya menjadi berkat bagi segala kaum di muka bumi – ketika Maybrat berobah menjadi A3, Tuhan memberkatinya menjadi berkat (manusia-manusia pembangun) di New Guinea “kaum di ujung bumi”. (Kejadian 12:3b; “olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”).
          Yakub berobah menjadi Israel karena Israel milik pusaka TUHAN Elohim. (Yesaya 19:25; “yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku”) – Maybrat berobah menjadi A3 karena A3 milik kepunyaan-Nya. (Mazmur 2:8b; “dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.”).
          Waktu Yakub belum berobah menjadi Israel, Tuhan Elohim tidak menjadikannya sebagai milik pusaka-Nya karena nama Yakub adalah nama penipu, karena satu perbuatan menyimpang akan merusakan kekudusan, mengapa harus kudus, karena berkat tidak bisa berjalan di atas kutuk. Demi kepentingan Tuhan, maka Yakub dirobah namanya menjadi Israel karena nama Israel adalah nama kebangsaan, nama Israel adalah nama pangeran, nama Israel adalah nama kerajaan sebab Yerusalem akan menjadi pusat kerajaan damai, maka diangkatnya menjadi harta pusaka milik-Nya untuk selama-lamanya – ketika Maybrat belum berobah menjadi A3, Tuhan Alfa dan Omega tidak akan menjadikannya sebaga milik kepunyaan-Nya di ujung bumi, karena nama Maybrat adalah nama yang berat, nama Maybrat adalah nama yang kelam dengan masa lalu yang penuh dengan kedangingan, sebutan nama Maybrat keluar dari mulut manusia sedangkan nama A3 keluar langsung dari mulut Tuhan Alfa dan Omega, Maybrat dibentuk dari hati dan pikiran manusia, A3 dibentuk dari hati dan pikiran Tuhan. Maybrat adalah nama yang penuh dengan kepentingan diri sendiri (egoisme, margaisme) nama Maybrat penuh dengan percideraan, nama yang penuh dengan roh pemecah, nama yang penuh dengan kedengkian, nama yang penuh dengan pesta pora, nama yang penuh dengan ambisi kotor, nama yang penuh dengan dendam. Nama Maybrat adalah nama yang seutuhnya dikendalikan oleh kedagingan. (Galatia 5:19-21). Dan Maybrat adalah nama yang tidak bisa diberkati, karena berkat tidak bisa berjalan di atas kutuk; demi kehormatan nama Tuhan Elohim, maka nama Maybrat dirobah menjadi A3 oleh Tuhan sendiri demi kepentingan-Nya, sebab segala sesuatu dari DIA, oleh DIA dan untuk DIA. (Kolose 1:16b: “segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”). Israel menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi kemudian menjadi sebuah bangsa dan kerajaan – A3 menjadi berkat bagi kaum di ujung bumi kemudia dalam standard ketetapan Israel menjadi sebuah bangsa, A3 akan menjadi penggenapan standard itu, walaupun A3 adalah suku yang paling kecil dari semua suku, dan Tuhan akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya. (Yesaya 60:22; “Sebab yang paling terkecil akan menjadi yang kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.”).
          Yakub berobah menjadi Israel adalah sebuah misteri bagi Yakub, sekalipun Yakub tidak mengenal Tuhan Elohim yang mengubah namanya, namun Tuhan tetap adalah Tuhan dan tidak ada yang lain selain DIA – Maybrat berobah menjadi A3 adalah suatu misteri Ilahi bagi Maybrat, sekalipun Maybrat tidak mengenal Tuhan Alfa dan Omega, yang memanggil A3 keluar dari Maybrat, namun Tuhan Alfa dan Omega tetap adalah Tuhan, tidak ada yang lain selain DIA. (Yesaya 45:5; “Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain: kecuali Aku tidak ada Elohim. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”).
          A3 akan binasa jika tidak mengenal Tuhan Alfa dan Omega, apabila A3 menolak pengenalan nama A3, maka Tuhan akan menolak A3; dan apabila orang A3 melupakan pengajaran tentang theofani, maka Tuhan juga akan melupakan anak-anak A3. (Hosea 4:6; “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Elohim; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Elohimmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.”). Kesalahan orang tua A3 saat ini membuat Tuhan Alfa dan Omega melupakan generasi A3 di waktu-waktu yang akan datang. Akan terjadi degradasi kepemimpinan bagi generasi A3 di masa-masa yang akan datang karena kesalahan orang tua A3 saat ini yang tidak mengenal Tuhan, menolak pengenalan nama A3, dan melupakan theofani.
 Karunia kepemimpinan ditetapkan bagi A3, ditetapkan dalam waktu yang berbatas namun kasih karunia tetap menjadi turun temurun. Agar supaya karunia kepemimpinan itu terus berlanjut, maka atas dasar “Hosea 4:6” orang A3 harus melakukan pendamaian bersama TUHAN dengan cara merobah nama Maybrat menjadi A3, dan menetapkan hukum theofani sebagai peraturan daerah A3 yang legal formal secara universal, dan jangan mendirikan patung dalam bentuk apa pun jika sudah ada harus dirobohkan demi keselamatan A3 di hadapan Tuhan, menetapkan theofani sebagai kurikulum belajar siswa siswi di lingkup A3, baik sekolah maupun sekolah minggu agar anak-anak A3 jangan dilupakan oleh TUHAN Elohim karena theofani dilupakan, dan theofani sebagai sistim nilai yang harus disosialisasikan kepada semua orang A3, baik di gereja-gereja, masyarakat, pemerintah, maupun pergerakan-pergerakan sosial, budaya, dan agama.
Orang A3 adalah umat TUHAN yang atas mereka nama TUHAN disebut, segera merendahkan diri, berdoa, dan mencari wajah TUHAN dan berdamai bersama TUHAN dan berbalik dari jalan yang tidak sesuai dengan ketetapan TUHAN, maka DIA akan mengampuni kesalahan dan dosa-dosa orang A3 serta memulihkan keadaan negeri A3 dalam sekejap saja. (2 Tawarikh 7:14; “dan Umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan memulihkan negeri mereka.”).
Ketika A3 mendamaikan diri dengan TUHAN, maka mata TUHAN akan terbuka dan telinga-Nya menaruh perhatian kepada semua doa dari bumi A3.   (2 Tawarikh 7:15; “sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.”). Waktu A3 mendamaikan diri dengan TUHAN, maka Tuhan akan memilih dan menguduskan A3 supaya nama-Nya tinggal di A3 untuk selama-lamanya, maka mata dan hati Tuhan akan ada di A3 sepanjang masa.   (2 Tawarikh 7:16; “Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal disitu untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku aka nada disitu sepanjang masa.”).
Mengenai orang A3, seperti raja Salomo ketika berbalik kepada Tuhan Elohim bahwa, jika mereka hidup di hadapan TUHAN Alfa dan Omega dan berbuat sesuai dengan segala yang DIA perintahkan kepada mereka dan tetap mengikuti semua ketetapan dan peraturan Tuhan dalam theofani, maka Tuhan akan meneguhkan takhta pemerintahan A3 sesuai dengan perjanjian yang telah Tuhan ikat dengan lima raja A3 terdahulu dan Tuhan akan berkata bahwa takkan terputus keturunan A3 yang memerintah atas New Guinea - Papua. (2 Tawarikh 7:17-18; “Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, Ayahmu, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu sesuai dengan perjanjian yang telah Kuikat dengan Daud, ayahmu, dengan berkata: Takkan terputus keturunanmu yang memerintah atas Israel.”).
Tetapi jika orang A3 berbalik dan meninggalkan segala ketetapan dan perintah yang telah TUHAN berikan kepada mereka dan melakukan hal lain, maka TUHAN akan mencabut A3 dari tanah kepunyaan TUHAN  yaitu bumi A3 yang telah diberikan kepada mereka dan bumi A3 yang telah dikuduskan bagi nama TUHAN, akan dibuang oleh TUHAN dari hadapan-Nya dan Tuhan akan menjadikan A3 sebagai kiasan dan sindiran diantara segala bangsa. Dan setiap orang yang lewat di bumi A3 yang dulunya amat ditinggikan itu, akan tertegun dan berkata: Apakah sebabnya TUHAN berbuat yang demikian kepada negeri ini dan kepada bumi A3?, maka orang akan berkata: sebab mereka meninggalkan TUHAN ALFA DAN OMEGA. (2 Tawarikh 7:19,20,21, dan 22a). 

THEOFANI DALAM PANDANGAN ALKITAB

THEOFANI DALAM PANDANGAN ALKITAB

Oleh
HAMAH SAGRIM

THEOFANI = FIRMAN = HUKUM = UNDANG-UNDANG =PERATURAN=KETETAPAN=PERINTAH
(Yohanes 1:1-3), (2 Raja-raja 17:13; 17:34), (Yesaya 51:4), (Ibrani 8:10; 10:16),
(Keluaran 21:1), (Imamat 18:4-5, 26; 19:37; 20:22; 25:18),
(Bilangan 15:16), (Ulangan 4:8; 7:11-12),(Ulangan 8:11; 11:1; 26:16-17)


Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim, Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim. Segala sesuatu dijadikan oleh DIa dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
(Yohanes 1:1-3).
          Theofani adalah firman yang disampaikan oleh Tuhan Alfa dan Omega kepada orang A3. Oleh karena maklumat theofani maka perjanjian karunia kepemimpinan bagi A3 ditetapkan. Tuhan telah membuat ketetapan dan janji besar bagi orang A3 untuk menjadi pemimpin di New Guinea. Cara kerja TUHAN adalah mengawali dengan perjanjian kemudia berkat itu diberikan, dalam pengertian bahwa berkat TUHAN tidak bisa mendahului perjanjian-Nya. Jika tak ada perjanjian TUHAN maka tak ada karunia berkat atas kebangsaan. Ketika Tuhan berjanji kepada Abraham, Ishak, dan Yakub – Israel bahwa mereka akan menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi, maka Yesus Anak Daud lahir sebagai penggenapan perjanjian TUHAN bagi orang Israel.

TUHAN telah memperingatkan kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan semua tukang tilik: “berbaliklah kamu daripada jalan-jalanmu yang jahat itu dan tetaplah ikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, sesuai dengan segala undang-undang yang telah kuperintahkan kepada nenekmoyangmu dan yang telah Kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba-hamba-Ku.         (2 Raja-raja 17:13).
          TUHAN telah memperingatkan orang A3 dengan theofani sebagai undang-undang-Nya yang disampaikan kepada orang tua terdahulu (Abraham Kambuaya, Simon Isir, Piter Howay, Markus Solossa, Habel Tamunete) dengan perantaraan rasul Ruben Rumbiak agar orang A3 “berbalik dari jalan yang jahat dan mengikuti perintah dan ketetapan TUHAN sesuai dengan empat hukum theofani: “Pelihara Kesatuan, Kerendahan Hati, Kasih, dan Kehormatan kepada semua orang. Maka Kasih karunia tetap menjadi turun temurun.”
          Di seluruh dunia, undang-undang  Negara dan peraturan bangsa disusun, ditetapkan dan disahkan oleh manusia, tetapi bangsa Israel di timur tengah TUHAN menulis, menetapkan dan mengesahkan undang-undang sepuluh hukum taurat bagi mereka, kemudian di timur jauh ujung bumi suku A3 TUHAN menyusun, menetapkan dan mengesahkan undang-undang empat hukum theofani bagi mereka karena DIA menjadi TUHAN mereka dan memilih mereka sebagai umat-Nya. (Ibrani 8:10; “Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.”).
          Israel dipilih oleh TUHAN sebagai harta pusaka-Nya maka ditetapkan sepuluh hukum taurat untuk mengatur Israel – A3 dibentuk dengan tangan TUHAN di timur jauh ujung bumi sebagai harta karun-Nya, maka ditetapkanlah empat hukum theofani untuk mengatur A3. (Yesaya 19:25).
Israel TUHAN jaga mereka, maka di gunung Sinai TUHAN membuat ketetapan sepuluh hukum taurat sebagai perintah dan peraturan kepada mereka melalui nabi Musa, oleh karena itulah orang Israel sangat hati-hati dan selalu ingat akan TUHAN ELOHIM mereka, dengan berpegang pada sepuluh hukum taurat sebagai perintah, peraturan dan ketetapan TUHAN Elohim mereka yang disampaikan melalui nabi Musa untuk menyampaikan kepada mereka – A3 TUHAN tuntun mereka, maka di Kayahai bumi A3 TUHAN membuat ketetapan empat hukum theofani sebagai perintah dan peraturan kepada mereka melalui rasul Ruben Rumbiak, oleh karenanya orang A3 harus hati-hati supaya tidak melupakann TUHAN ALFA OMEGA mereka dengan berpegang kepada theofani sebagai perintah, peraturan, dan ketetapan Tuhan yang disampaikan melalui perantaraan rasul Ruben Rumbiak untuk menyampaikan kepada mereka. (Ulangan 8:11; “Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Elohimmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.”).
A3 harus mengasihi TUHAN, Elohim, dan setia melakukan kewajiban mereka terhadap TUHAN dengan senantiasa berpegang pada semua ketetapan TUHAN tentang theofani sebagai peraturan, dan perintah TUHAN mereka. (Ulangan 11:1; ”Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Elohimmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap DIA dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya, dan perintah-Nya.”).
Ketika TUHAN ALFA DAN OMEGA berbicara kepada orang A3 melalui perantaraan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak tentang ketetapan dan peraturan theofani, sesungguhnya pada hari itu juga TUHAN memerintahkan orang A3 untuk melakukan theofani itu dengan setia, dengan segenap hati dan segenap jiwa. (Ulangan 26:16; “Pada hari ini TUHAN, Elohimmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu.”).
Ketika orang A3 telah menerima janji daripada TUHAN ALFA DAN OMEGA, pada waktu itu juga DIA menjadi TUHAN mereka maka A3 harus hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN kepada mereka melalui theofani dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan TUHAN dalam theofani dan mendengarkan suara-Nya. (Ulangan 26:17; “Engkau telah menerima janji daripada TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Elohimmu, dan engkau pun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya.”).
Ketika A3 berjanji untuk melakukan theofani dengan baik dan benar sebagai ketetapan TUHAN, maka DIA menerima janji dari orang A3 pada hari itu juga, dan mengangkat A3 menjadi bagian dari umat kesayangan-Nya, sesuai yang dijanjikan TUHAN kepada A3 dalam perjumpaan-Nya melalu perantaraan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak,  dan bahwa A3 akan berpegang pada segala perintah TUHAN dalam theofani, dan TUHAN pun akan mengangkat A3 di atas segala suku yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka A3 akan menjadi umat yang kudus di timur jauh ujung bumi bagi TUHAN ALFA DAN OMEGA mereka, maka kasih karunia yang TUHAN tetapkan menjadi milik A3 untuk selama-lamanya. (Ulangan 26:18-19; “Dan TUHAN telah menerima janji daripadamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya.” – dan Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Elohimmu, seperti yang dijanjikan-Nya.”).
Tak ada bangsa besar di dunia yang mempunyai ketetapan dan peraturan yang begitu sangat adil seperti seluruh hukum taurat dan hukum theofani yang ditetapkan oleh TUHAN kepada bangsa Israel dan suku A3. (Ulangan 4:8; “Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?”.). Oleh karena kebaikan TUHAN dalam menetapkan hukum theofani bagi A3, jadi orang A3 harus berpegang pada perintah, dan ketetapan dan peraturan theofani yang disampaikan TUHAN ALFA DAN OMEGA pada waktu itu di bumi A3 untuk dilakukan sehingga kasih karunia tetap menjadi bagian turun temurun A3, karena jika orang A3 mendengarkan peraturan theofani serta melakukannya dengan setia maka kepada orang A3 TUHAN akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan oleh DIA dengan sumpah kepada orang terdahulu A3 tentang ketetapan kasih karunia menjadi bagian turun temurun mereka di New Guinea. (Ulangan 7:11-12; “Jadi berpeganglah pada perntah, yakni ketetapan dan peraturan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilaksanakan.” – “Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, maka terhadap engkau TUHAN, Elohimmu, akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan-Nya dengan sumpak kepada nenek moyangmu.”).
Hukum theofani yang ditetapkan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA bagi orang A3 ini berlaku bagi orang A3 dan juga berlaku bagi orang asing yang tinggal di A3. (Bilangan 15:16; “Satu hukum dan satu peraturan berlaku bagi kamu dan bagi orang asing yang tinggal padamu.”).
Orang A3 harus melakukan hukum theofani dengan serius karena theofani merupakan ketetapan TUHAN dan hidup menurut semua yang ditetapkan dalam theofani itu. Karena orang yang menghormati theofani dan melakukannya, akan dikawal dan diamankan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA sepanjang hidupnya. (Imamat 18:4-5; “Kamu harus lakukan peraturan-Ku dan harus berpegang pada ketetapan-Ku dengan hidup menurut semuanya itu; Akulah TUHAN, Elohimmu.” – “Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan peraturan-Ku. Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya: Akulah TUHAN.”).
Jikalau orang A3 tidak mendengarkan TUHAN ALFA DAN OMEGA, maka DIA akan lebih keras menghajar A3 dan TUHAN akan mematahkan kepemimpinan putera puteri A3 yang dibanggakan dan membuat langit di atas mereka sebagai besi dan tanah mereka sebagai tembaga kerasnya sehingga jerih payah dan kerja keras yang dilakukan oleh putera puteri A3 untuk menjadi manusia pembangun di New Guinea akan mengalami kegagalan sampai tenaga mereka habis dengan sia-sia, tanah mereka tidak akan memberikan hasilnya dan pohon-pohonan di A3 tidak akan memberikan buahnya, bahkan danau Ayamaru pun kering, ikan-ikan mengalami penyusutan menjadi kecil, segala usaha ladang mengalami penurunan karena kesalahan orang A3. (Imamat 26:18-20; “Dan jikalau kamu dalam keadaan yang demikian pun tidak mendengarkan Daku, maka Aku akan lebih keras menghajar kamu sampai tujuh kali lipat karena dosamu, dan Aku akan mematahkan kekuasaanmu yang kaubanggakan dan akan membuat langit di atasmu sebagai besi dan tanahmu sebagai tembaga. Maka tenagamu akan habis dengan sia-sia, tanahmu tidak akan memberikan hasilnya dan pohon-pohonan di tanah itu tidak akan memberikan buahnya.” ).
Dengan demikian orang A3 harus berpegang pada segala ketetapan TUHAN dan segala peraturan TUHAN dalam theofani serta melakukan semuanya, supaya A3 jangan dimuntahkan oleh negeri yang TUHAN bawa orang A3 tinggal di sana. (Imamat 20:22; “Demikianlah kamu harus berpegang pada segala ketetapan-Ku dan segala peraturan-Ku serta melakukan semuanya itu, supaya jangan kamu dimuntahkan oleh negeri ke mana Aku membawa kamu untuk diam di sana.” ).
 Akan tetapi orang A3 akan diam di tanah negeri mereka A3 dengan aman dan tenteram jikalau melakukan ketetapan TUHAN ALFA DAN OMEGA dalam theofani dan tetap berpegang pada peraturan TUHAN dan melakukannya. (Imamat 25:18; “Demikianlah kamu harus melakukan ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-Ku serta melakukannya, maka kamu akan diam di tanahmu dengan aman dan tenteram.”).
A.   Korelasi Empat Hukum Theofani Dengan Sepuluh Hukum Taurat
Berikut kita akan mengurai korelasi empat hukum theofani dengan sepuluh hukum taurat dalam pandangan Alkitabi sebagai berikut:
1.    Hukum Theofani pertama: Pelihara Kesatuan; Korelasinya dengan sepuluh hukum Taurat mencakup:
a.    Jangan Berzinah; sebab perbuatan zinah mengakibatkan pertengkaran dan pertikaian antar sesame yang berhujung pada perpecahan dan akhirnya perintah untuk pelihara kesatuan menjadi gagal. (Keluaran 20:14).
b.    Jangan Mangucapkan saksi dusta tentang sesamamu; sebab perbuatan saksi dusta adalah perbuatan yang akan mengakibatkan pertengkaran yang berhujung pada perpecahan sehingga perintah untuk pelihara kesatuan menjadi gagal. (Keluaran 20:16).
2.    Hukum Theofani kedua adalah: Kerendahan Hati; Korelasinya dengan sepuluh hukum Taurat mencakup:
a.    Kasihilah Tuhan, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu; sebab perbuatan kasih adalah perbuatan yang datang dari orang yang memiliki kerendahan hati.        (Matius 22:37).
b.    Kasihilah Sesamamu Manusia seperti dirimu sendiri; sebab orang yang memiliki kasih adalah orang yang memiliki hati yang lembut, hati yang penuh kasi, orang yang murah hati, panjang sabar, adalah perbuatan dari orang-orang yang memiliki kerendahan hati. (Matius 22:39).
3.     Hukum Theofani ketiga adalah: Kasih; Korelasinya dengan sepulu hukum Taurat mencakup:
a.    Kasihilah Tuhan Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu; sebab dengan mengasihi Tuhan membuat hati TUHAN bersukacita, dengan mengasihi TUHAN membuat mata Tuhan memperhatikan kita setiap saat, dengan mengasihi TUHAN membuat Tuhan senantiasa menjaga, melindungi dan membela kita dihadapan musuh-musuh kita, mengasihi TUHAN berarti kita telah mengundang Tuhan untuk datang kepada kita, dengan mengasihi TUHAN membuat Tuhan mengasihi kita setiap saat, karena kasih yang besar membuat hati TUHAN terpikat kepada kita. (Matius 22:37).
b.    Kasihilah Sesamamu Manusia seperti dirimu sendiri; sebab kasih yang besar membuat orang bersukacita, kasih mendatangkan kedamaian, kasih menghilangkan pertikaian, kasih menghilangkan perselisihan, kasih menghilangkan amarah, kasih menghilangkan kekerasan, kasih memberikan kelembutan, kasih menghilangkan irih hati, kasih menghilangkan ego, kasih menutupi segala-galanya. (Matius 22:39).
c.    Jangan membunuh; hati yang belas kasih itu penuh mengasihi, memberikan kasih sayang kepada semua orang, mengampuni orang, tidak membunuh. (Keluaran 20:13).
4.    Hukum Theofani keempat adalah: Kehormatan Kepada Semua Orang; korelasinya dengan hukum Taurat mencakup:
a.    Jangan ada padamu Elohim lain di hadapanmu; Agar supaya Tuhan Elohim menghormatimu, mengasihimu, melindungimu, menjagamu, dan memberkatimu. (Keluaran 20:3).
b.    Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas atau yang ada di dalam air di bawah bumi; Supaya TUHAN jangan cemburu dan membencimu, menolakmu, berperkara denganmu, menggagalkan semua impianmu, membinasakanmu, berpaling darimu. (Keluaran 20:4).
c.    Jangan menyebut nama TUHAN Elohimmu dengan sembarangan, sebab, TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. Nama Tuhan adalah nama yang penuh kuasa, dengan menghormati nama TUHAN berarti kita menghormati diri kita sendiri. Tidak menghormati nama TUHAN maka TUHAN tidak mengenalmu dan membuatmu terhina. (Keluaran 20:7).
d.    Ingat dan kuduskanlah hari sabat; sebab Tuhan memberkati hari sabat dan menguduskannya oleh karenanya demi kehormatan dan kekudusan Tuhan kita harus setia menguduskan hari yang ditetapkan TUHAN, sebab jika ketetapan itu dilanggar maka TUHAN memberikan hukuman. (Keluaran 20:8).
e.    Hormatilah Ayahmu dan Ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Elohimmu, kepadamu; sebab orang tua adalah Tuhan kedua, maka dengan menghormati orang tua berarti menghormati Tuhan, dengan menghormati orang tua, maka kita telah menjaga bagian yang terhormat dari diri kita sendiri. Menjaga orang tua adalah menjaga kehormatan kita. (Keluaran 20:12).
f.     Jangan mencuri; mencuri adalah perbuatan tidak terhormat. Perilaku demikian adalah perilaku yang tidak menjaga kehormatan kita. (Keluaran 20:16).
g.    Jangan mengingini rumah sesamamu, jangan mengingini isterinya atau hambanya perempuan, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu; sebab keinginan adalah perbuatan daging yang penuh dengan hawa nafsu, serakah, perilaku tidak terhormat. (Keluaran 20:17).
Hukum yang terbesar dan yang terutama dari empat hukum theofani dan sepuluh hukum taurat ialah KASIH kepada Tuhan dan KASIH kepada sesama manusia.

B.   Empat Hukum Theofani Implikasi Buah Roh
Empat hukum theofani merupakan implikasi (turunan karunia) buah-buah roh yang ditetapkan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA kepada suku A3. Empat hukum theofani adalah:
1.    Pelihara Kesatuan
2.    Kerendahan Hati
3.    Kasih, dan
4.    Kehormatan kepada Semua Orang; Kasih Karunia tetap menjadi turun temurun.
Buah-buah roh adalah:
1.    Kasih
2.    Sukacita
3.    Damai Sejahtera
4.    Kesabaran
5.    Kemurahan
6.    Kebaikan
7.    Kesetiaan
8.    Kelemah lembutan
9.    Penguasaan diri
Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Galatia 5:22-23). Berikut gambar hubungan implikasi buah roh dan theofani berdasarkan makna dan fungsi masing-masing:

Gambar: 01Implikasi Buah-buah Roh dalam THEOFANI

Theofani adalah anak kandung dari buah roh yang dilahirkan dari kandungan rohani TUHAN, untuk A3 di negeri timur jauh ujung bumi, tempat matahari terbit -  Theofani adalah anak sulung buah roh yang dilahrikan pertama bagi orang A3. Buah roh dilahirkan dari janin TUHAN Elohim kepada Israel, kemudia dari janin buah roh theofani dilahirkan untuk A3.
Kelahiran buah-buah roh menandakan suatu perjanjian cinta kasih yang abadi dan kekal dari TUHAN Elohim kepada bangsa Israel – kelahiran theofani menunjukkan karunia perjanjian cinta kasih yang abadi dan kekal dari TUHAN ALFA DAN OMEGA kepada suku A3. Yesus pokok rohani – Israel pohon rohani – A3 buah rohani.
TUHAN Elohim memilih Israel sebagai pusaka rohani-Nya karena anak-Nya Yesus Kristus akan lahir di Betlehem, maka bintang-Nya dari timur pergi ke Betlehem-Israel untuk menyambutnya. (Matius 2:2) – TUHAN ALFA DAN OMEGA mempersiapkan A3 di ujung bumi sebagai harta karun rohani karena TUHAN Elohim menyerahkannya kepada anak-Nya Yesus Kristus sebagai milik kepunyaan-Nya. (Mazmur 2:8b; “dan ujung bumi menjadi milik kepunyaanmu.”), maka bintang-Nya dari timur tengah datang ke negeri timur ujung bumi (Papua) dan diikuti oleh Ottow dan Geissler lalu berhenti di Mansinam sebagai tanda bahwa Yesus Kristus telah hadir di tanah Papua milik kepunyaan-Nya dan Yesus mengutus malaikat-Nya menjelaskan tentang identitas diri-Nya kepada orang Papua bahwa Dia adalah tunas dari keturunan Daud, bintang timur yang gilang gemilang. (Wahyu 22:16; “Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberikan kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang”), dan bintang timur itu dikaruniakan kepada negeri timur ujung bumi (Wahyu 2:28; “dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang timur”). A3 adalah suku kecil di ujung bumi yang diserahkan kepada Yesus Kristus sebagai milik kepunyaan-Nya. A3 memang suku yang sangat terkecil di tanah Papua seperti Betlehem di tanah Yehuda, namun dia sesekali bukanlah yang terkecil. Sebab dari A3 Tuhan tetapkan menjadi pemimpin untuk memimpin umat-Nya di timur jauh ujung bumi. (Matius 2:6; “Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel).
Oleh karena A3 menjadi milik kepunyaan Kristus Yesus yang sudah ditebus oleh darah-Nya dan menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginan mereka. (Galatia 5:24; “Barang siapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya”). Olehsebab itu, A3 jangan gila gormat, jangan saling menantang dan jangan salling mendengki. (Galatia 5:26; “dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.”), inilah makna sesungguhnya dari hukum keempat theofani, yaitu jaga kehormatan kepada semua orang.
Hukum theofani adalah anak sulung dari buah roh sebagai undang-undang yang mengatur orang A3 agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan daging seperti; percabulan, kecemaran, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri (egois), percideraan, roh perpecahan, kedengkian, kemabukan, pesta pora, penyembahan berhala, dan sebagainya. Terhadap semua itu, TUHAN peringatkan A3 dalam ketetapan theofani, dan jika ada diantara orang A3 yang melakukan hal-hal demikian, dia tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Elohim. (Galatia 6:19-21; “Perbuatan daging telah nyata, yaitu; percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu – seperti yang telah kubuat dahulu – bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Elohim.”).
Israel TUHAN membuat undang-undang mereka dengan sepuluh hukum taurat karena TUHAN yang memerdekakan Israel – A3 TUHAN susun undang-undang mereka dengan empat hukum theofani karena A3 telah dimerdekakan oleh Yesus Kristus. (Roma 6:6 dan 22; “Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran; - Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Elohim, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup kekal.”). Supaya A3 sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan mereka, oleh karena itu A3 harus berdiri teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. (Galatia 5:1; “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”). orang A3 adalah manusia pembangun yang sudah dijanjikan oleh TUHAN bukan menjadi perhambaan, “bertobatlah!”.
Kebebasan bangsa Israel keluar dari Mesir, diawali dengan perjumpaan TUHAN dengan mereka melalui perantaraan nabi Musa – Kepemimpinan A3 diawali dengan perjumpaan TUHAN ALFA DAN OMEGA dengan mereka melalui perantaraan rasul Ruben Rumbiak. (Keluaran 3:14 dan peristiwa theofani).
Jika TUHAN ALFA DAN OMEGA tidak mengikat perjanjian dan ketetapan karunia kepemimpinan kepada A3, maka tidak ada kemasyhuran pemimpin dari putera puteri A3 yang tersohor seperti Gubernur, Bupati, Walikota, Rektor, dan Ketua Sinode – theofani adalah fondasi berdirinya bangunan kepemimpinan orang A3 – theofani adalah awal dari karunia kepemimpinan putera puteri A3.
TUHAN memperkenalkan diri-Nya terakhir di Kayahai bumi A3 dan memberikan hukum theofani sebagai yang akhir karena permulaan di tanah Midian TUHAN memperkenalkan dirinya sebagai yang awal dan memberikan sepuluh hukum taurat sebagai yang pertama bagi Israel di gunung Sinai.
TUHAN menyebut nama-Nya di A3 karena Tuhan membentuk A3 dengan tangan-Nya sendiri– TUHAN menyebut nama-Nya di Israel karena Tuhan memilih Israel sebagai pusaka-Nya. (Yesaya 19:25; “yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel milik pusaka-Ku.”). Tiga bangsa yang disebutkan ini, yaitu; Mesir, Israel Asyur telah ada semenjak peradaban dunia pertama zaman mula-mula. Dalam perkembangan berikutnya, Mesir dan Israel masih ada namun Asyur telah hilang, entah siapakah Asyur yang hilang? Para ahli sedang melacak bangsa ini apakah orang-orang yang dahulu hidup di Asyur itu telah punah ataukah dimusnahkan? Para ilmuwan mengatakan bahwa inilah sebuah ayat yang terselip dengan pembuktian yang misterius.
Ketetapan bangsa Israel diberikan oleh TUHAN ketika Yakub berubah menjadi Israel di sungai Yabok – ketetapan A3 oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA di Kayahai dalam agenda TUHAN dan merupakan suatu misteri. Ketika Yakub berubah menjadi Israel TUHAN menetapkan berkat dan kutuk di atasnya, karena dari Israel segala bangsa di muka bumi akan mendapat berkat – ketika Maybrat berubah menjadi A3, TUHAN menetapkan karunia kepemimpinan bagi mereka bahwa putera puteri A3 akan menjadi manusia-manusia pembangun (menjadi berkat) di New Guninea “bangsa negeri timur”. (Kejadian 12:3).
Theofani adalah undang-undang yang melindungi A3, oleh karena itu jikalau orang A3 taat dan menjalani hukum theofani dengan baik dan benar, maka TUHAN akan membuat A3 menjadi bangsa yang besar, dan memberkati A3 serta membuat nama A3 masyhur; dan A3 akan menjadi berkati bagi bangsa negeri timur. (Kejadian 3:11).
Yakub berubah menjadi Israel karena dari Israel Yesus Kristus Juru Selamat lahir dan dari Israel keluar firman Tuhan dan pengajaran dari gunung Sion – Maybrat berubah menjadi A3 karena ada kepentingan TUHAN yang nanti lahir dari A3 bagi keselamatan dunia di akhir zaman.
Israel bangsa perjanjian penerima sepuluh hukum taurat – A3 suku penggenapan penerima empat hukum theofani. (Keluaran 20:3-17). Tuhan berbicara langsung dari langit kepada Israel melalui perantaraan nabi Musa – Tuhan berbicara langsung dari langit kepada A3 melalui perantaraan rasul Ruben Rumbiak. (Keluaran 20:22; “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: Kamu sendiri telah menyaksikan, bahwa Aku berbicara dengan kamu dari langit.”).

THEOFANI UNDANG-UNDANG TUHAN BAGI A3 TAURAT UNDANG-UNDANG TUHAN BAGI ISRAEL

THEOFANI UNDANG-UNDANG TUHAN BAGI A3

TAURAT UNDANG-UNDANG TUHAN BAGI ISRAEL

Oleh
HAMAH SAGRIM 

Taurat dan Theofani Adalah Firman; dan Ketetapan; dan Peraturan yang TUHAN Firmankan, TUHAN tetapkan yang TUHAN Ikat
Sebagai Perjanjian Kepada A3
(Yohanes 1:1-5, 10,12), (Keluaran 20:1-17), (Ulangan 5:1-21)


Theofani adalah firman dari Tuhan kepada orang A3 yang menjadikan karunia kepemimpinan bagi putera puteri A3 untuk menjadi manusia-manusia pembangun di New Guinea, tanpa theofani, tidaka ada manusia-manusia pembangun (pemimpin-pemimpin) dari putera puteri A3; theofani tinggal bersama-sama dengan Elohim dan theofani itu adalah Firman dan firman itu adalah Tuhan Alfa Omega. Firman-Theofani pada mulanya bersama-sama dengan Elohim; TUHAN Alfa dan Omega. (Yesaya 1:1-2; “Pada mulanya adalah firman; firman itu bersama-sama dengan Elohim dan firman itu adalah Elohim.”, - “Ia pada mulanya bersama-sama dengan Elohim.”).
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia termasuk kasih karunia kepemimpinan A3 menjadi manusia-manusia pembangun, dan tanpa Dia tidak ada sesuatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan termasuk karunia kepemimpinan orang A3, jika tanpa firman-theofani, tidak ada satu kasih karunia dan kepemimpinan bagi orang A3. (Yohanes 1:3; “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu yang telah terjadi dari segala yang telah terjadi.”).  Kepemimpinan A3 terjadi karena theofani difirmankan oleh TUHAN Alfa dan Omega sebagai permulaan untuk menjadikan karunia kepemimpinan A3.
Dalam Firman-theofani, ada suatu kehidupan bagi orang A3, dan dalam hidup itu ada terang manusia bagi A3. (Yohanes 1:4; “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.”  Terang itu bercahaya di dalam kehidupan orang A3 yang gelap dan kegelapan tidak akan menguasai firman-theofani karena, firman-theofani adalah Tuhan Alfa dan Omega itu sendiri. Yohanes 1:5; “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” ).
Semua orang yang menerima firman, akan memperoleh kuasa yang diberikan oleh Tuhan supaya menjadi anak-anak Elohim, yaitu mereka yang percaya dalam nama Tuhan – semua orang A3 telah menerima Firman-theofani, yaitu firman TUHAN Alfa dan Omega, dan orang A3 memperoleh kuasa kepemimpinan, supaya menjadi anak-anak TUHAN yaitu orang A3 yang percaya dalam nama Tuhan Alfa dan Omega. (Yohanes 1:12; “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Elohim, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”).
Firman telah ada di dalam dunia dan dunia ini dijadikan oleh-Nya tetapi dunia tidak mengenal-Nya – theofani telah ada di dalam A3 dan A3 dijadikan oleh-Nya tetapi A3 tidak mengenal-Nya. (Yohanes 1:10; “Ia telah ada didalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.”). Firman Tuhan pertama kali disampaikan kepada orang Israel dan terakhir Tuhan berfirman kepada orang A3 di ujung bumi.
Kehancuran Papua, A3 bertanggung jawab karena Tuhan sudah berfirman kepada A3 di Kayahai 1951, tetapi orang A3 tidak mendengarnya, kemudian TUHAN menegur Fret Athaboe (seorang putera A3) di Athena Yunani 1985, maka visum Athena lahir di Yunani menjadi dasar yang kuat[1] tetapi firman-Nya tidak dilaksanakan dengan segera, maka Andhy Athaboe (putera A3) dikorbankan di Yerusalem-Israel sebagai persembahan yang diberikan kepada TUHAN, Kemudian Robert Isir membuat agreement dengan Israel dan diutus untuk pemimpin bangsa Papua – negeri timur ujung bumi membawa obor injil kembali ke Israel, namun tidak dijalankan sesuai keinginan TUHAN maka Putera Sulungnya dikorbankan, waktu pun berjalan namun perintah TUHAN untuk Papua berdiri bagi Israel harus dilaksanakan tetapi tidak berjalan maka Robert Isir pun TUHAN panggil pulang, maka Marhen Abraham Su, diutus sebagai Gideon bagi negeri timur ujung bumi untuk menjalankan visi TUHAN yaitu memberitahukan suku bangsa untuk berdoa memberkati Israel sebagai Pusaka Tuhan yang diberkati, karena barang siapa memberkati Israel dia akan di berkati, barang siapa mengutuk Israel dia akan dikutuk (Kejadian 12:3a). Perjanjian orang A3 dengan Israel adalah suatu ikatan yang mendatangkan berkat dan kutuk, hidup dan mati.
Isrel umat yang dipilih TUHAN sehingga Tuhan atur mereka dengan undang-undang Sepuluh Hukum Taurat – A3 diangkat di ujung bumi timur jauh sebagai anak-Nya sehingga TUHAN atur mereka dengan undang-undang Empat Hukum Theofani.
Mengapa dua suku ini diatur oleh TUHAN? karena Israel adalah suku bangsa yang tegar tengkuk, suka membangkang, melawan pemimpin, merubah undang-undang, maka mereka tidak bisa diatur hanya dengan undang-undang dunia, tetapi diatur dengan undangundang dunia berdasarkan kesepakatan bersama dan undang-undang TUHAN “sepuluh hukum taurat dipahat” berdasarkan kewenangan mutlak oleh TUHAN Abraham, Ishak dan Yakub – A3 adalah suku yang tegar tengkuk, suka membangkang, mengadili pemimpin, merobek undang-undang, sehingga mereka tidak bisa diatur hanya dengan undang-undang dunia, maka empat hukum theofani ditetapkan oleh TUHAN Alfa dan Omega secara mutlak untuk undang-undang bagi mereka.
Hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus – Hukum Theofani diberikan oleh Ruben Rumbiak, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang dari Yesus Kristus. (Yohanes 1:17;”sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.”).
Israel harta pusaka TUHAN sehingga sepuluh hukum taurat ditulis sebagai peraturan dan ketetapan untuk melindungi pusaka-Nya, itulah peraturan yang harus dipatuhi oleh Israel – A3 harta karun TUHAN sehingga empat hukum theofani ditulis sebagai peraturan dan ketetapan untuk melindungi harta karun-Nya, itulah peraturan yang harus dipatuhi oleh A3.
Ketika TUHAN memulai pekerjaan-Nya dengan Israel di timur tengah, TUHAN mempersiapkan A3 di timur jauh ujung bumi untuk penggenapan akhir dari pekerjaan TUHAN di akhir zaman. Kepemimpinan Israel adalah kepemimpinan mula-mula untuk mengerjakan agenda kerja TUHAN tahap pertama pada zaman permulaan – kepemiminan A3 adalah kepemimpinan akhir untuk mengerjakan agenda kerja TUHAN di akhir zaman sebagai tahap finishing akhir dunia. permulaan TUHAN dengan Israel dan Yehuda - TUHAN mengakhiri dengan Papua dan A3. Israel ayah Yehuda – Papua ayah A3. Yehuda dipilih diantara anak-anak Israel karena Yehuda akan dipuji oleh saudara-saudaranya, tangannya akan menekan musuhnya, kepada Yehuda akan sujud anak-anak Israel. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, dia akan naik ke suatu tempat yang tinggi, ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; tak ada satu pun yang berani membangunkannya. Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. “Kejadian 49:8-10”. Tuhan memisahkan Yehuda dari anak-anak Israel karena alasan Kejadian 49:8-10 dan atas standard itulah Tuhan memisahkan A3 dari anak-anak negeri timur. Tuhan memilih Yehuda dari anak-anak Israel sebagai tanda nubuatan kemuka, karena dari Yehuda akan lahir gembala agung Israel yaitu Yesus Kristus Anak Daud – Tuhan memilih A3 dari anak-anak negeri timur sebagai tanda nubuatan kemuka, karena dari A3 akan lahir pemimpin-pemimpin di negeri timur ujung bumi New Guinea untuk kepentingan TUHAN di akhir zaman. Inilah standard kitab “Kejadian 49:10”. Kepemimpinan A3 sesungguhnya kepemimpinan yang ditetapkan oleh Tuhan didalam roh, bukan kepemimpinan duniawi.
Wahyu 1:3; Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan menuruti apa yang ada tertulis didalamnya, sebab waktunya sudah dekat.”
Yesaya 55: 11; “demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”
TUHAN sendiri turun langsung dari sorga memperkenalkan diri-Nya kepada Israel sebagai yang pertama (Alfa) di Midian melalui perantaraan nabi Musa dan berfirman “AKU ADALAH AKU…. Telah mengutus aku kepadamu: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel:…”. “Kejadian 3:14,15” – TUHAN sendiri turun langsung dari sorga memperkenalkan diri-Nya kepada A3 di Kayahai sebagai yang akhir (Omega), melalui perantaraan hamba-Nya rasul Ruben Rumbiak dan berfirman “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA, berbicara kepada hamba-Ku rasul Ruben Rumbiak menyampaikan kepada Abraham Kambuaya (Raja), Simon Isir (Raja), Pieter Howay (Raja), Markus Solossa (Raja), Habel Tamunete (Raja)….” (Wahyu 22:13; “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”
Bangsa-bangsa di dunia, manusia menulis undang-undang bagi mereka, tetapi Israel Tuhan pahat undang-undang kepada mereka, maka sepuluh hukum taurat diberika bagi Israel - A3 Tuhan menyusun undang-undang kepada mereka, maka empat hukum theofani diberikan untuk A3.
Israel TUHAN bicara langsung kepada mereka melalui nabi Musa – A3 TUHAN bicara langsung kepada mereka melalui rasul Ruben Rumbiak. Bangsa-bangsa di dunia manusia mengajar manusia, tetapi Israel Tuhan didik - A3 Tuhan bimbing.
Bangsa-bangsa di dunia, manusia memperkenalkan TUHAN kepada manusia, tetapi Israel dan A3 TUHAN sendiri memperkenalkan identitas diri-Nya kepada mereka. (Keluaran 3:14, dan peristiwa theofani di Kayahai bumi A3). Penyebutan identitas bersinggungan  dengan perasaan, atas dasar itulah TUHAN melarang untuk jangan menyebut nama TUHAN dengan sembarang karena TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya. (Keluaran 20:7; “Jangan menyebut nama Tuhan Elohimmu, dengan sembarang, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarang.”).  bandingkan juga dalam kitab (Ulangan 5:11).
TUHAN memperkenalkan identitas nama-Nya langsung kepada ISRAEL dengan menyebut diri-Nya; “AKU ADALAH AKU” yang artinya DIA yang pertama dari segala sesuatu yang ada (ALFA) – TUHAN memperkenalkan identitas nama-Nya langsung kepada A3 dengan menyebut “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA” yaitu TUHAN yang awal dari segala sesuatu dan yang akhir dari segala sesuatu (OMEGA).
Di seluruh dunia, permulaannya TUHAN memilih satu suku di timur tengah namanya Israel untuk dijadikan sebagai harta pusaka-Nya kemudian TUHAN mengangkat satu suku di timur jauh ujung bumi namanya A3 sebagai harta karun-Nya. Atas alasan inilah TUHAN memahat sepuluh hukum taurat kepada Israel di timur tengah dan menyusun empat hukum theofani bagi A3 di timur jauh ujung bumi.
A3 masuk dalam hadirat Tuhan yang kekal dan dipersiapkan oleh Tuhan sebelum dunia ini dijadikan, dan penggenapan dari sejarah waktu kebangkitan orang A3 dan sejarah pemulihan Israel. Pengubahan Maybrat menjadi A3 oleh TUHAN menyatakan bahwa orang A3 dipilih dan ditetapkan oleh TUHAN untuk kepentingan TUHAN yang besar dari kekal untuk kekal sampai kekal; karena dahulu Yakub dirubah menjadi Israel oleh TUHAN menyatakan bahwa Israel dipilih dan ditetapkan oleh TUHAN untuk kepentingan-Nya yang besar bagi dunia dari kekal untuk kekal sampai kekal.
Pengubahan dan penetapan nama Maybrat menjadi A3 di timur jauh ujung bumi menjadi tanda kemuka bahwa kebangkitan anak-anak negeri timur dimulai dengan karunia kepemimpinan yang dideklarasikan di Miei-Aitumieri dan ditetapkan di Kayahai bumi A3 sebagai pemimpin suku bangsa dan kaum di negeri timur (New Guinea) untuk kembali ke Sion Yerusalem dengan memuliakan TUHAN dari negeri timur ujung bumi. Yesaya 24:15-16a “Sebab itu permuliakanlah TUHAN di negeri-negeri timur, nama TUHAN, Elohim Israel, di tanah-tanah pesisir laut!”. – “Dari ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: “Hormat bagi Yang Mahaadil!”.
Hal itu sebagai tanda kemuka bahwa waktu untuk pemulihan Israel sebagai pernyataan agung demi nama TUHAN Yang Kudus yang harus ditinggikan dan dimuliakan. Firman Tuhan bagi segala bangsa dimulai dari perjumpaan TUHAN dengan satu bangsa yang bernama Israel yang TUHAN taruh di timur tengah. TUHAN berbicara langsung kepada Israel di timur tengah dan A3 di timur jauh ujung bumi, merupakan ketetapan-Nya yang ada untuk kekal selama-lamanya, dan ketetapan-Nya tidak boleh ditambahkan atau dikurangi oleh siapapun. Elohim berbuat demikian supaya manusia takut akan DIA. Apa yang sekarang ada sudah lama ada, dan Elohim mencari yang sudah terdahulu itu. Pengkhotbah 3:14 -15; “Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Elohim akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Elohim berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia. – Yang sekarang ada sudah lama ada; dan Elohim mencari yang sudah lalu.”
Standard Kitab Pengkhotbah 3:14-15 membawa orang A3 mengerti tiga hal tentang TUHAN; Pertama; TUHAN dalam kekuatan-Nya. Kedua; TUHAN dalam kebesaran-Nya. Ketiga; TUHAN dalam kerajaan-Nya.
Tuhan tidak bisa berbuat segala sesuatu di luar apa yang sudah ditetapkan-Nya dari kekal sampai kekal dan untuk kekal. Program kerja TUHAN bagi dunia dimulai dari Israel dan diturunkan ke segala bangsa dan diakhiri di timur jauh ujung bumi Papua. Ketika permulaan program kerja TUHAN di Israel, suku Yehuda TUHAN ambil sebagai milik kepunyaan-Nya, dan ketika pekerjaan TUHAN sampai ke segala bangsa dan berakhir di timur jauh ujung bumi Papua, TUHAN panggil A3 diantara anak-anak negeri timur sebagai harta kepunyaan-Nya terakhir di ujung bumi Papua. (Mazmur 2:8b; “dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.”
Kepemimpinan Israel adalah kepemimpinan atas panggilan dan pengutusan dari  Yesus Kristus, ditetapkan sebagai amanat agung bagi seluruh bangsa di dunia – kepemimpinan A3 adalah kepemimpinan karunia yang ditetapkan oleh TUHAN untuk persiapan agenda kerja-Nya untuk tahap finishing terakhir dunia di akhir zaman.
Waktu TUHAN memanggil Musa dan mengutusnya di Midian untuk pergi kepada orang Israel dan berbicara kepada mereka – TUHAN mempersiapkan Ruben Rumbiak di Biak dan mengutusnya pergi kepada orang A3 dan berbicara kepada mereka.
Waktu YESUS mengutus dua belas murid-Nya pergi ke seluruh dunia sampai ke ujung bumi untuk menyampaikan kabar keselamatan bagi mereka, mata TUHAN sedang menjelajahi muka bumi dan mendapati A3 di ujung bumi, maka suara YESUS terdengar oleh A3 sehingga mereka bermazmur memuji TUHAN dari nanyian Mazmur 155:1
Suara Yesus ku dengar; “Hai, mari yang Penat,
Ku angkat dari bahumu bebanmu yang berat”
T’lah aku datang yang lelah, penuh kedukaan,
Dan ku dapati padanya tempat Perhentian.
          Waktu mata TUHAN menjelajahi muka bumi dan menemukan A3 di timur jauh ujung bumi, orang A3 dalam kegelapan, diselimuti awan hitam, terang Tuhan belum ada, jalan mereka dalam kegelapan, tetapi ketika suara Yesus terdengar oleh A3, tirai kegelapan terbelah oleh nama TUHAN, maka orang A3 bergembira dengan nyanyian mazmur 155:3
Suara Yesus kudengar; “ku ini t’rang baka,
Tengadah! Awanmu lenyap dan fajar merekah”
T’lah aku pandang, Tuhanku, cahaya sinar-Mu,
Dan jalanku tetap terang sampai ke ajalku.
Injil TUHAN menjadi terang kekal bagi orang A3 dan firman-theofani menjadi peraturan kekal di jalan orang A3 sampai akhir zaman.
Israel Tuhan panggil sebagai pemimpin bagi dunia – A3 Tuhan karuniakan kepemimpinan kepada mereka bagi ujung bumi, maka theofani diturunkan dengan ketetapan karunia kepemimpinan bahwa; nanti setelah 10 tahun, 15 tahun, 25 tahun dan 30 tahun akan datang, putera puteri A3 akan menjadi manusia-manusia pembangun di New Guinea (Papua). Yang dimaksud dengan New Guinea (Papua) dalam standard kitab (Yesaya 24:15-16) adalah bangsa negeri timur ujung bumi yaitu Papua, atas ketetapan bilangan bangsa timur itu maka A3 menerima karunia kepemimpinan untuk memimpin di negeri timur ujung bumi. Karunia kepemimpinan A3 merupakan ketetapan Tuhan yang difirmankan dari kekal, untuk kekal sampai kekal; dan firman TUHAN tidak akan kembali dengan tangan hampa, melainkan firman yang keluar dari mulut TUHAN akan melaksanakan apa yang dikehendaki TUHAN dan berhasil dalam apa yang disuruhkan TUHAN kepadanya. Yesaya 55:11; demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”
Israel biji mata Tuhan – A3 lensa mata Tuhan yang dijaga di muka bumi maka Israel dilindungi dengan sepuluh hukum taurat dan A3 dilindungi dengan empat hukum theofani. Suku Yehuda dipilih dari bilangan Israel – suku A3 dipilih dari bilangan negeri timur Papua. Israel dipilih menjadi hamba Tuhan – A3 dikaruniakan menjadi hamba Tuhan; “Imamat 25:55”.
Israel dipilih maka di Kaisarea Filipi, Yesus mendirikan Jemaatnya di atas batu karang yang kuat, Yehuda Tuhan tetapkan kemasyhuran – Papua ditetapkan maka di Miei-Aitumieri, I.S. Kijne mendirikan peradaban Papua di atas batu karang yang kuat, A3 Tuhan tetapkan kepemimpinan bagi putera puterinya. Papua diletakkan di hati TUHAN maka lahirlah maklumat peradaban Papua dan didirikan di atas batu karang yang kuat di Aitumieri; “Matius 16:18.” Tuhan berbicara, Israel bekerja, Biak diutus, A3 dipersiapkan bagi Papua untuk eksekusi.
Ketika Sang Mahatinggi membagi-bagikan pusaka milik kepada bangsa-bangsa, ketika Ia memisahkan anak-anak manusia, maka Ia menetapkan wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Israel. (Ulangan 32:8)
Dalam standard itulah, Dominee Ishaak Samuel Kijne meninggalkan tiga hal penting untuk orang Papua:
-      Pertama; Kenali identitasmu dengan baik dan benar
-      Kedua; Ketahuilah suku bangsamu dengan baik dan benar
-      Ketiga; Berpikir, Bekerja dan bernyanyi dengan baik dan benar
Implikasi dari tiga hal penting yang ditinggalkan oleh Kijne tersebut adalah;
-      Pertama; Orang Papua harus mengenali identitas Papua sebagai bilangan anak-anak negeri timur ujung bumi dalam standard ketetapan Alkitab dengan baik dan benar;
-      Kedua; Orang Papua harus mendata dan mengetahui suku bangsa Papua dalam standard bilangan anak-anak negeri timur ujung bumi dalam ketetapan Alkitab dengan baik dan benar;
-      Ketiga; Orang Papua harus berpikir, bekerja dan bernyanyi dengan baik dan benar dalam standard kebenaran Tuhan, yaitu pikirkan apa yang Tuhan tetapkan kepada orang Papua sebagai bangsa dalam golongan anak-anak negeri timur ujung bumi, kerjakan apa yang ditetapkan oleh Tuhan bagi orang Papua sebagai bilangan anak-anak negeri timur ujung bumi, dan nyanyikan kidung pujian yang ditetapkan Tuhan bagi orang Papua dalam golongan anak-anak negeri timur ujung bumi dengan baik dan benar sambil bersorak sorai, tiup sangkakala, dan seruling mas dan bunyikan gambus dari ujung bumi timur jauh kembali ke Yerusalem Israel. Yesaya 24:15-16a; “Sebaab itu permuliakanlah TUHAN di negeri-negeri timur, nama TUHAN, Elohim Israel, di tanah-tanah pesisir laut!”. – “Dari ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: “Hormat bagi Yang Mahaadil!.”
Inilah nilai utama dari tiga hal yang ditinggalkan oleh I.S. Kijne bagi orang Papua sebagai dasar lahirnya maklumat peradaban orang Papua di Miei - Aitumieri yang dibangun sangat kokoh. Dominee I.S. Kijne berpendirian teguh untuk memikirkan Papua karena Kijne menangkap denyut hati TUHAN untuk Papua dalam standard ketetapan kitab para nabi di akhir zaman. Ini juga menjadi suatu alasan yang kuat mengapa Ottow dan Geissler ketika tiba di Mansinam, mereka memberkati tanah Papua dengan proklamasi nama TUHAN. Ada dua alasan yang sangat sakral mengapa Ottow dan Geisler memberkati tanah Papua; Pertama; manusia dibentuk dari tanah. Kedua; Dengan memberkati tanah Papua, berarti memberkati manusia asli Papua yang dibentuk dari tanah Papua sebagai asal usul mereka, sebab di Papua banyak penggarong-penggarong yang bukan asli dari tanah Papua. (Yesaya 24:16; 33:1).
Penetapan maklumat peradaban Papua di Miei-Aitumieri, pengutusan di Biak, karunia kepemimpinan diberikan di A3 oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA sebagai suatu penggenapan kebangkitan Papua memimpin dirinya sendiri. Karunia kepemimpinan TUHAN tetapkan bagi yang bernama A3 dan bukan yang bernama maybrat, sebab berkat tidak berjalan diatas kutuk. A3 adalah nama yang ditetapkan dari TUHAN ALFA DAN OMEGA dan disampaikan langsung dari mulut TUHAN. Oleh karena A3 maka empat hukum theofani ditulis sebagai undang-undang bagi mereka dari Tuhan Alfa dan Omega - Karunia kepemimpinan ditetapkan oleh TUHAN kepada A3 – Oleh karena A3, maka Tuhan Alfa dan Omega turun dari sorga memperkenalkan identitas diri-Nya.
Ada lima hal yang TUHAN firmankan kepada orang A3 dalam undang-undang theofani, yaitu: Pertama; Tuhan memperkenalkan identitas-Nya dengan menyebut nama-Nya “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA”. (Wahyu 22:13; 1:8; 21:6. Kedua; Tuhan menyebut raja Kambuaya, raja Solossa, raja Howay, raja Isir, raja Tamunete; “mereka adalah pemimpin-pemimpin lokal” suku A3. (Ulangan 1:15;”Kemudian aku mengambil kepala-kepala sukumu, yakni orang-orang yang bijaksana dan berpengalaman, lalu aku mengangkat mereka menjadi pemimpin atas kamu,…..”) bandingkan juga pada kitab (Bilangan 17:3; 7:2; 1:16; 1:4). Ketiga: Tuhan menetapkan putera puteri A3 sebagai manusia-manusia pembangun (menjadi berkat) di New Guinea (Kejadian 12:3b; “dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat”), bandingkan juga kitab (Galatia 3:8). Keempat; Tuhan menyebut dan mengesahkan nama A3, (Kejadian 35:10; “Firman Elohim kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.” Maka Elohim menamai dia Israel.”). bandingkan juga pada kitab (Kejadian 32:28). Perobahan nama Maybrat menjadi A3 berada dalam standard kitab ini. Kelima; Tuhan menetapkan undang-undang untuk menjaga berkat dengan empat hukum theofani; (2 Raja-raja 17:13).
Nama Maybrat tidak berkenaan di hati TUHAN maka dari mulut TUHAN, nama A3 diproklamasikan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA.
Permulaan perjumpaan Tuhan dengan Musa di Midian, diawali dengan penyebutan identitas nama-Nya. Keluaran 3:14-15; “Firman TUHAN kepada Musa: “AKU ADALAH AKU. “Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu”, Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun temurun” – penggenapan di bumi A3, perjumpaan Tuhan dengan Ruben Rumbiak diawali dengan penyebutan nama-Nya; “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA.”  Berbicara kepada hamba-Ku Ruben Rumbiak menyampaikan kepada raja Kambuaya, Raja Solossa, Raja Howay, Raja Isir, Raja Tamunete (pemimpin terdahulu A3),…..itulah penyebutan nama TUHAN turun temurun (Wahyu 22:10; 1:8; 21:6).
Ketika TUHAN Elohim mendeklarasikan nama-Nya di Kayahai bumi A3 dan menyebut nama-Nya TUHAN ALFA DAN OMEGA, maka tidak ada perjumpaan lagi dengan bangsa mana pun di muka bumi, karena perjumpaan pertama dengan bangsa Israel, TUHAN menetapkannya sebagai perjumpaan pertama (ALFA) maka Tuhan memperkenalkan nama-Nya “AKU ADALAH AKU” artinya yang pertama dari segala sesuatu yang ada, terakhir Tuhan berjumpa dengan A3 dan memperkenalkan nama-Nya “AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA” artinya DIA yang pertama dari segala-galanya dan DIA yang terakhir dari segala-galanya, tidak ada yang lain lagi.
Undang-undang theofani dan nama A3 yang ditetapkan oleh TUHAN harus dihormati dan harus dijalankan. A3 tercemar karena penduduknya, sebab orang A3 melanggar undang-undang theofani dan mengubah ketetapan nama A3 yang ditetapkan oleh TUHAN ALFA DAN OMEGA menjadi Maybrat dan mengingkari perjanjian TUHAN atas berkat karunia kepemimpinan A3. Yesaya 24:5; Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.”
Saat ini terjadi ketimpangan dan konflik horizontal di bumi A3, suasana yang membinasakan kedamaian. Hal itu terjadi karena orang A3 yang dipilih oleh Tuhan sebagai umat-Nya seolah-olah tidak mengenal TUHAN, A3 menolak pengenalan nama A3 dari TUHAN dan memakai nama Maybrat, maka TUHAN menolak Maybrat menjadi pemimpin sebab karunia kepemimpinan ditetapkan atas nama A3, dan oleh karena A3 melupakan pengajaran TUHAN ALFA DAN OMEGA maka TUHAN melupakan anak-anak A3 untuk menjadi pemimpin dikemudian hari. Hosea 4:6; “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Elohim; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Elohimmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.”
          Orang A3 telah melupakan ketetapan TUHAN sehingga banyak ditolak di daerah lain di New Guinea, mereka berusaha untuk mewujudkan karunia yang diberikan oleh TUHAN sebagai pemimpin di New Guinea namun gagal, rencana demi rencana dibinasakan karena orang A3 tidak taat kepada Elohim, berpaling dari ketetapan Elohim, orang A3 tidak mengenal Elohim, menolak pengenalan A3 dari TUHAN dengan memberikan nama kabupaten Maybrat maka TUHAN pun menolak Maybrat menjadi pemimpin sebab Tuhan menetapkan perjanjian berkat diatas nama A3, TUHAN menahan karunia kepemimpinan A3, dan kepemimpinan mereka telah terbatas pada generasi pertama namun kepada anak-anak A3 sekarang TUHAN melupakan mereka, karena generasi terdahulu melupakan pengenalan dan pengajaran TUHAN. harus ada upacara pendamaian dari orang A3 dengan TUHAN sebagai wujud rekonsiliasi iman oleh orang A3 dengan TUHAN ALFA DAN OMEGA untuk mengembalikan kasih sayang Tuhan bagi A3 yang sudah diberikan-Nya kepada mereka.
          Mengaminkan kasih sayang TUHAN kepada oang A3, maka I.S. Kijne bernyanyi bersama-sama orang A3 dalam nyanyian rohani nomor 137:1
Sudah kudapat sayang Tuhan, meskipun banyak ‘ku beraib.
Melihat itu aku heran ‘kan kasih sayang yang ajaib.
T’lah aku tahu karunia, serta memuji rahmat-Nya
Pada ayat yang keempat dinyanyikan sebagai ungkapan permohonan kepada Tuhan agar jangan mengambil karunia dari mereka;
Ya Tuhan, jangan ambil berkat karunia dari padaku,
Dan pimpin aku sampai tamat ke pintu rumah s’lamat-Mu
Disitulah suaraku, kekal memuji rahmat-Mu!
A3 adalah suku terkecil yang TUHAN berkenaan bagi mereka maka DIA memberi nama kepadanya dengan panggilan A3, sebab nama A3 adalah nama yang membuat hati TUHAN bersuka cita, nama A3 adalah nama yang memberikan kehormatan untuk TUHAN, nama A3 adalah nama yang memberikan kemuliaan untuk TUHAN, nama A3 adalah nama yang TUHAN pilih untuk menyebut nama-Nya, nama A3 adalah nama yang membuat hati TUHAN tergugah meninggalkan sorga untuk berjumpa dengannya, TUHAN sangat bersukacita karena menyebut nama-Nya di atas bumi A3,  oleh karena itu orang A3 wajib merendahkan dirinya berdoa dan mencari wajah TUHAN, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Tuhan akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa-dosa A3 serta memulihkan keadaan A3 dalam sekejap saja. 2 Tawarikh 7:14; “dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”
          Kejahatan yang dilakukan oleh orang A3 dengan TUHAN adalah mereka menolak pengenalan nama A3 kepada Negara ketika pembentukkan kabupaten dengan memakai nama Maybrat kemudian disahkan dan ditetapkan dengan nama kabupaten Maybrat, padahal sebelum daripada itu, Tuhan telah mengesahkan dan menetapkan nama A3. Kejahatan kedua adalah melupakan pengajaran Elohim tentang theofani. Oleh karena orang A3 melupakan pengenalan dan pengajaran TUHAN maka mereka juga telah melupakan TUHAN Elohim.
Orang A3 harus berbalik dengan segera dan memperbaiki kesalahan-kesalahan jahat yang telah dilakukan dengan merubah nama kabupaten Maybrat menjadi kabupaten A3 dan menetapkan hukum theofani sebagai peraturan daerah yang legal formal di bumi A3 untuk dijalankan. Ketika orang A3 melakukan dua hal tersebut, menandakan bahwa mereka telah berbalik dari jalan-jalannya yang jahat dan mendamaikan diri dengan TUHAN, maka di saat itu; mata TUHAN terbuka dan telinga-Nya menaruh perhatian kepada doa dari bumi A3. (2 Tawarikh 7:15; “Sekarang mata-Ku terbuka dan Telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.”).
Ketika mata TUHAN terbuka dan telinga-Nya menaruh perhatian kepada A3, maka Tuhan akan memilih dan menguduskan bumi A3, untuk nama-Nya tinggal di A3 sepanjang masa. (2 Tawarikh 7:16; “Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal di situ untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.”).
Namun jika orang A3 tidak berbalik dan tetap meninggalkan segala ketetapan dan perintah TUHAN yang telah diberikan kepada mereka dan pergi melakukan hal-hal lain menurut jalan-jalan yang jahat sebagai rupa berhala, maka TUHAN akan mencabut A3 dari tanah-Nya yang telah TUHAN berikan kepada orang A3 dan tanah yang telah dikuduskan bagi nama-Nya, akan dibuang oleh TUHAN dari hadapan-Nya dan akan dijadikan kiasan dan sindiran diantara segala bangsa dan setiap orang yang lewat A3 yang dulunya amat ditinggikan itu, akan tertegun dan berkata, apakah sebenarnya TUHAN berbuat yang demikian kepada negeri ini dan kepada tanah ini?, maka orang akan berkata: sebab mereka telah meninggalkan TUHAN. (2 Tawarikh 7:19 - 22a; “Tetapi jika kamu ini  berbalik dan meninggalkan segala ketetapan dan perintah-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, maka Aku akan mencabut kamu dari tanah-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, dan rumah ini yang telah Kukuduskan bagi nama-Ku, akan Kubuang dari hadapan-Ku, dan akan Kujadikan kiasan dan sindiran di antara segala bangsa. Dan setiap orang yang lewat rumah yang amat ditinggikan ini, akan tertegun dan berkata: Apakah sebabnya TUHAN berbuat yang demikian kepada negeri ini dan kepada rumah ini? Maka orang akan berkata: Sebab mereka meninggalkan TUHAN.”).
          Oleh karena orang A3 telah menolak Tuhan dan meninggalkan-Nya maka Tuhan mengacungkan tangan-Nya dan berperkara dengan orang A3, membinasakan semua rencana orang A3, TUHAN telah merasa jemu dan sesal. (Yeremia 15:6; “Engkau sendiri telah menolak Aku, demikian firman TUHAN, telah pergi meninggalkan Aku. Maka Aku mengacungkan tangan-Ku dan membinasakan engkau; Aku sudah jemu untuk merasa sesal.” ).
          Ada harapan yang TUHAN berikan kepada orang A3, karena A3 dipilih langsung oleh TUHAN Elohim dari suku bangsa di muka bumi bersama Israel, oleh sebab itu beginilah jawab TUHAN; jika engkau A3 mau kembali, Tuhan akan kembalikan engkau menjadi pelayan (manusia pembangun) di hadapan-Nya atas (New Guinea), dan jika A3 mengucapkan apa yang berharga dan tidak hina, maka A3 akan menjadi penyambung lidah bagi TUHAN Elohim. Biarpun orang fasik kembali mengajakmu, namun engkau tidak perlu kembali kepada mereka. Terhadap A3, TUHAN akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; suku bangsa lain akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab TUHAN menyertai A3 untuk menyelamatkan dan melepaskan orang A3. TUHAN akan melepaskan engkau dari tangan orang-orang jahat dan membebaskan engkau dari genggaman orang-orang lalim”. (Yeremia 15:19-21; ”Karena itu beginilah jawab TUHAN: "Jika engkau mau kembali, Aku akan mengembalikan engkau menjadi pelayan di hadapan-Ku, dan jika engkau mengucapkan apa yang berharga dan tidak hina, maka engkau akan menjadi penyambung lidah bagi-Ku. Biarpun mereka akan kembali kepadamu, namun engkau tidak perlu kembali kepada mereka. Terhadap bangsa ini Aku akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk menyelamatkan dan melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN. Aku akan melepaskan engkau dari tangan orang-orang jahat dan membebaskan engkau dari genggaman orang-orang lalim."). Mengaminkan penyertaan Tuhan itu I.S. Kijne bersama orang A3 bernyanyi dalam nyanyian rohani 80:1-4
Yesus pimpinlah keneg’ri baka,
Dan berjalanlah dimuka, kami ikut dengan suka
Diperjalanan, Tuhan bri iman.
Pada ayat yang kedua, dinyanyikan sebagai tanda syukur karena Tuhan memberikan ketekunan dan iman bagi A3 dalam menghadapi kesusahan tanpa harus mengeluh dan putus asa;
B’rilah kami pun tahan bertekun.
Jangan kami dalam susah, mengeluh dan putus asa.
Jalan susah yang jadi jalan t’rang.
Ayat ketiga dinyanyikan sebagai senandung pujian dan hormat atas kasih sayang Tuhan menjadi penghibur dalam setiap pencobaan maupun atas suka duka dan beban yang dihadapi oleh A3 dalam kehidupan bersama kawan maupun menghadapi lawan;
Duka dan beban, kawan dan teman,
Kami pikul selamanya oleh sayang-Mu kiranya.
B’ri penghiburan di pencobaan
Ayat yang keempat, dinyanyikan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan karena kesetiaan-Nya mengurus A3 siang maupun malam, DIA selalu memberikan bekal di setiap langkah sampai orang A3 kembali ke rumah Tuhan yang baka;
Uruslah tetap dalam t’rang dan g’lap,
Langkah kami dan bekalan, sampai pada akhir jalan,
Kami masuklah rumah-Mu baka.
Seperti raja Salomo ketika berpaling dari jalannya kembali mencari wajah TUHAN dan berdoa, maka TUHAN memberkati dia dan meneguhkan takhta kerajaannya. Orang A3 terutama pembesar dan pejabat A3 ketika berbalik dan mendamaikan diri dengan TUHAN ALFA DAN OMEGA, maka TUHAN akan meneguhkan takhta kepemimpinanmu di pemerintahan, gereja dan lembaga-lembaga lain sesuai dengan perjanjian yang telah TUHAN ikat dengan Raja Kambuaya, Raja Solossa, Raja Howay, Raja Isir dan Raja Tamunete, untuk menjadi manusia-manusia pembangun, dengan karunia kepemimpinan yang tak terputus bagi generasi A3 untuk  menjadi pemimpin di New Guinea – negeri timur ujung bumi. Ini merupakan standard dari garis perjanjian yang diturunkan dari raja Salomo kepada A3 sebagai umat pilihan TUHAN di ujung bumi yang ditetapkan dalam kitab; (2 Tawarikh 7:18; “maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu sesuai dengan perjanjian yang telah Kuikat dengan Daud, ayahmu, dengan berkata: Takkan terputus keturunanmu yang memerintah atas Israel.”).
          Mengaminkan kebaikkan Tuhan itu, maka I.S. Kijne bersama orang A3 mengucap syukur dan bernyanyi dari nyanyian rohani 79: 1
Tuhanlah kekal Raja hati kami; Kami tak sesal ikut firman-Mu
Beriman Teguh Pada jalan damai.
Kemudian ayat kedua dinyanyikan sebagai tanda syukur atas bimbingan Tuhan bagi A3 dalam segala pencobaan dan gangguan:
Bimbing kamipun, agar digangguan,
Kami bertekun, sampai akhirnya
Diterang baka, kami pandang Tuhan.
Israel berjalan mengikuti langkah kaki TUHAN – A3 berjalan mengikuti suara TUHAN. Israel dan A3 hidup tidak sendiri, melainkan Tuhan Yesus Kristus hidup didalam mereka, dan hidup mereka adalah hidup didalam iman sebagai anak-anak pilihan TUHAN. (Galatia 2:20; “namun aku hidup tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam anak Elohim yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”).
          Dari perbukitan Midian, Tuhan berbicara kepada Israel dan memperkenalkan diri-Nya melalui perantaraan Musa – dari perbukitan Kayahai Tuhan berbicara kepada A3 dan memperkenalkan diri-Nya melalui perantaraan Ruben Rumbiak. Tuhan kawal dunia dari gunung Sion di Yerusalem – Tuhan kawal A3 dari Ikowok – Sauf dan Kayahai karena Papua Tuhan kawal dari mansinam dan gunung Aitumieri. Mengapa harus Mansinam dan Aitumieri? Karena mansinam tempat pertama injil masuk di Papua, dan Aitumieri tempat ketetapan Maklumat peradaban Papua – mengapa Ikowok, mengapa Sauf dan mengapa Kayahai? Karena Ikowok tempat pertama injil masuk ke A3 melalui jalur timur (Aitinyo), dan Sauf tempat pertama injil masuk ke A3 melalui jalur barat (Ayamaru), dan Kayahai tempat perjumpaan TUHAN ALFA DAN OMEGA dan tempat pemberian hukum theofani bagi A3.
Memang A3 adalah suku paling terkecil dan dipandang lemah dalam standard jumlahnya, namun Tuhan akan merobah A3 menjadi kaum yang besar dan bangsa yang kuat. Maju terus, bergerak terus, semua yang digariskan oleh Tuhan, semua yang sudah ditetapkan oleh Tuhan akan dikawal dan dikerjakan oleh Tuhan di atas tanah yang ditetapkan oleh DIA pada waktunya, dan Tuhan akan melaksanakannya dengan segera. (Yesaya 60:22; “Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.”).
Tuhan menetapkan perjanjian kekal pertama bagi Israel dan terakhir Tuhan menetapkan perjanjian kasih dan karunia turun temurun bagi A3, sehingga Ruben Rumbiak diutus dari Ambroben-Biak pergi ke Kayahai bumi A3. Kijne menangkap agenda Tuhan yang besar atas dua suku ini, maka Kijne mengajak keduanya bernyanyi dalam nyanyian Mazmur 81:1
Nyanyi bangsaku dan bersukacita
Bagi Tuhanku Ialah kekal
Raja Israel kekuatan kita.
Pembentukkan kabupaten Maybrat di bumi A3 semestinya diberi nama kabupaten A3, karena untuk kawal undang-undang theofani hingga bumi A3 harus disandingkan dengan maksud Tuhan atas mereka di akhir zaman, oleh karena itu, nama kabupaten Maybrat harus dirobah menjadi kabupaten A3 agar berkat theofani dan karunia kepemimpinan bagi putera puteri A3 tetap menjadi milik turun temurun, mengalir untuk selama-lamanya sampai akhir zaman.
Semua perencanaan di bumi A3  semestinya harus mengikuti standard theofani sebagai ketetapan kekal dari Tuhan bagi A3, dan A3 harus kawal agenda Tuhan sampai seluruh orang A3 dihubungkan dalam perjanjian kekal supaya Kayahai dibangkitkan kembali dan A3 dipulihkan kembali maka genaplah perjanjian Tuhan bagi A3.
Kekayaan bangsa-bangsa telah mengalir ke Israel, sedangkan Provinsi Papua Barat menghadirkan tujuh kaki dian beralaskan emas, dibawa ke gunung Sion Yerusalem dan melalui kabupaten Maybrat-A3, Noken, Keladi, Kacang tanah, Ikan dan burung Sorga (cenderawasih) dibawa ke Yerusalem kepada keturunan Harun.
Ketika Israel dan A3 dihubungkan dalam kekuatan besar Ilahi, kemuliaan Tuhan akan dikembalikan. Mengaminkan itu, I.S. Kijne bersama orang A3 bermazmur dalam nyanyian mazmur 121:2
Gembala Israel tak tidur, tak lelah,
Syukur, Imanuel, hu serta umat-Nya
Yang mau meneruskan hak dan keadilan.
Tentu, tentu, tentu kelak dihapuskan
Tuhan menetapkan identitas A3 didalam diri-Nya, tetapi orang A3 membangkang dan merobah ketetapan Tuhan dengan merobah nama A3 menjadi Maybrat, bahkan hingga buku ini bersuara pun, kabupaten di bumi A3 belum menetapkan hukum theofani sebagai suatu peraturan yang legal formal bagi A3 yang berlaku secara universal bagi Gereja, Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun individu orang di A3, karena menyebut nama Tuhan Alfa dan Omega di atas bumi A3 merupakan suatu kesukaan besar bagi Tuhan. (Yesaya 26:8b; “kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau.”).  Menyebut nama TUHAN ALFA DAN OMEGA di bumi A3 merupakan suatu karunia besar yang diberikan oleh Tuhan bagi kita.
Siapapun boleh berjalan di A3, tetapi jangan merobah apa pun yang ditetapkan oleh TUHAN bagi suku A3 – Siapa pun boleh pimpin A3 tetapi jangan meninggalkan hukum theofani, karena theofani adalah hukum dan undang-undang TUHAN yang diberikan menjadi milik kepunyaan A3, sebab didalam theofani dan nama A3, TUHAN menetapkan berkat kepemimpinan kepada mereka, oleh karena itu barang siapa menghormati A3 dan tunduk kepada theofani dia akan diberkati dengan karuniai dan berkat, tetapi barang siapa tidak menghormati A3 dan tidak mentaati hukum theofani, dia akan dikutuk dan TUHAN akan memindahkan karunia dan berkat daripadanya.
Karunia kepemimpinan bagi A3 tidak bisa disandingkan dengan nama Maybrat, karena nama Maybrat adalah nama yang tidak suci di hadapan Tuhan sehinggs berkat tidak mungkin berjalan diatas kutuk. Nama Maybrat adalah nama lampau yang bernoda, berdarah, banyak berhala, banyak perzinahan, banyak tipu muslihat, banyak dengki, banyak iri, banyak mencemoh, banyak dendam, dan lain sebagainya.
Ketika Yakub berubah menjadi Israel di sungai Yabok, TUHAN menetapkan kutuk dan berkat atas nama Israel. (Kejadian 32:28 dan 12:3; “Lalu kata orang itu: ”Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Elohim dan manusia, dan engkau menang. – Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”).
Dari Yakub, Tuhan membentuk Israel, Tuhan telah menebus Israel dan memanggil nama Israel menjadi kepunyaan milik-Nya – Dari Maybrat, Tuhan membentuk A3 dan memanggil nama A3 menjadi kepunyaan-Nya, (Yesaya 43:5).
Oleh karena Tuhan memilih Yakub sebagai hamba-Nya, dan Israel menjadi pilihan-Nya, maka Tuhan memanggil Israel dengan namanya – oleh Tuhan memilih karena Ruben Rumbiak sebagai hamba-Nya, dan A3 menjadi ketetapan-Nya, maka Tuhan memanggil A3 dengan namanya.  TUHAN menggelari Yakub dengan gelar Israel sebagai gelar kebangsaan dan TUHAN menggelari Maybrat dengan gelar A3 sebagai gelar karunia sekalipun A3 tidak mengenal DIA. (Yesaya 45:4 ”Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”).
Sekalipun orang A3 tidak mengenal TUHAN Elohim, namun perjumpaan Tuhan dengan orang A3, Dia menyatakan bahwa DIA itu ada dan Dia mempersenjatai A3 dengan karunia dan hukum theofani. (Yesaya 45:5;  “Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Elohim. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.”).
Elohim melakukan itu supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar TUHAN. sebab Dialah TUHAN dan tidak ada yang lain, DIA yang menjadikan terang dan menciptakan gelap dan menjadikan nasib manusia. (Yesaya 45:6-7; “supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.”).
Israel TUHAN ciptakan – A3 TUHAN bentuk untuk memberitakan kemasyhuran Tuhan. Yesaya 43:15 dan 21; “Akulah TUHAN, Yang Maha kudus, Elohimmu, Rajamu, yang menciptakan Israel; - umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.”
Tuhan mengubah Yakub menjadi Israel dan melarangnya agar jangan ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan jangan perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala – Tuhan mengubah Maybrat menjadi A3 dan melarangnya agar jangan memperhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala (racun, suanggi, sihir, dendam, irih) dan jangan perhatikan hal-hal yang dari purbakala itu. Tuhan hendak membuat sesuatu yang baru , yang sekarang sudah bertumbuh, orang A3 belum mengetahuinya? Kepada Israel Tuhan telah membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di hutan belantara. (Yesaya 43:18-19; “firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!; - Lihat Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”).




[1] Visum Athena adalah ketetapan Tuhan kepada orang A3 melalui Freed Athaboe pada tahun 1985 supaya berdiri menjadi pemimpin di ujung bumi berdoa memberkati Israel umat pilihan TUHAN. Baca selengkapnya pada Bab berikut tentang Visum Athena.